
" wah, kelihatannya enak!" Ryoma menarik kursi meja makan kemudian mendudukkan dirinya disana, Louis pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya.
" hm, dimana Louis?" Kuro yang menyadari Louis yang seketika tidak ada disana,dan langsung menanyakan keberadaanya.
" dia ke kamar mandi!" jawab Ryoma sambil menggosok sebelah matanya.
" APAAA!!!" Kuro terkejut mendengar Louis sedang berjalan ke kamar mandi, dan kini dirinya bergegas berlari menuju ke kamar mandi.
" KYAAA!!!" baru saja Kuro mau bergegas mencegah Louis namun, sepertinya dirinya sudah terlambat. Alan dan james yang sedari tadi terlelap kini terbangun karena teriakan Nana, Kuro dan Ryoma bergegas menuju ke kamar Louis, dan mendapati Louis sudah babak belur dihajar oleh Nana.
" apa yang?" Alan dan James yang buru-buru menuju ke kamar Louis sangat terkejut melihat Kuro dan Ryoma tengah mengobati Louis yang terluka.
" hiks....nona kamu sangat jahat..." Louis meracau tidak jelas sambil mengusap wajahnya itu.
" hahhh, siapa suruh kamu tidak hati-hati?" Ryoma membersihkan luka diwajah Louis dengan sangat telaten dan hati-hati, sementara Kuro hanya bisa menepuk jidatnya melihat ulah Louis bisa berakibat seperti ini.
" memangnya apa yang terjadi?" Alan dan James yang sedari tadi tidak mengerti dengan apa yang terjadi mulai mencari informasi.
" Louis tidak sengaja mengintip nona yang tengah mandi!" ketus Ryoma yang telah selesai mengobati luka Louis.
" urgh..HAHAHHAHAHAHAHAHHAAA!!!!" Alan dan James menertawakan tingkah Louis. lebih tepatnya menertawakan apa yang terjadi dengan wajahnya.
" Kuro!" Suara lembut dari balik pintu kamar mandi memanggil keberadaan kakak laki-lakinya.
" ada apa?" tanya Kuro yang berdiri disisi lain pintu kamar mandi.
" apa kamu membawakan pakaian ganti untukku?" tanya wanita itu dengan lembut, terdengar beberapa saat dia agak ragu karena malu.
" ah, ini!" Kuro membuka pintu sedikit kemudian memberikan sebuah kaos panjang milik Louis yang dia yakini kalau itu akan sangat besar untuk tubuh adiknya.
beberapa lama kemudian Nana keluar dari kamar mandi dengan memegang ujung kaos itu supaya tetap menutupi tubuhnya, dia terkejut mendapati semua laki-laki yang ada dikamarnya.
" ah!" Nana masih saja memegangi ujung kaos itu agar tidak naik, padahal saat ini wajahnya sudah sangat memerah karena malu.
~~
Author : gomenasai, Nana-chan T-T
~~
" ah!" semuanya terkejut mendapati Nana keluar dengan memakai kaos, dia terlihat sangat manis sekarang. apalagi dengan wajah yang memerah itu, membuatnya semakin imut.
" kakak!!" Nana kesal dengan tingkah kakak laki-lakinya itu, bagimana tidak kesal? Kuro hanya memberinya sebuah kaos panjang tanpa dalaman? WHAT!?
" maaf ya sayang, disini tidak ada pakaian untukmu!" Kuro menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan menunjukkan senyumnya.
" urgh.." Nana berjalan menuju ke ranjang kemudian segera menyembunyikan dirinya dibawah selimut, dia sudah tidak kuat menahan malu.
" sayang apa kamu tidak jadi makan?" Kuro menyentuh selimut yang ada ditubuh Nana tanpa menggesernya.
" AKU MAU BAJUKU LEBIH DULU!!" Nana berteriak dari balik selimut, membuat para serigala yang tenang ini merasa lapar.
" haha, nona kamu sangat manis. jadi, jangan sembunyikan wajah imutmu itu!" Alan mencoba menyentuh dan menarik selimut yang menutupi tubuh nonanya itu. ya walau dia adalah tangan kirinya tapi tetap saja Alan adalah laki-laki.
" Alan, jika kamu berani menyibaknya maka, tanganmu akan dipotong!" ketus Nana dibalik selimutnya.
" semuanya keluar sekarang!" Kuro memberi titah, semuanya akhirnya keluar dan menyantap makanan mereka. Kuro mencoba menghubungi Yora dan memintanya membawakan pakaian ganti untuk Nana.
tidak lama kemudian Yora tiba dengan baju ganti untuk Nana, Kuro memintanya memberikannya sendiri pada Nana. dia tidak mau adiknya tambah kesal dengan dirinya.
TOK TOK
ketukan pintu membuat Nana beranjak dari selimutnya, kini dia masih berjalan pelan menuju pintu. Nana membuka pintu dan menunjukkan kepalanya, sedangkan tubuhnya berada dibalik pintu.
" kak Yora!" Nana sangat senang mendapati Yora ada disana. setidaknya yang dia temui bukan salah satu dari para serigala itu.
" apa kamu senang aku disini?" Yora mengangkat sebuah bingkisan dan ditunjukkan pada Nana. Nana kemudian menariknya masuk dan menganti pakaiannya, ya kini Nana tengah mengganti pakaiannya.
" ah, kakak kenapa memabawakan aku ini?" Nana kesal melihat isi bingkisan itu adalah sebuah Short Skrit dan kemeja putih. benar-benar style khas seorang Presdir Rose. Nana akhirnya memakai pakaian yang dibawakan oleh yora, namun dia hanya mengenakan pakaian dalam dan Rok setinggi lutut yang di bawakan oleh kakak iparnya itu, kemudian dia masih mengenakan kaos Louis sebagai atasannya.