My Hot Little Girl

My Hot Little Girl
Episode 61



Aily berjalan di pinggir pantai dengan air mata yang sejak tadi mengalir begitu saja, "aku benci kenapa air mataku selalu keluar jika teringat kak Rion." Ujar Aily sambil menyeka pelan air matanya.


Gadis itu memilih pergi dari kumpulan para ibu-ibu karena sudah tidak kuat menahan tangis, entah karena apa pada sore hari Aily memang sering berjalan di pinggir pantai suasana sunyi dengan suara ombak yang dapat menengkan hatinya. Mungkin adalah salah satu efek yang di inginkan anak dalam kandunganya, Aily mengelus pelan perut yang masih rata.


"Apa kamu merindukan Ayahmu nak?" tanya Aily pelan dengan lengan yang membelai lembut perutnya. Aily memejamkan matanya untuk membayangkan wajah Rion agar anak yang ada di dalam kandunganya dapat melihat wajah ayah yang sedang di rindukanya. Itulah kegiatan Aily selama dirinya merindukan pria itu.


Satu bulan lalu Aily mendengar Meria sedang berbicara dengan seseorang lewat sambungan telpon untuk mengatur jadwal fitting baju, saat itulah Aily sadar jika dirinya tidak bisa meneruskan pernikahan itu. Aily lebih takut jika dirinya akan meninggalkan Rion dalam suasana duka dia membayangkan jika Rion menangisi kepergianya.


Aily lebih memilih jika Rion merasa kesal atas kepergianya, disitulah Aily memohon kepada Eria dan pura-pura berniat mengetes Rion dengan cara menyembunyikan Aily dari para bodyguard yang selama ini mengikutinya. Walaupun secara diam-diam Aily sadar jika di sekitarnya selalu ada seseorang yang menjaganya, maka dari itu Aily sangat membutuhkan Eria untuk mengalihkan perhatian para bodyguard itu.


Aily membuka matanya saat hembusan angin pantai meniup wajahnya, "ibu janji akan membuat mu bertemu dengan ayahmu, nak." ujarnya tiba-tiba saat nanti dirinya berhasil melahirkan Aily akan memberikan anaknya pada Rion dan pergi dengan tenang. Karena tujuanya akan segela berhasil, jika anaknya lahir kelak dia akan menerima seluruh harta warisan itu.


"Aily sudah sore, ayo pulang." Teriak bi Susan sambil berlari ke arahnya, Aily tersenyum mengingat wanita oaruh baya itu saat menemukan dirinya saat tersesat dan kehilangan arah.


Karena sebulan yang lalu Aily kabur tanpa tujuan dengan modal uang cash yang di berikan Rion lewat Sekertaris Lee, dia merasa tenang saat mempunyai uang cash tanpa memikirkan terlebih dahulu tujuanya. Aily menaiki bus yang salah, dan untungnya Bi Susan membawanya pulang dan mengurus Aily dengan alasan Aily kabur untuk menenagkan diri karena bertengkar dengan suaminya.


"Bibi, aku lapar lagi." ujar Aily dengan manja saat Bi Susan sudah ada di depan nya untuk menjemput.


"Huh, kamu kerjaanya makan mulu! ayo pulang dan minum vitamin untuk ibu hamil," ajaknya sambil mengandeng Aily berjalan. Susan selalu menjemput Aily jika gadis itu lupa waktu, Susan wanita single yang di tinggal cerai oleh suaminya mereka menikah sudah 10 tahun dan tidak mempunyai keturunan.


"Baiklah bibi buatkan udang bakar untukmu," Susan menjawab dengan malas namun sedikit tersenyum.


"Aku juga ingin kerang besar, dan di atasnya di taburin keju dan mentega garlic bi." pintanya lagi.


"Kenapa anakmu banyak banget maunya sih?" tanya nya sambil terus berjalan menggandeng Aily.


"Kalau ini aku yang pengen bi," jawab nya sambil cengengesan.


"Awas yah kamu! kalau aku lihat suami mu, bibi akan minta ganti rugi selama kamu tinggal di tempatku." ancam bi Susan sambil tertawa.


"Mintanya dua kali lipat yah, nanti bagi-bagi aku." usul Aily dan langsung di sertai tawa dari kedua wanita itu.


.


.


to be continued...