My Future Is You?

My Future Is You?
03. Akan ada senang dan sedih dalam persahabatan dan juga Cinta lll



Untungnya Vanya berhasil membuat wajahnya terlihat biasa saja. Sedangkan Dania berada dibelakang Vanya kini tengah ******* - ***** tangannya sendiri karena sangat gugup saat melihat para pentolan sekolah berada di depannya.


𝙑𝙖𝙣𝙣𝙀 menatap Vanya dengan wajah datarnya. β€œLo tahu kesalahan lo apa? ” tanyanya tenang tapi dengan suara menusuk.


Vanya yang merasa tidak berbuat salah itu menggeleng kepalanya santai. β€œEnggak, lo aja belum bilang, ” jawabnya datar.


β€œNggak usah nyolot sama gue lo! ” ucap Vanno.


β€œGue nggak nyolot,” kata Vanya.


Kini kedua orang itu menjadi pusat perhatian dari peserta MOS dan juga para anggota OSIS.


β€œVan, lo jangan kasarin adek kelas dong. Lihat tuh mukanya jadi pucet, ” lerai seseorang bernama π™’π™žπ™‘π™‘π™žπ™–π™’.


Vanno menatap William tak sependapat. β€œPucat dari mana coba? Orang wajahnya datar -datar saja. Mukanya nyolot kayak gitu lo bilang pucet? Lo buta kali ya, ” semprot Vanno.


β€œEh iya ya, terus masalah lo sama dia apaan? Buruan beresin, ini lo berdua jadi tontonan gratis, elah! Iya kalo ada yang πš—πš’πšŠπš πšŽπš›, lah ini kagak, ” ucap William asal.


β€œMending lo diem! ” kata Vanno ketus.


π™ΆπšŠπš—πšπšŽπš—πš- πšπšŠπš—πšπšŽπš—πš πšπšŠπš™πš’ πšπšŠπš•πšŠπš”!


β€œJadi gue disini ngapain? ” tanya Vanya yang mulai di acuhkan.


Dania yang melihat ada aura permusuhan antara kakak kelasnya dan Vanya langsung menarik tangan gadis itu agar sedikit menjauh.


β€œApaan sih, Dan? ” sewot Vanya.


β€œHeh,πš’πš–πšŠπšπšŽ lo di depan kakak kelas bakal jatuh kalau lo berani sama dia, ” bisik Dania.


β€œBodo amat, emang dia siapa? Gue aja nggak kenal! ” kata Vanya ketus.


Vanno langsung menatap gadis yang berceloteh itu dengan garang. β€œLari keliling lapangan dua puluh kali! ” perintah Vanno.


β€œLo juga, ” tunjuk Vanno kepada Dania.


β€œBerdiri di pojok lapangan! ” perintah Vanno lagi, tak terbantahkan.


Vanya yang mendengar perintah kakak kelasnya itu langsung ternganga lebar. β€œNggak bisa gitu dong! Emang kakak tahu salah kita apa? Main hukun aja! ” kata Vanya.


β€œInget, gue ketua OSIS disini! Dan Ketos itu selalu benar! ” Vanno berucap dengan lantang. β€œMau gue tambah atau lo lakuin sekarang? ”


β€œSana buruan lari! Kenapa masih diem disini? ” Vanno menatap Vanya bingung.


Ingin rasanya Vanya menonjok wajah Vanno saat itu juga, memang sih Vanno ketua OSIS, tapi dia kan tidak berbuat salah apa- apa.


Vanya mulai berlari dengan malas dan lambat, sedangkan Dania berdiri di pojok lapangan dengan mencari tempat teduh.


β€œEnak banget lo mojok di tempat teduh! ” entah dari mana datangnya William tiba-tiba laki-laki itu sudah πšœπšπšŠπš—πš-πš‹πš’ di samping Dania.


β€œEh, setan!” latah Dania yang kaget.


β€œWah, parah lo ngatain gue setan! ”


β€œLo mirip. ”


β€œSinting nih cewek! Lo pindah ke sana! ” suruh William dengan πš–πš˜πšπšžπšœ memegang tangan Dania.


Dengan cepat, Dania menepis tangan William. β€œNggak usah pegang-pegang! ” .


β€œSewot amat lo jadi cewek! Gue juga ogah lagian! ” jawab William.


β€œTerus kenapa tadi pegang- pegang? ” Dania melotot ke arah William.


β€œπ™Ίπš‘πš’πš•πšŠπš, ” jawab William dengan cengiran nya.


Vanya yang sejak tadi berlari keliling lapangan kini tengah menyerapahi kakak kelasnya dengan berbagai umpatan.


Di putaran pertama, dia masih kuat.


Di putaran ke dua, nafasnya mulai πš—πšπš˜πšœ- πš—πšπš˜πšœπšŠπš—.


Di putaran ke tiga, perutnya keram.


Di putaran ke empat, kepalanya pusing dan semuanya tiba - tiba menjadi gelap.


β€œVANNO! ADA YANG PINGSAN! ”


Teruskan seseorang dari arah lapangan membuat Vanno langsung menolehkan kepalanya.