
~sudahku coba melupakan dia,dan menggantikannya denganmu tapi hati tidak pernah bisa berbohong~
.
.
.
Setelah pernikahannya dengan Angel, Vanno memutuskan untuk menetap di Sydney sekaligus mengelola bisnis papa nya yang ada disana. Hatinya begitu berat untuk meninggalkan kota yang sudah memberikan seribu kenangan itu, dulu Vanno sempat menolak waktu dia disuruh pindah ke bandung, tapi setelah perjalanan hidupnya yang sudah dia lalui penuh dengan suka cita kini dia begitu berat untuk meninggalkan kota itu.
Vanya, dia adalah wanita pertama yang mengenalkan kota itu kepada Vanno setelah pertemuannya di SMA. Dia juga wanita yang pertama kali mengenalkan Vanno arti sebuah rasa cinta, kedekatan mereka yang begitu akrab membuat Vanno selalu nyaman jika berada didekat Vanya, sampai pada akhirnya benih- benih cinta tumbuh dibenak hati mereka. Vanno begitu menyayangi Vanya, begitu juga sebaliknya, Vanya yang selalu terlihat menggemaskan dengan wajah imut dan cantiknya itu membuat Vanno mampu jatuh cinta berkali- kali, namun hubungan mereka tidak berakhir manis sesuai dengan impian mereka yang ingin menikah, hidup di sebuah rumah yang sederhana tapi penuh dengan kehangatan cinta dan kasih sayang serta hadirnya malaikat kecil ditengah- tengah keluarga mereka sampai menua bersama, iya, impian Vanya dan Vanno begitu indah dan sederhana tapi sayang ternyata takdir berkata lain, tuhan mengirimkan seorang wanita untuk menghancurkan hubungan mereka, wanita itu tidak lain adalah anak dari teman mama Vanno, waktu di Australia. Kini cerita cinta mereka hanya lah masa lalu yang sudah tidak bisa untuk digenggam lagi. Kepergian Vanno pun bukan semata karena masalah bisnis tapi dia juga tidak mau terus- terusan mengingat wanita yang sudah 6 tahun menemaninya. Sulit bagi dia untuk melupakan Vanya begitu saja, meskipun dia juga tau kalau Vanya telah menemukan kehidupan barunya bersama laki- laki pilihan orang tuanya.
Kini keduanya bagaikan dua manusia yang tidak pernah saling kenal, komunikasi diantara mereka yang dulu begitu dekat kini hilang begitu saja. Hanya saja Vanno yang terkadang stalker Vanya lewat akun sosial medianya. Ada satu moment yang bikin hati Vanno sakit yaitu saat Vanya membagikan moment bahagia nya bersama Dion beberapa hari yang lalu lewat akun instagram nya, Vanya mengupload foto jari manisnya yang telah tersemat sebuah cincin pertunangan nya dengan Dion, dengan caption yang singkat **"yes,i do"** tapi bagi Vanno itu sangat mengiris hatinya.
kini Vanno tidak bisa berbuat apa- apa, dia lebih menahan diri untuk tidak menghancurkan kebahagiaan Vanya, meski sebenernya hatinya itu masih sangat mencintai Vanya, tapi Vanno cukup sadar dengan status nya yang telah menjadi suami dari Angel.
~
Hubungan Angel dan Vanno tidak lah sebahagia dan seharmonis layaknya pengantin baru yang menikah atas dasar cinta, Vanno yang dari pertama bertemu dengan Angel bersikap dingin, sampai menjadi suami Angel sikapnya pun tidak berubah. Bahkan dia belum pernah menyentuh Angel sama sekali, dan itu membuat Angel merasa tidak mendapatkan nafkah batin nya dari Vanno, segala usaha dia lakukan agar suatu malam dia mau melakukan hubungan itu, tapi sayang usahanya selalu gagal, entah apa yang ada diotak Vanno sampai- sampai wanita secantik dan sesexy Angel saja tidak mampu menggoda Vanno, sampai diusia pernikahannya yang memasuki bulan ke 3 Angel belum juga merasakan hubungan seorang suami istri. Tapi Angel tidak menyerah begitu saja di saat ada kesempataan waktu mereka mendapat undangan anniversary pernikahan dari salah satu rekan kerjanya Angel sengaja mencekoki Vanno dengan minuman beralkohol sampai mabuk dan menaruh obat perangsang diminuman nya dengan harapan Vanno bisa menyentuhnya walau dalam keadaan tidak sadar.
Disaat Vanno tidak bisa mengontrol dirinya Angel sengaja membawa Vanno kesebuah hotel yang tidak jauh dari cafe itu, dibawah pengaruh obat yang Angel masukkan kedalam minuman nya Vanno, nampak menatap Angel layaknya singa yang lapar dan ingin menerkam mangsanya, dengan nafas yang tidak beraturan dia ******* bibir Angel tanpa jeda membuat Angel susah bernafas, Vanno yang sudah tidak bisa mengendalikan birahi nya lalu menanggalkan baju Angel tanpa sehelaipun yang menempel dibadannya, bibirnya tidak berhenti ******* bibir Angel dengan seksama, Angel tiba merasakan sesuatu mengeras dibawah sana, tangan nya mulai mencengkram bahu kekar Vanno dengan sangat refleks Angel mengigit bahu Vanno saat dia merasakan sesuatu telah menembus di bawahnya
Rasanya sakit perih seperti tersayat benda tajam tapi dia merasa bahagia karena berhasil membuat Vanno melakukan itu meski bukan dari hati . Dia lalu menatap wajah Vanno yang bercururan dengan keringat kemudian mengusap wajahnya lalu mengecup kening Vanno lama. Tubuh Vanno yang masih berada diatas tubuh Angel nampak terkulai lemah sambil mengatur nafasnya, kemudian tertidur disamping Angel.
Saat pagi menjelang dan Vanno mulai sadar dia sangat kaget saat melihat Angel tengah tertidur didalam pelukannya yang tanpa sehelai baju dibadannya. Vanno lalu beranjak bangun dari tempat tidur dan masuk ke dalam kamar mandi dengan baju yang dia raih dilantai. Dengan segera dia memakai baju itu lalu membasuh mukanya. Angel yang mengetahui Vanno sudah bangun kemudian setelah memakai bajunya kembali dia berjalan kekamar mandi.
Angel melihat Vanno yang tengah berdiri didepan cermin, lalu menghampiri.
"Kamu menyesal melakukan ini?" Celetuk Angel saat berada disamping Vannk, dia diam sesaat lalu membalikan badannya menatap Angel.
Angel yang mendengar pertanyaan Vanno lalu mendongakkan kepalanya.
"I lost my virginity and you did it!"
Mendengar jawaban Angel, Vanno seolah tidak percaya.
_bagaimana bisa aku melakukan itu, sesexy apapun dia mengenakan baju tidur dirumah aku tidak pernah tergoda olehnya_ desis Vanno dalam hati.
Dia lalu keluar dari kamar mandi, mata Vanno terbelalak ketika melihat noda darah yang ada disprei itu, dia lalu menatap Angel yang berdiri disamping ranjang.
"Ja‐ Jadi bener semalam aku melakukan itu sama kamu?" Tanya Vanno terbata- bata.
"Iya, sorry aku udah gigit bahu kamu, aku reflek semalam!"
Vanno lalu meraba bahunya, rasanya ingin marah kepada wanita yang telah menjebaknya sampai-sampai dia harus melakukan hal itu.
Tanpa berkata- kata Vanno lalu keluar meninggalkan Angel dari kamar hotelnya.
Angel yang berada tidak jauh dari Vanno lalu berlari menahan lengan Vanno yang sudah membuka pintu kamar.
"Kamu mau kemana? Kamu marah sama aku? Apa kamu begitu jijik sama aku Van, sampai- sampai kamu tidak sudi menyentuh aku yang udah jadi istri kamu ini, Van!" Ucap Angel dengan mata yang berkaca- kaca.
Vanno tidak bersuara dia justru menepiskan tangan Angel kemudian berlalu pergi dari hadapan nya, Angel merasakan sakit di hatinya ketika melihat Vanno pergi meninggalkan dirinya. Dalam keadaan emosi dia lalu membanting pintu kamar itu lalu menangis frustasi di atas kasur.
_Apa salahku tuhan, sampai- sampai suamiku sendiri tidak pernah menganggap aku sebagai istrinya, apa aku tidak pantas buat Vanno? Lalu kenapa pernikahan itu terjadi jika memang engkau tidak merestui tuhan._ batin Angel sambil terisak dalam tangis nya.