
" Nana apa kamu baik-baik saja?" Kuro menatap wajah Nana sekilas, nampak matanya kini tengah berkaca-kaca, beberapa bulir mutiara turun membasahi wajah manisnya. ya, kini Kuro berhenti dan menghapus air mata itu, dia tidak mau melihat adik kesayangannya menangis.
" tenanglah, semua akan baik-baik saja!" Kuro memeluk erat Nana kemudian menangkup wajah adik kecil kesayangannya itu.
" hm.." Nana hanya bisa tersenyum dan menghapus air matanya mencoba menguatkan dirinya sendiri, kalau Kuro saja bisa dirinya juga pasti bisa.
" ayo kita pergi ke taman bermain!" ajak Kuro menghibur Nana.
" kerumah hantu?" tanya Nana sambil menunjukkan senyum manisnya.
" urgh..kamu benar-benar manis!!" Kuro mencubit pipi Nana geram.
2 tahuh sudah berlalu, kini Nana dan Kuro sudah tidak peduli dengan keluarga Yuuki. ya, walau mereka masih melakukan pengawasan dari jauh dan penjagaan dari dekat, tapi mereka tidak pernah turun tangan. kini Nana dan Kuro hanya fokus dengan K7 dan kebahagiaan mereka.
ya, walau begitu kebahagiaan yang dialami oleh Kuro dan Nana tidak berlangsung lama, semuanya berubah sejak malam itu.
~~
Author: moon maaf, Author mah sukanya nyari masalah mulu ^ω^
Kuro: udahlah thor\, jangan bikin gue repot-_-||
Author: ;)
~~
ya, malam itu. saat dimana Kuro mengalami yang namanya hidup segan matipun segan, sedangkan Nana? ya, dia ada diambang kematian. berada beberapa meter dari dinding kematian membuatnya hampir gila, beruntungnya dia sudah tidak berhubungan dengan keluarga dan orang tuanya. andai kata dia masih berhubungan dengan orang tuanya, dia pasti lebih memilih mati dari pada menderita.
~~
Nana: udahlah thor, jangan kebanyakan narasi. udah g sabar nih readers sekalian_-
Author: ya kan, Author g tega ama Nana-chan π_π
Nana: UDAH BURUAN!!!  ̄へ ̄
~~
malam itu sebuah mobil Bugatti keluaran terbaru tengah berjalan melalui dinginnya malam, mobil itu berjalan dengan kecepatan standart di jalan tol yang tengah ia lalui.
*kak aku akan tiba sebentar lagi\, segera siapkan makam malam untukku!*
*......*
* aku tidak peduli kamu mau menyebutnya sarapan atau makan malam\, yang jelas aku mau makan!*
*.......*
* hm\, aku akan tiba dalam....*
BRAKKK
tiba-tiba ada sebuah mobil melewati pembatas jalan dengan kecepatan penuh dan... ya, dia menabrak mobil Nana. kondisi jalan yang gelap ditambah suasana yang masih pagi membuat Nana hampir sekarat, beruntungnya ada beberapa polisi yang berpatroli dan menyelamatkan mereka.
*HALO NANA?*
*NANA*
* HEI\, BOCAH SIALAN. JANGAN CUMA DIAM !*
sebelum mobilnya bertabrakan Nana sempat menekan tombol loudspeaker di ponselnya, polisi yang menemukan ponsel Nana tengah berada dalam panggilan langsung mengambil dan menjawab panggilan itu.
* Halo?* polisi itu mengambil ponsel yang ada didekat kemudi kemudian menjawab panggilan itu.
*Eh\, SIAPA KAMU? DIMANA ADIKKU?*
* ah\, syukurlah.....tuan adik anda mengalami kecelakaan di jalan toll yang menuju ke pinggir kota!*
*A..Apa..?* saat itu Kuro hampir menjatuhkan ponselnya\, otaknya tidak bisa memproses apa yang tengah terjadi.
* halo? tuan?*
* DIMANA DIA SEKARANG?*
* saat ini korban dibawa menuju ke rumah sakit Pusat Kota!*
Kuro tidak peduli dengan ponsel Nana yang masih dibawa oleh polisi itu, dia tidak peduli dengan mobil yang rusak parah itu. dia hanya memikirkan Nana.