
“Emmpp Baby, anak gadis kita masih di sini.” Ucap Aily dia menghindari ciuman panas yang di lakukan suaminya itu.
“Ah menyebalkan.” Ucap Rion dia sangat tidak sabar ingin menggempur istrinya saat ini juga. Rion mengangkat tubuh mungil istrinya itu naik keatas pangkuan nya, tanpa memperdulikan Penelope yang duduk di depan sambil memainkan ponselnya.
“Ah sayang, apa yang kaan kamu lakukan?” Tanya Aily saat tubuhnya sudah ada di atas pangkuan suaminya itu. Rion menekan pantat istrinya agar tertusuk muliknya yang sudah mengeras di dalam sana. “Uhh baby, kita tidak bisa seperti ini.” Tolak Aily.
Rion membuka satu persatu kancing pakaian yang di kenakan Aily, lalu menenggelamkan wajahnya di kedua belah dada istrinya itu. “Ah sayang, itu sangat geli.”
“Ai, kenapa dada mu masih sangat kencang. Padahal anak mu sudah dua, bahkan tiga dengan ku karena aku suka meminum air susu mu ini.” Ucap Rion sambil *******-***** kedua belah dada istrinya itu. “Baby aku ingin sekarang.” Ucap Rion dia melahap satu putting yang sudah mengeras itu dan memainkan outt ing yang lain nya.
“Ssshhttt ah baby. Jangan menggodaku seperti itu Honey.” Pekik Aily karena diri nya juga sudah tidak tahan ingin segera di masuki oleh lelaki tampanya itu.
“Mom! Dad! Hentikan lah, Lope dan Ka Al sudah pernah bilang kan kalo kita tidak mau punya adik lagi.” Ucap Penelope dia menatap ke arah Dad dan Mom nya itu.
“Uh sayang, kita tidak akan membuat adik untuk mu. Tapi tolong keluarlah dulu, kami harus segera menuntaskan nya.” Ucap Aily sambil membelakangi anak gadinyq itu. Sementara Rion dia tidak berhenti mengelus tubuh mulus istrinya sambil menghisap dan memainkan kedua buah dadanya.
Untung posisi Aily memunggungi Anak nya, dan tidak melepasakn sepernuhnya pakaian yang ia kenakan.jadi anak nya itu hanya melihat Aily yang sedang duduk di atas Dad nya.
“Ah kalian berdua sangat menyebalkan!” Pekik Lope dia langsung keluar dari mobil itu, padahal niatnya memang tidak akan keluar dari mobil dia lebih suka berkirim pesan dengan kekasihnya.
“Siapa sih yang merencanakan liburan ini!” Pekik Penelope, ya tentu saja Authornya lah. Penelope pun berjalan ke arah kakak nya yang sedang berbicara dengan anak kecil.
“Baby, cepat buka kan celanaku.” Ucap Rion tapi dia tidak berhenti mencumbu istrinya, menciumi leher jenjang istrinya yang sedang berusaha membuka celana suaminya itu. Rion juga tidak berhenti meremas dan menarik-narik dada kenyal istrinya yang sudah menjadi bagian favoritnya.
“Iya, karena ulah kedua anak mu aku harus bertahan lebih lama sampai akhirnya bagian favorit mu itu bisa keluar dengan bebasnya Sayang.” Ucap Rion sambil membuka celana yang di kenakan istrinya itu.
Rion menarik pantat Aily dia berusaha menerobos bagian lembah yang sejak tadi sudah mulai basah itu.
“Sayang, jangan terlalu lama. Kasian anak-anak sudah menunggu sejak ta— aaahhh.” Lenguh Aily saat benda pusaka itu masuk kedalam kembah basahnya. Aily terus merasa sesal setiap kali suaminya menusuk bagian itu.
“Uuggh Baby… milikmu selalu menjepitku. Itu membuatku ingin menusukmu sampai kamu tergulai lemas di bawahku.” Ucap Rion dia selalu merasa candu setiap kali melihat tubuh sexy istrinya itu.
“Ahhh… ahhh sayang. Cium aku.” Pinta Aily karena Rion terus pokus pada benda kenyal itu. Rion pun menatap istrinya dan mencium wanita yang sangat ia cintai itu.
.
.
Ihiiyyyyy gimana eps kali ini wkwkkw.
masih ada eps lain yang akan aku tayangkan sesuai janji aku sebelumnya.
Dan jangan lupa mampir ke Novel Alterio yang ga kalah gagahnya kaya Daddy Rion di Novel “istri keduaku yang nakal”