My Husband Is My Protector

My Husband Is My Protector
Rencana Sarra



Sarra tengah berkemas bersama Adam, di temani Alex dan Jenny ,Prasetyo pamit pulang bersama Sinta , Rarra dan Vino setelah tau Sarra kini baik-baik saja sementara Kakek Surya dan Nenek kembali ke perkebunan di antar anak buah Alex yang akan mengantar mereka sampai perkebunan sesuai permintaan Adam


''sayang, ada sesuatu yang ingin aku minta darimu maukah kau mengabulkannya ?''


tanya Sarra pada Adam


''katakan apa itu, tentu saja aku akan mengabulkannya untukmu , apa pun asal kau bahagia''


Adam dengan mengelus wajah Sarra dan mengecup kening Sarra tanpa memperdulikan keberadaan Alex , Wira dan Davin


''aku ingin Mas ,merahasiakan wajahku saat ini dan biarkan semua orang berpikir aku sudah tiada karna penyerangan itu ''


ucap Sarra membuat Adam membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang ia katakan itu begitu juga Alex , Wira dan Davin


''tapi kenapa ?''apa kau punya rencana ?


kembali Adam menatap Sarra


''iya Mas, aku punya keyakinan kalau Merry akan keluar dari persembunyiannya begitu tau aku tiada , dia sangat terobsesi dengan mu ia pasti akan datang untuk menemuimu''


tutur Sarra


dan apa yang Sarra katakan memang ada benarnya mengingat Merry yang begitu tergila-gila pada Adam pikir Alex pun demikian ia ikut menimpali perkataan Sarra


''aku setuju dengan rencanamu Nona , kita akan membuatnya keluar dengan rencanamu ''


Alex tersenyum penuh arti


Adam pun ahirnya setuju dengan rencana Sarra juga Alex , Wira dan Davin


''baiklah untuk sementara waktu kita tidak akan pulang ke mansion tapi kita akan tinggal di apartemen saja, biar Alex yang akan memberitahu Ayah dan Ibu agar rencana kita berjalan dengan lancar ''


ucap Adam


''Iya Mas aku setuju, lagi pula akan aneh kalau semua orang melihat ku di mansion, yang mereka kenal adalah wajahku yang dulu bukan yang sekarang , baiklah Sarra Lim yang dulu sudah tiada yang ada kini Sarra Mahendra, aku akan menantikan waktu dimana kita berhasil menangkap Merry''


Adam merengkuh bahu Sarra dan menciumi sang istri dengan penuh perasaan


''aku tau istriku akan mampu melewati semua ini wanitaku tidak selemah itu hingga terus terpuruk dalam kesedihan aku bangga padamu sayang aku beruntung memiliku aku sangat mencintaimu''


Adam memeluk Sarra dengan perasaan bahagia dan bangga pada sikap Sarra yang kini berubah tegas


''aku juga mencintaimu Mas, untukmu aku akan berusaha kuat dan tegar juga bayi kita ''


jawab Sarra dengan mengelus wajah Adam keduanya saling menatap hanyut dalam cinta yang mereka rasakan


Wira , Davin dan Alex seolah tak dianggap keberadaannya oleh Adam dan Sarra


''haisshhhh.... stop kalian ini , disini ada kami setidaknya lihatlah dimana kalian saat ini''


tukas Wira kesal


''begitulah mereka jika sudah bersama oranglain seperti nyamuk bagi mereka''


berbeda dengan Alex dan Wira yang kesal pada Adam dan Sarra , Davin terus menatap Sarra tanpa sedikitpun berpaling dari wanita itu hal itu tak luput dari pandangan Wira


''oh ya Dokter Davin , terima kasih atas bantuan mu berkat kau, aku bisa menata hidupku kembali aku sangat berhutang budi padamu ''


Sarra dengan mengulurkan tangannya pada Davin yang malah menatapnya tanpa memperhatikan apa yang Sarra katakan, Adam dibuat tertegun dengan sikap Davin yang berubah semenjak perban Sarra di buka Wira menepuk bahu Davin membuat Dokter itupun terperanjat


''ahh ... ya maaf Nona Sarra, aku sedang memikirkan sesuatu apa yang kau katakan tadi ?''


Davin gugup


''aku bilang terima kasih atas bantuan mu , aku berhutang budi padamu ''


tukas Sarra


''sama-sama Nona, ini adalah kewajiban ku sebagai Dokter suatu kebanggaan bagiku bisa membantu pasienku aku berdo'a semoga kau bahagia selalu mulai saat ini''


tutur Davin


Sarra mengangguk dan keduanya pun saling berjabat tangan ada sesuatu yang terus mengusik Davin sehingga ia memutuskan untuk pamit dari ruangan Sarra yang sudah siap untuk pulang ke apartemen Adam


Alex sendiri mengatur semua rencana yang telah Sarra susun Alex melakukan konferensi pers dan mengatakan Sarra saat ini tengah dalam keadaan koma atas penyerangan yang dialaminya dan saat ini Alex menyatakan Sarra tengah berada di korea di rumah sakit keluarga Tuan Besar untuk menjalani perawatan


semua wartawan nampak terkejut dengan apa dikatakan Alex selama ini mereka tak pernah luput untuk memberitakan Adam dan Sarra juga tentang penyerangan Sarra yang kini menjadi topik hangat belakangan dan Merry yang dijadikan buronan


''lalu bagaimana tentang kahamilan Nona Muda , Tuan Alex? dan benarkah penyerangan yang di lakukan Merry karna dendam dengan Nona Sarra yang menikah dengan Tuan Muda?''


tanya salah satu wartawan dengan bertubi-tubi Alex yang di jaga beberapa pengawal hanya memasang wajah dengan senyum sinisnya mendengar penuturan sang wartawan


''kalian do'akan saja yang terbaik untuk Nona Sarra, dan tentang Merry apa yang kalian beritakan memang seperti itulah kenyataannya , Ok, terima kasih semuanya''


Alex mengahiri wawancaranya bersama puluhan wartawan di ikuti para pengawal yang menjaga Alex agar tak terus menerus mendekati Alex


dengan memakai kacamata hitamnya Alex memasuki mobil nya meninggalkan kantor wartawan yang sengaja ia kumpulkan atas perintah Adam


konferensi pers yang dilakukan Alex pun tak lama menjadi pemberitaan di media masa seluruh dunia yang mengabarkan Sarra yang tengah koma dan dirawat di rumah sakit korea dan berita itupun sampai ke telinga Merry


''hahahaha... rencanaku berjalan dengan lancar, rasakan kau wanita sialan , itu akibatnya karna kau berani merebut Adam dari ku, baiklah rencana selanjutnya Adam... hahaha... kau akan menjadi milikku Adam Mahendra.... ''


Merry begitu bahagia dengan berita yang ia tonton di televisi saat ini ia tengah berada di Jerman di hotel mewah yang Damon tempati sebagai kekasih Damon Draco , Merry begitu di manjakan dan Merry sendiri memanfaatkan Damon dengan kuasaan pria itu ia berencana untuk membalas Adam dan Sarra



Dokter Davin Elazar



Merry Dewanto


yang penasaran sama Dokter tampan inilah sosok visualnya yang Author pilih πŸ˜…


sama sosok visualnya Merry 😁