My Hot Little Girl

My Hot Little Girl
Episode 44



Aily menggeliat dengan kedua tangan yang terkunci, tubuhnya bergetar saat merasakan bibir rakus Rion terus menghisap dada kenyalnya dengan sangat rakus.


"Kak, rasanya sangat aneh," racau Aily dengan mata sayunya berusaha menatap wajah Rion yang tenggelam di kedua belah dadanya.


"Ini baru awal sayang, apa kamu sudah akan menyerah My Queen?" tanya Rion dengan suara seraknya.


Rion menyelipkan jemarinya di balik kain segitiga yang masih di kenakan gadis itu, jemari Rion semakin leluasa mencecar inti miliknya hingga membuat Aily menggeliat tidak karuan dengan pikiran yang kacau.


Rion memanfaatkan momen itu untuk mengulum puncak dada yang sudah mengeras. "Bagaiamana rasanya?" tanya pria itu tanpa menghentikan aktifitas jarinya, Rion hanya tersenyum karena Aily tidak menjawab namun dia melihat tubuh gadis itu yang bergetar dengan racauan yang kekuar dari bibirnya.


Rion langsung menghentikan aktifitasnya dan membuat gadis itu tersadar juga merasakan kehilangan, Aily langsung menatap Rion yang sedang turun ke bawah dan mulai melakukan aktifitas yang lebih gila. Pria itu membuka dalaman Aily dan membuang kain tipis yang sejak tadi menutup tubuh bagian bawah Aily.


"Tidak! Jangan menatapnya!" teriak Aily berusaha menutupi bagian itu, namun Rion dengan cepat menahan lengan Aily dan tersenyum ke arahnya membuat Aily merona dan salah tingkah.


"Beautiful..." lirihnya dengan senyum di wajahnya, pujian Rion semakin membuat Aily bergairah.


"Ri-- Ohhhhhhhh!" Aily membekap mulutnya, Rion benar-benar melakukan hal di luar dugaan Aily, pria itu menenggelamkan wajahnya di kedua pangkal paha gadis itu. Tapi sensasinya sunggu gila hingga membuat Aily menjerit-jerit tidak karuan dengan tubuh yang bergetar dan dan menggeliat.


"Aaahhh," lenguh Aily. Tangan Aily menekan dan meremas rambut Rion sebagai pelampiasanya saat sesuatu dari dalam tubuhnya meledak dengan pikiran yang kosong seperti melayang.


Rion tersenyum saat melihat gadisnya sudah merasakan pelepasan oertamanya, kali ini giliran nya Rion menjauh dari tubuh Aily tanpa melepaskan tatapanya.


Aily tidak pernah merasakan sensasi geli dengan sekujur tubuh yang memanas, dadanya naik turun dengan nafas yang tidak karuan dan itu sangat terlihat sexy di mata Asterion Estevan.


Pria yang sedang membuka sisa pakaian yang masih menempel di bagian bawah tubuhnya segera di lepas dan di lempar asal tanpa melepas tatapanya dari Aily yang sedang tergeletak dengan tubuh polos di atas ranjang yang terlihat begitu sangat sexy.


"Sangat apa sayang? Bukankah kamu sangat menanti-nantikan bagian penyatuan ini agar segera punya bayi?" tanya Rion dengn tubuh yang sudah mulai mengungkung gadis itu.


"Aku takut dia tidak akan bisa mas-- Mmpphh," Rion langsung ********** dengan rakut pria itu kembali bergairah hanya dengan tubuh yang menempel di tubuh Aily dia mulai menekankan miliknya dan berusaha memasuki inti gadis itu.


"Ahhh... Sakit!" lenguh dan pekiknya sambil menggigit leher Rion secara bersamaan saat merasakan sesuatu yang menerobos yang membuat intinya terasa sesak, penuh dan sakit.


"Aarrgghh!!" Gigitan Aily justru membuat dirinya semakin bergairah, dia mulai bergerak mencari kepuasan yang baru pertama kali ia rasakan.


Tatapan sendu dan bergairan Rion menjadi isyarat jika dirinya akan mendapatkan pelampiasanya dengan pinggung yang terus bergerak semakin kuat membuat Aily kembali merasakan sesuatu yang membuat darah dalam tubuhnya memanas dengan pikiran yang kosong dan membawanya kembali melayang kelangin ketujuh bersamaan dengan Rion yang juga sudah mulai mengerang.


.


.


To be continued..


***Gila-gila aku ngetik ini sambil degdegan ya ampun, oh my god tolong aku!!! Biasanya ngetik adegan panas d Cs dan sekarang di novel kayanya lebih menantang nulis di novel my god! Semoga lulus deh 🤌.


Jangan lupa like dan komentar yang banyak!!!


Jangan jadi pembaca gelap!!! ,😭


Setidaknya tinggalkan jejak huhu biar ga sedih gt***.