MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 55



"hm" Lisa hanya tersenyum melihat putrinya itu. dia melihat punggung kecil yang begitu kuat.


" semuanya sudah selesai, Nona!" kata Ryu yang baru saja mendapat kabar dari salah seorang bawahannya.


" aku mengerti, bereskan mereka dan berikan tunjangan untuk keluarga geng Naga perak!" kata Nana memberi arahan. bukankah ketua kita terlalu baik, dia bahkan memberikan kompensasi untuk anggota Geng Naga Perak.


" oh ya, untuk orang-orang kita yang terluka segera bawa mereka kerumah sakit dan bagi yang meninggal antar mayatnya ke tempat tinggal mereka dan jelaskan pada keluarganya, beri mereka tempat tinggal dan biayai sekolah anak-anak mereka, berikan mereka kompensasi sebesar 5 milliard!" kata Nana memberi titah.


" baik, nona!" Ryu segera menjalankan perintah dari nonanya itu.


" hm, kalian semua! " Nana meminta perhatian dari anggotanya. semuanya menoleh kearah Nana.


" hm, aku mau kalian berpatroli selama sebulan penuh, untuk pergantian Shift, Ryoma yang akan mengurusnya." Nana memberi arahan pada bawahannya, seluruh bawahannya hanya mengangguk dan membungkuk begitu Nonanya berjalan melewati mereka.


" Baik, nona!" jawab mereka semua dengan serempak


" Nana!" suara lembut dari seorang wanita muncul dibelakang Nana.


" ah, kak Serena?" Nana menoleh pada wanita yang ada dibelakangnya itu


" anu, siapa pria yang tadi?" tanya wanita itu, dia menunjuk pada seorang pria setinggi 190cm dengan rambut yang dicat merah, dengan mata cokelat keemasan, yang kini tengah berjalan pergi menjauh.


" oh, itu Ryoma! dia tangan kiriku" jawab Nana.


" ah, bisakah kamu mengenalkannya padaku?" tanya wanita itu memelas.


" eh, Nana tunggu!" Wanita itu panik begitu Nana pergi dengan anak buahnya.


" haha, ayo pergi!" kata Nana yang berjalan pergi. dia tidak peduli kalau punggungnya diperhatikan oleh anak buahnya. dia sudah melindungi keluarganya, jadi untuk apa Nana malu dengan luku bodoh itu.


" maafkan kelancangan saya, Nona!" kata salah seorang bawahannya, dia memakaikan jasnya yang masih bersih pada Nana. dia adalah James Carry, dia tangan kanan Ryoma. pria tinggi dengan kulit putih,rambut yang dicat ungu , dan mata hazel.


" thanks, James!" Nana masuk kedalam mobil, dia membawa setengah pasukannya menuju ke kediaman Rose. setibanya dikediaman Rose, dia melihat anak buahnya sudah membereskan mayat dan kekacauan yang mereka buat.


" kerja bagus, semuanya!"


Nana berjalan masuk menuju ke pintu masuk kediaman Rose. para pengawalnya membukakan pintu kediaman yang kokoh itu untuk Nonanya. Nana masuk dan menjelaskan situasi yang terjadi saat ini, dia juga meminta maaf atas masalah yang mereka perbuat, dia bahkan mengganti rugi semua kerusakan yang ada.


seluruh keluarga Rose sangat terkejut begitu mendengar kata-kata Nana. mereka menolak pemberian dari Nana, mereka sudah diselamatkan dan sekarang mereka mendapat ganti rugi. bukankah itu sama saja tidak tahu terimakasih?


" hah, semuanya maaf! ini salah Thalia! ( keluarga Rose biasa memanggil Nana dengan nama Thalia ) " Nana membungkuk dan meminta maaf.


" tidak, gadis baik sepertimu tidak pantas membungkuk seperti ini!" kata salah seorang wanita tua yang mengangkat tubuh Nana.


" Nenek Sherin?" Nana terkejut, Sherin adalah salah satu tetua dikeluarga Rose. dia memang sangat dekat dengan wanita tua itu, namun sudah sangat lama Nana tidak mengunjunginya dan wanita itu masih mengingatnya.


" sayang, kita adalah keluarga! jangan menyalahkan dirimu atas apa yang terjadi, kamu gadis yang hebat bukan!" wanita itu tersenyum menunjukkan lesung pipi diwajahnya.


" hm, itu benar Thalia! kita adalah keluarga!" sahut salah seorang pria muda disana. Teddy Rose, dia adalah anak ke 4 dikeluarga Rose, usianya hanya beberapa tahun lebih tua dari Nana.