
" ah, paman Ken! ada apa?" tanya Nana yang berjalan dari dapur dan membawa beberapa lembar roti
" kemari duduklah, bisakah kamu membantu kami menyelesaikan masalah ini?" tanya Paman Ken
Nana adalah satu-satunya wanita dikeluarga Yukki yang di ijinkan mengurus perusahaan dan memimpin Geng Naga Merah, karena Nana memang memiliki kemapuan dan kecerdasan yang layak untuk memimpin perusahaan, walau posisi Presdir K7 beratas namakan Kuro akan tetapi Nana lah yang 75% membangun dan mengurus perusahaan.
" hahh, paman dan kakak mengganguku sarapan " kata Nana kesal
"haha, maaf-maaf ! nanti paman akan membelikan kue kesukaanmu!" jawab salah seorang lagi dari mereka
" baiklah, kalau paman John bohong aku tidak akan mau bicara dengan paman lagi!" ketus Nana
" haha, baiklah! " mereka semua tertawa melihat tingkah lucu Nana
" hah, Nathalia jangan marah sayang!" kata kakek Nana, Haryy Yukki merupakan keturunan generasi ke-8 dari keluarga Yukki
" ah, Kakek! aku sayang pada kakek!" kata Nana sambil memberikan Kiss Bye pada kakeknya
" hm, jadi bagaimana kita menangani masalah ini, Nana?" tanya salah seorang kakaknya
" hahh, Kak Rock! kakak-kakak dan paman-paman kenapa mempermasalahkan hal ini? bukankah, para bibi dan kakak perempuan sudah memberikan solusi pada kita?" kata Nana
" eh? Nana apa maksudmu?" tanya Rock
" hm, ini masalah yang mudah jika kita berpikir didalam kotak ! jadi, dalam keluarga siapa yang memegang kendali penuh atas keuangan keluarga?" tanya Nana
" tentu saja para wanita!" jawab John
" ehm, ada masalah apa Johnathan?" tanya salah seorang wanita
" ah, Lilian! ini kami hanya membahas masalah inflasi ini" kata John ragu
" haha, paman kamu masih saja takut dengan bibi" ejek Nana
" hei, Nana kenapa kamu membawa masalah untuk paman?" tanya Johnathan kesal
" eh,bukan aku ! paman sendiri yang menjawabnya!" kata Nana
" hah, bibi ! " panggil Nana
semua wanita yang tengah duduk disofa seberang langsung mengangkat kepalanya dan menatap fokus ke Nana.
" ada apa sayang?" tanya salah seorang dari mereka
" Bibi Tania, bibi Lilian, Bibi Clair dan kakak-kakak sekalian ! apa aku boleh tahu apa yang kalian inginkan?" tanya Nana
" hm,tentu saja pakaian, perhiasan, dan pergi ke salon kecantikan!" jawab salah seorang kakak perempuan Nana
" hm, paman! kakak! bukankah kak Sally sudah memberitahu kalian!" kata Nana
" eh, kakak! ayo pergi!" Arthur tiba-tiba menarik Nana
" ah, tunggu sebentar ya, Arthur!" Nana membujuk Arthur
" ah, ayo! ayo! sebentar lagi taman bermainnya akan dibuka!" Arthur menarik-narik lengan Nana
" Nana kamu pergilah dengan Arthur !" kata kakak Arthur
" hm, baiklah kak Zack ! aku pergi dulu paman!" kata Nana yang kemudian berdiri dan beranjak pergi
" eh,tunggu Nona!" Louis yang berada didepan pintu menghentikan Nana
" ehm, Louis apa yang kamu tunggu? tuan muda Arthur sudah menunggu!" kata Nana yang masuk kedalam mobil
Louis akhirnya menyerah dan menjadi sopir untuk mereka, saat diperjalanan Nana menelfon Charlote dan memintanya untuk memesan seluruh taman bermain untuk hari itu, dan Nana juga meminta Charlote untuk membatalkan semua janjinya dan menggantikannnya dalam rapat yang diadakan hari ini. Nana akhirnya menghabiskan seharian waktunya untuk bermain dan bersenang-senang dengan Arthur, Louis yang tadinya kesal juga ikut bersenang-senang dan menghabiskan sepanjang hari menemani mereka bermain. saat mereka akan kembali Nana tidak sengaja bertemu dengan tunangannya. Tristhan Rose seorang pria tinggi ,berparas tampan dengan Red Ruby eye's dan Red Hair kebanggaan keluarga Rose. mereka berjumpa disebuah Cafe kecil di Mall seberang taman bermain.
"ah, Nana! " sapa Tristhan
" Thris ? apa yang kamu lakukan disini?" tanya Nana, sangat jarang menemukan Tristhan ada ditempat seperti Mall. biasanya Tristhan menghabiskan waktunya untuk Traveling ke berbagai penjuru dunia. jadi sangat jarang bisa menemukannya di Mall
" ah, aku sedang mencari hadiah untuk Bibi Lisa!" jawab Tristhan
" hm, lalu bagaimana perjalanan terakhirmu?" tanya Nana
" aku baru kembali dari negara C, aku menghabiskan sepanjang hari menjelajah gurun yang ada disana. aku beritahu kamu disana sangat menyenangkan! aku yakin kamu pasti akan suka!" seru tristhan. walau bisa dibilang mereka ditunangkan secara paksa tapi, Nana dan Tristhan bisa menerima hal itu mereka berdua juga sangat dekat dan saling suka.
" wah, aku tidak sabar berpetualang denganmu!" jawab Nana
" ayolah Nana! ayo pergi bersamaku" Tristhan memohon
" hm, sebentar lagi! tunggu beberapa lama lagi!" kata Nana
" hahh, aku mengerti ! oh ya, dimana Kuro?" tanya Tris
" ah, kakak ada di Negara R! dia ada rapat penting disana" jawab Nana
" hahh, dasar dia selalu saja sibuk" keluh Tris
" hm, bukankah kakakmu juga sama saja?" tanya Nana
" ya, kamu benar! mereka sangat serasi. Yora baru saja pergi untuk rapat dikantor pusat! oh ya, aku dengar kemarin kamu mengadakan rapat darurat dengan 5 keluarga besar?" tanya tris
" hm, kamu benar! aku hanya sedikit mencari keuntungan dari masalah ini !" seru Nana
" hah, ini memang kebiasaanmu!" kata tris
" hm!" Nana hanya tersenyum
" kakak ayo kita pergi!" Arthur menarik lengan Nana
" hah, iya-iya! maaf ya Tris, aku harus pergi!" kata Nana
" hm, bukan masalah ! oh ya, rubah kecil ! dari mana kamu berasal?" tanya Tris
" aku membeli es krim dengan kak Louis!" jawab Atrhur
" eh, Louis ? DIMANA DIA?" tanya Tris
" disana!" jawab Arthur
" LOOUUIISSSSS!!!!!!" tris bergegas menemui Louis
" hah, sepertinya aku harus menyetir sendiri?" keluh Nana
Nana dan Arthur akhirnya kembali menuju ke kediaman tanpa Louis, setibanya dikediaman Yukki, Nana telah ditunggu oleh semua paman dan kakak laki-lakinya. akhirnya Nana menghabiskan sisa harinya dengan membantu mereka memecahkan masalah perusahaan. hingga malam tiba, Haryy membawa Nana menuju ke ruang belajar. Haryy menyerahkan beberapa dokumen penting milik Yukki Grup, Haryy juga memberikan Nana kalung kebanggaan keluarga Yukki, kalung itu telah diturunkan turun-temurun selama ratusan tahun The Silver Blood Moon kalung itu bisa dibilang adalah kalung yang menjadi tanda pewaris keluarga.
keluarga Yukki memiliki 2 simbol pewaris, yang pertama adalah TheSilver Blood Moon dan yang ke dua adalah The Hearts of Ocean. simbol yang pertama adalah sebuah kalung dengan Red Rubby sebagai batu permatanya dan yang kedua adalah anting dengan Blue Shappire sebagai permatanya. Nana terkejut bahwa kakeknya memberikan benda yang sangat berharga padanya hingga Nana tidak bisa berkata-kata. Harry mengatakan bahwa simbol yang kedua akan diberikan pada Kuro, sehingga mereka berdua bisa memimpin dan melindungi keluarga Yukki. Nana yang begitu terkejut hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata-kata, mau bagaimanapun melindungi sebuah keluarga besar bukan hal yang mudah.
Nana akhirnya menolak kalung itu dan meminta Haryy untuk menyimpannya, baginya ini masih terlalu awal. dia merasa belum cukup kuat sebelum dia bisa menguasai dunia. saat mengembalikan kalung itu Nana berkata
" kakek, jika kalung dan anting ini memilih kami , maka simbol itu pasti akan jatuh ketangan kami suatu hari nanti!"
VICTOR_WRITE