My Future Is You?

My Future Is You?
55. [ S2 ] Kehamilan dan Keraguan



~Sebaik-baiknya lelaki adalah dia yang mampu menjaga hati wanitanya~


.


.


.


Pagi itu saat Vanno sedang mempersiapkan diri untuk berangkat kerja, ia tengah berdiri didepan cermin di dalam kamarnya, Angel yang status nya adalah sebagai istri Vanno dia selalu memperhatikan Vanno saat sedang berkemas diri, pagi itu Angel berusaha untuk memasangkan dasi di leher Vanno, tapi saat dia sudah berada didepan suaminya itu matanya mulai berkunang-kunang, pandangan nya kabur, Angel mulai kehilangan keseimbangannya sebelum pada akhirnya dia jatuh terkulai lemah dilantai, Vanno yang melihat kejadian itu mulai panik dia langsung menggendong tubuh Angel lalu membaringkannya diatas ranjang tempat tidur sambil mengoleskan sedikit minyak angin supaya sadar.


Beberapa saat kemudian tubuh Angel bergerak matanya mulai terbuka sedikit.


"Are you oke?" Tanya Vanno saat Angel sadar.


Angel lalu berusaha untuk menyandarkan pungungnya ke bedframe.


"I just feel dizzy!" Jawab Angel sambil memijit keningnya.


Vanno lalu memberikan teh hangat yang barusan dia buatkan untuk angel.


Saat angel sedang menikmati teh hangatnya itu tiba-tiba dokter pribadi mereka yang barusan di telepon Vanno lalu datang untuk memeriksa keadaan Angel. Vanno yang masih menemani Angel dikamar lalu keluar, setelah selesai memeriksa Angel lalu sang dokter pun menemui Vanno yang berada diruang tamu.


"Congratulations, Vanno, your wife pregnant!" Ucap dokter charlos sambil mengulurkan tangan nya.


Vanno terdiam sesaat waktu mendengar ucapan sang dokter, dia lalu menyambut uluran tangan dokter sambil mengucapkan "thank you" dan tersenyum lebar.


"If Anything happen just call me, take care your wife and the baby!" Pesan dokter sebelum pamit pulang.


Vanno lalu mengantarkan dokter sampai kedepan pintu apartement mereka, dia lalu menemui Angel dengan kegirangan.


Vanno langsung memeluk tubuh Angel, saat melihat Angel sedang senderan ditempat tidur.


"Selamat ya, sayang, sebentar lagi kamu bakalan jadi ibu!" Seru Vanno sambil memeluk Angel.


Tubuh Angel seketika membeku mendengar ucapan Vanno, dia tidak percaya bahwa dirinya tengah mengandung anak pertamanya itu.


"Kamu nggak becanda kan, Van?" Ucap Angel setengah ragu.


"Nggak, dokter charlos sendiri yang bilang!" Jelas Vanno sambil mengelus-elus perut Angel.


~


Kehamilan Angel pun sampai ketelinga Kiran yang ada di Indonesia, Kiran begitu excited begitu mendengar kabar kehamilan menantunya, angan-angan nya selama ini untuk menimang cucu akhirnya akan terwujud, dia bahkan sampai tidak sabar untuk segera terbang ke Australia untuk menjenguk anak dan menantunya itu, tapi untung nya Vanno berhasil mencegah dia, menyuruh mama nya untuk datang saat usia kandungan Angel sudah hampir 9 bulan agar bisa langsung melihat cucunya lahir.


Hari-hari Vanno dan Angel semakin harmonis, segala masalah yang dulu selalu jadi penghalang untuk mereka menciptakan sebuah keharmonisan seolah hilang terbawa angin begitu Angel hamil, Vanno yang lebih memanjakan


Angel dan selalu membatasi ruang gerak angel membuat dia merasakan kebahagiaan tersendiri, kebahagiaan dan perhatian Vanno yang selama ini tidak pernah sama sekali Vanno curahkan kepada dirinya.


Namun perhatian Vanno mendadak hilang dan dia kembali kesikap semulanya yang cuek kepada Angel. Tentu saja membuat Angel bertanya-tanya, sampai pada akhirnya Angel memberanikan diri untuk menyentuh hp Vanno saat dia tengah mandi. Angel membuka aplikasi media sosial Vanno, mulai dari whatsapp tapi dia tidak menemukan keganjalan sampai email yang mungkin isinya cuma file kerja nya dan terakhir instagram. Saat Angel membuka instagram Vanno, dia melihat seorang wanita yang sangat dia kenal mengupload sebuah photo pre wedding dan saat akad nikah, wanita itu tidak lain adalah Vanya Callista, dalam foto yang Vanya upload Vanno juga sempat mengucapkan congratulations dikolom komen dan sejak itu Angel langsung mengira bahwa pernikahan Vanya lah yang menyebabkan Vanno berubah.


✨🌚✨


Malam itu Vanno tidak biasanya pulang sampai larut malam, Angel yang masih terjaga pun tetap menunggu sampai Vanno pulang. Sampai sepertiga malam akhirnya Vanno pulang tidak dalam keadaan mabuk hanya saja dengan baju yang urak-urakan, rambut yang sudah berantakan layaknya seperti orang yang tengah frustasi.


Saat dia sudah selesai mandi dan ganti pakai baju tidur, Vanno lalu berjalan kearah tempat tidur, dia melihat Angel yang sedang tertidur, lalu Vanno pun tidur disebelahnya.


"Where are you going?" Celetuk Angel mengagetkan Vanno yang mengira Angel sudah tidur.


Vanno tidak menjawab, dia melentangkan tubuhnya dan menengadahkan pandangannya ke atas, entah apa yang ada dipikiran nya kenapa semudah itu memasukan kembali kenangan bersama Vanya disaat kebahagiaan datang kedalam pernikahannya itu.


Angel yang merasa jengkel lalu bangun dari tempat tidur dan duduk di sofa, matanya terus menatap Vanno yang masih terbaring diatas ranjang, sampai akhirnya Vanno bangkit dan mendekati Angel.


"Sorry, aku tadi lembur nggak bilang sama kamu!" Ucap Vanno memberi penjelasan.


"Sejak kapan kamu lembur, kamu nggak lembur karena banyak kerjaan kan, Van, tapi..." ucap Angel menggantungkan kata-kata nya.


"Tapi apa? Udah kamu jangan banyak pikiran gitu, kasihan baby nya, sekarang istirahat ya!" Ucap Vanno sambil mengalihakan pembicaran.


Vanno lalu menuntun Angel sampai ketempat tidur dan membaringkan tubuh Angel. Vanno yang sudah berada disamping Angel mencoba memejamkan matanya berharap besok pagi bangun semua pikirannya tentang Vanya sudah hilang, sementara Angel dia masih memperhatikan punggung Vanno yang membelakangi dirinya, hatinya berdecit lirih.


_Mau sampai kapan wanita itu terus jadi benalu dalam rumah tangga ini, baru kemarin sore aku diperlakukan layaknya seorang istri oleh Vanno, tapi sekarang semua sudah kembali seperti semula, aku harus melihat suamiku yang begitu dingin dan sangat acuh, apa dia tidak memikirkan anak yang tengah aku kandung ini, kenapa dia terlalu berkutat dengan perasaannya kepada wanita itu, bukankah sebaik-baiknya lelaki adalah dia yang mampu menjaga hati wanitanya, tapi kenapa dia selalu nyakitin hati aku, apa yang harus aku lakukan?_ Bathin Angel dengan sedikit terluka, air mata yang jarang dia teteskan tiba-tiba menetes begitu saja seolah mewakili segenap perasaannya.


~


Hai semuanya yang sudah setia membaca cerita ini terima kasih banyak yah maaf kalo ada penempatan kata yang kurang baik dan kata- kata yang tidak baik.