My Future Is You?

My Future Is You?
10. kasih tahu apa gue cium? ll



Laki-laki itu langsung mendorong tubuh Vanya untuk masuk ke mobilnya, sedangkan Vanya masih mencerna semua perilaku Vanno dengan wajah πšŒπšŽπš—πšπš˜ khasnya.


Selama di dalam mobil Vanno, hanya ada keheningan yang menyelimuti mereka berdua.


β€œRumah lo dimana? ” tanya Vanno yang berusaha memecah keheningan itu.


β€œGue kira lo tahu, ” cibir Vanya.


β€œNggak penting banget gue tahu rumah lo, cepet kasih tahu! ”


π™Έπšœπš‘ πš—πš’πš‘ πšŒπš˜πš πš˜πš” πš•πšŠπš–πšŠ πš•πšŠπš–πšŠ πš‹πš’πš”πš’πš— πš”πšŽπšœπšŽπš• πšœπšžπš–πš™πšŠπš‘! Batin Vanya.


β€œMalah bengong. ”


β€œTurunin gue di komplek apel rasa durian, ” ucap Vanya dan dibalas anggukan Vanno.


Sesampainya Vanya di depan gerbang komplek, tiba-tiba Vanno terus melajukan mobilnya sehingga itu membuat Vanya panik.


π™±πš’πšœπšŠ πš–πšŠπšπš’ 𝚐𝚞𝚎 πš”πšŠπš•πšŠπšž πšπš’πšŠ πš”πšŽπšπšŽπš–πšž πš”πšŠπš” π™½πšŠπšπšŠ, batin Vanya.


β€œEh, kak, berhenti! ” seru Vanya.


β€œKasih tahu rumah lo yang mana? ” Vanno memaksa.


β€œApaan sih, maksa maksa! ”


β€œKasih tahu apa gue cium? ” tantang Vanno.


β€œIya- iya. Itu agak lurus terus ada rumah yang halamannya banyak bunga, ” ucap Vanya pasrah.


β€œGood Girl, ” Vanno hanya tersenyum, sedikit.


β€œIni rumah lo? ” tanya Vanno.


πšƒπšžπš‘ πš”πšŠπš—, πš–πšŠπšπš’ πš•πšŠπš‘ 𝚐𝚞𝚎, batin Vanya lagi.


β€œIβ€”iya, kenapa? ” tanya Vanya.


β€œLo adiknya Nata, ya? ” tebakan Vanno tepat sasaran.


β€œJangan sok tahu lo! ”


β€œBohong, gue do'ain lo jomblo selamanya! ”


π™½πš’πš‘ πšŒπš˜πš πš˜πš” πš—πšπšŠπš•πšŠπš‘ πš—πšπšŠπš•πšŠπš‘πš’πš— πš™πšœπš’πš”πš˜πš™πšŠπš! Pikir Vanya.


β€œJawab! ”


β€œKalau iya kenapa, kalau enggak kenapa? Emang penting gitu buat lo? ” tanya Vanya dengan wajah menyebalkan.


β€œPenting lah! Karena mulai sekarang lo itu cewek gue! ” ucap Vanno 𝚝𝚘 πšπš‘πšŽ πš™πš˜πš’πš—πš.


Vanya yang masih memproses ucapan kakak kelasnya itu hanya diam. Vanno yang melihat wajah Vanya hanya bisa menahan tawanya.


β€œNggak bisa guru dong! ” jawab Vanya ketus saat dia sudah tersadar dari kekagetannya.


β€œKalau gue nunjuk lo jadi cewek gue, berarti mulai sekarang lo cewek gue! ” ucap Vanno tak kalah ketus.


β€œEh, gβ€”gue nggak bisa, ” kata Vanya.


Karena sebal, Vanya keluar dari mobil milik Vanno dengan mengerucutkan bibirnya.


Vanno terkekeh di dalam mobil.


β€œSampai lupa nggak bilang makasih tu anak. ”


Vanya berbalik dan mengetuk kaca mobil Vanno.


β€œMakasih tumpangannya, ” setelah itu, dia pergi.


β€œLucu parah tu cewek. Oh iya, namanya siapa ya? ”


Vanno menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


β€œSiapa sih tu orang? Sok yes banget deh. Andai kalau meracuni itu nggak dosa, pasti udah gue kasih dia kopi sianida! ” gerutu Vanya sambil memasuki rumah nya.


β€œSiapa tadi dek? ” tanya Nata.


β€œEh, buset kaget gue, ” ucap Vanya, β€œTemen.”


β€œLaki atau perempuan? ” tanya Nata.


β€œPerempuan, ” jawab Vanya.


β€œPerempuan kok berjambul? ” tanya Nata tak mau kalah.


π™ΊπšŽπš™πš˜ πš‹πšŠπš—πšπšŽπš πšœπš’πš‘, πš”πšŠπš”πšŠπš” 𝚐𝚞𝚎?


β€œada lah, tu temen gue yang tadi sama kayak syahrini, ” jawab Vanya asal.


β€œRambutnya kok pendek? ” tanya Nata.


β€œDia tomboi, ” jawab Vanya semakin ngawur.


Nata menatap adiknya dengan mata menyipit.


β€œDia Vanno kan? ”


π™Žπ™†π˜Όπ™†π™ˆπ˜Όπ™!


π™Ίπš˜πš” 𝚐𝚞𝚊 πš•πšžπš™πšŠ πšœπš’πš‘ πš”πšŠπš•πšŠπšž πš”πšŠπšŒπšŠ πšπš’ πš›πšžπš–πšŠπš‘ πš’πš—πš’ 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚍𝚎 πšπšŠπš‹πšŠπš—? Rutuk Vanya.


β€œHmm.”


β€œCIE, BARU MASUK UDAH DAPET GEBETAN! ”


Seru Nata dengan suara keras.


Vanya tidak menanggapi, tapi dia malah melenggang pergi dari hadapan kakaknya.


β˜… β˜… β˜… β˜…


Masa orientasi sekolah yang dijalani Vanya sudah selesai sejak kemarin, kini Vanya tengah mencari letak kelasnya.


Kelas 10 IPA 5 adalah kelas yang akan menjadi kelasnya mulai sekarang.