MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 8



" urgh...ka...kak..." suara Nana terdengar lemah, Kuro begitu terkejut mendengar suara adik perempuannya yang begitu lemah.


" eh ? Nana ? " Kuro menyentuh dahi Nana


" ahh ! gawat Nana demam ! "kata Kuro khawatir


" apa ? bagaimana bisa, bukankah tadi siang Nana baik-baik saja ?" tanya Raymond khawatir


" kemarin dia tenggelam, tadi pagi hanya flu ringan tapi tidak aku sangka bisa menjadi demam tinggi ! " Kuro mengangkat Nana dan menidurkannya di tempat tidur Raymond. ini kamar VVIP jadi brangkarnya cukup luas untuk 2 orang.


" aku akan memanggil Doker. kakak temani dia dulu" kata Kuro yang berjalan menjauh.


" baik !"


Raymond menemani Nana, sementara Kuro memanggil Dokter. tidak butuh waktu lama Dokter tiba kemudian memeriksa kondisi Nana


" bagaimana keadaanya dokter ?" tanya Kuro khawatir


" dia baik-baik saja. hanya sedikit kelelahan dan perubahan emosi yang tidak stabil sehingga dia bisa demam seperti ini ! biarkan dia istirahat semalam dan dia akan sembuh " jawab Dokter mencoba menenangkan Kuro dan Raymond yang nampak khawatir.


" syukurlah ! "seru  Kuro dan Raymond lega


" oh ya, apa kamu keluarganya ?" tanya Dokter pada Kuro sembari menunjuk Raymond


" hm, benar ! aku adikknya " jawab Kuro


" ah, bisakah kamu menyelesaikan beberapa data administrasi ?" tanya Dokter


" baik, saya segera menyelesaikannya " jawab Kuro


Kuro kemudian menyelesaikan administrasi Raymond, setelah itu dia kembali dan membawa Nana pulang


" apa kamu akan pergi, kuro ?" tanya Raymond sedih


" hm, aku lebih baik membawa Nana pulang ! " kata Kuro


" hahh, aku sendirian lagi malam ini ?" gumam Raymond sedih


" kata siapa kamu sendiri ?" tanya Kuro sembari mengukir smirknya


" eh ?" Raymond menatap Kuro bingung


" kakak perawat ! " Kuro memanggil perawat


" ada apa ?" tanya perawat itu


" kakak, apa kakak bisa menjaga kakakku ? Nana sakit , jadi aku harus membawanya pulang ! tapi, kalau aku pergi tidak ada yang bisa menjaga kak Ray ! jadi, apa kakak bisa membantuku menjaganya ?" tanya Kuro dengan manja dan membuat Raymond ternganga


" ah, tentu saja ! itu sudah merupakan tugasku . tapi, apa adikmu baik-baik saja ? kelihatannya parah " kata perawat itu khawatir


"tidak apa-apa ! dia sudah sering seperti ini, jadi tidak masalah. setelah minum obat pasti baik-baik saja ! " jawab Kuro lembut


" aku mengerti. aku akan menjaga kakakmu ! " kata Perawat itu


Kuro kemudian membawa Nana pulang, setibanya dirumah...


"selamat datang, tuan muda ! " para pelayan menyambut kedatangan Kuro


" ah, nona muda ?" Luciffer terkejut melihat Kuro menggendong Nana lagi.


" jangan banyak tanya, cepat bawakan air dan handuk ! " kata Kuro sambil membawa nana ke kamarnya


Kuro menurunkan tubuh Nana dan meletakkannya diatas ranjangnya, menyelimuti tubuh sang adik dan tidak lupa menyalakan penghangat ruangan, tidak lama kemudian Luciffer datang dengan membawa handuk dan sewadah air untuk mengkompres tubuh Nana.


" ini tuan muda ! " Luciffer memberikan air dan handuk untuk mengkompres Nana


" hm, kamu boleh pergi ! " kata Kuro sembari memeras handuk basah


" baik tuan muda ! " Luciffer undur diri


" ah, tunggu ! bisakah kamu ke rumah sakit A, kak Raymond ada disana... tolong rawat dia ! " kata Kuro memberi perintah


" baik tuan muda ! " Luciffer keluar dan bergegas menuju ke rumah sakit.


" nana, kamu harus baik-baik saja !" Kata Kuro


Kuro menjaga Nana semalaman, hingga keesokan harinya..


" urgh.." Nana terbangun


" kamu sudah bangun ! apa kamu baik-baik saja ? apa ada yang tidak nyaman ? apa masih terasa pusing ?" tanya Kuro yang khawatir dengan Nana


" aku tidak apa ! hanya sedikit mimpi buruk saja " kata Nana sambil memeluk Kuro


" hahh, syukurlah ! " ucap Kuro lega


" oh ya, sekarang pukul berapa ?" tanya Nana


" sekarang jam 6 tepat ! " jawab Kuro


" eh ? kenapa kamu tidak membangunkanku ? aku bisa terlambat kalau begini !" Nana bangun dari tempat tidurnya


" bodoh ! " Kuro menarik Nana dan menjatuhkannya ke ranjang


" hari ini kamu harus istirahat ! aku tidak mau kamu sakit lagi " kata Kuro sembari menunjukkan jari telunjuknya didepan wajah Nana


" ah ! tapi .."


" tidak ada tapi ! " Kata Kuro kesal


" hahh, baiklah ! " Nana menyerah


" hm, anak baik ! " Kuro mengelus kepala Nana


" oh ya, nanti kak Ray pulang ! " kata Kuro lembut


" ah, benarkah ? " Nana antusias


" hm, tapi kamu harus tetap istirahat ya ! " Kuro menjentikkan jarinya ke kepala Nana


" ouch.. aku mengerti! " jawab Nana


Kuro bergegas pergi ke sekolah, sementara Raymond dan Luciffer dalam perjalanan kembali kerumah, dan Nana tengah beristirahat dikamarnya...


" hahhh, rasanya sangat membosankan " gumam Nana kesal


TOK TOK


" masuk ! " jawab nana


" permisi nona ! " Himawari masuk membawakan sarapan


" ah, bau-nya enak sekali ! " kata Nana


" hm, tuan muda yang membuatnya untuk nona ! " jawab Himawari dengan senyum lembut yang dia ukir diwajahnya


" eh ? dia masih sempat memasak ?" tanya Nana terkejut


" tuan muda menjaga nona semalaman bahkan beliau juga tidur disofa kamar nona tadi malam, dan bangun begitu pagi untuk membuatkan sarapan ! " jawab Himawari lembut


" ah , begitu ya ? " Nana merasa senang dan sedikit terharu


" oh ya hima ! apa kamu tahu dimana Lucy ?" tanya Nana yang tidak mendapati kepala pelayannya itu.


" ah, Luciffer pergi menjemput tuan muda Ray ! " jawab Himawari


" ah begitu ya ! "kata Nana lega


Nana segera menyantap habis sarapannya, seteleh selesai menyantap sarapan, Ray tiba...


" ah, ada keributan apa ?" tanya Nana pada HIma yang masih membersihkan kamarnya


" hm, sepertinya tuan muda Ray sudah tiba ! " jawab Hima yang berhenti sejenak dari pekerjaanya


" ah, kakak ya ?" tanya Nana


" apa nona tidak senang ?" tanya Hima


" aku senang ! sangat senang ! rasanya sudah berapa lama aku mencarinya tapi, tuhan tidak langsung mempertemukan kami. hingga aku menyerah,tuhan langsung melemparkannya pada kami begitu saja ! " kata Nana


" apa nona mau menemui tuan muda ?" tanya Hima dengan senyum lembut yang dia ukir mencoba menghapus kesedihan Nana.


" tidak perlu ! beritahu Lucy untuk datang kemari " pinta Nana


" baik nona !" HImawari pergi ke bawah untuk memberitahu Luciffer


tidak lama kemudian Luciffer tiba dikamar Nana...


" apa ada yang bisa saya bantu nona ?" tanya Luciffer


" ehm, dimana kamu menyimpan koleksi parfum ku ?" tanya Nana


" ah, saya meletakkannya digudang ! " jawab Luciffer


" ah, ambilkan satu yang baunya lavendeer ! " pinta Nana


" baik nona ! " jawab Luciffer  kemudian segera pergi menuju ke gudang


tidak butuh waktu lama Luciffer kembali dengan sekotak parfum


" silahkan nona ! " Luciffer memberikan parfum itu pada Nana


" ah, D&G ya ?" Nana terkejut


" apa ada masalah nona ?" tanya Luciffer


" tidak ada ! kemas ini " kata Nana


" baik, nona ! " Luciffer membungkus parfum itu kemudian memberikannya pada Nana


" apa anda ingin memberikan hadiah untuk nona Milen ?" tanya Luciffer


" eh ? siapa dia ?" tanya Nana


" ah, dia putri dari presdir Milean dari ML Grup ! " jawab Luciffer


" kenapa aku harus memberikannya hadiah ?" tanya Nana bingung


" bukankah nanti malam nona dan tuan muda diundang ke pesta ulang tahun nona Milean ?" tanya Luciffer


" oh, aku tidak akan datang !" jawab Nana dengan santai


" eh, lalu untuk siapa hadiah ini ?" tanya Luciffer bingung


" untuk seekor kucing kecil ! " jawab Nana


" ah ! nona, kumohon hentikan kebiasaanmu inI ?"  Luciffer memukul jidatnya


" haha, maaf-maaf ! tapi kali ini bukan aku yang mulai kok ! dia duluan yang menarik perhatianku" jawab Nana sembari terkekeh


" hahhh, baiklah nona. selamat bersenang-senang !" sahut Luciffer


" hm ? dimana kak Ray ?" tanya Nana


" oh itu..? Nyonya dan Tuan besar sedang menceramahi tuan muda Ray,via videocall!" jawab Luciffer


" tidak jadi ! " Nana mengurungkan niatnya menemui Ray


" ah nona ! nanti malam tuan besar dan nyonya besar akan tiba di negara Y ! " kata Luciffer


" eh, ada apa mereka kemari ?" tanya Nana setengah kaget tidak percaya


" tuan dan Nyonya ingin menemui tuan muda Ray !" jawab Luciffer


" ah ..-_- ?" Nana kehilangan semangatnya, dia menghempaskan tubuhnya ke ranjang dengan lelah.


" haha, nona bersemangatlah sedikit ! nyonya dan tuan hanya ingin memastikan keadaan kalian ! " jawab Luciffer


" hm, aku tahu !"  kata Nana sambil tersenyum pasi


VICTOR_WRITE