MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 18



" Lucy! ambilkan beberapa koleksi gaunku!" Pinta Nana


" ayo pergi dan segera bersiap!" Kuro dan Nana naik ke atas dan bersiap


mereka bersiap-siap untuk pergi ke-pesta. tapi kali ini mereka tidak datang sebagai Tuan dan Nona muda dari keluarga Yukki. mereka datang ke sana sebagai Presdir dari K7. mereka pergi dengan salah satu koleksi Rolls Royce Phantom milik mereka. mereka bersiap agak lama, Kuro dan Nana harus mengganti cat rambut mereka. setibanya di pesta, mereka mengundang perhatian Pers. semua perhatian tertuju pada mereka, para Pers berpikir siapa Tuan dan Nona ini? banyak pertanyaan melintas dikepala mereka, namun mereka tidak bisa bertanya. BodyGuard Nana telah menjaga jalan dari para wartawan.


" hm, kelihatannya pestanya cukup meriah." Nana mengamati sekitar


" hm, apa kamu senang?" tanya Kuro sambil mengejek Nana


" senang!" jawab Nana yang memeluk erat lengan kakaknya itu


Nana dan Kuro menjadi pusat perhatian pesta, saat mereka akan masuk pelayan menanyakan identitas mereka. mereka bilang bahwa mereka adalah Tuan dan Nona muda keluarga Yuuki, akan tetapi pelayan itu mengatakan bahwa tuan dan nona kelurga Yuuki telah tiba. akhirnya Nana dan Kuro menyerahkan udangan yang satunya, saat itu pelayan itu terkejut


****


TO MRS & MISS YUU ( PRESDIR K7 GRUP )


****


nama itu yang tertulis di suratnya, hal itu membuat pelayan itu terkejut. dai bergegas memberi tahu tuannya tentang kedatang tamu istemewanya itu. hal itu membuat Ken Yuri bergegas mencari tamu yang dikatakan pelayannya itu. tidak butuh waktu cukup lama bagi Ken Yuri untuk menemukan Nana dan Kuro, dan dia menemukan mereka secara tidak sengaja. saat itu Nana dan Kuro tengah berdansa, dan mereka menarik perhatian semua orang. hal ini karena tarian yang mereka bawakan sangat memukau.


" ah, presdir Yuu!" Ken Yuri terkejut melihat Kuro dan Nan tengah berdansa


" sepertinya anda adalah tuan muda ke-2?" tanya Kuro


" sebuah kehormatan bagi saya anda bisa datang ke pesta kecil seperti ini" Ken Yuri memberikan pujian dan sanjungan bagi mereka


"hm, tuan muda Yuri terlihat sangat menawan" Nana memuji Ken Yuri


" ah, anda Nona Yuu?" tanya Ken Yuri


" hm, dia saudari kembarku!" seru Kuro


"oh ya, tuan muda Yuri. selamat atas kemenangan anda di proyek Kota Masa depan yang di adakan di kota L!" Nana memberikan selamat untuk Ken Yuri, hal ini sudah biasa dalam dunia bisnis. bagimanapun  relasi adalah hal yang paling penting.


mereka melanjutkan perbincangan mereka. Ken Yuri bahkan mengenalkan Kuro dan Nana pada tokoh-tokoh berpengaruh di Negara Y. walau pertaman kali bertemu rasanya sudah sangat akrab, Nana memang sangat pandai bersosialisasi. bagaimanapun dia adalah sosialita dari Negara X, selama Nana membangun relasi dalam hitungan menit, Kuro memanfaatkan setiap menitnya untuk membangun kerjasama dengan orang-orang yang telah membangun relasi dengan Nana. mereka berdua bekerja dengan kompak dan sangat baik. Ken Yuri bahkan sangat terkejut melihat cara mereka bersosialisasi, walau bisa dibilang mereka adalah raksasa dunia , pemilik perusahaan nomor 1 dunia. mereka tidak ragu untuk turun dan membangun relasi dengan orang-orang yang bisa dibilang berada diperingkat bawah.


" wow, kalian sangat hebat!" ken Yuri memuji


" ah, tuan muda Ken. beginilah caranya bisnis bekerja, kamu membutuhkan relasi yang bagus. " Kuro menyela


" hm, aku mencari bibit terbaik dari semua orang yang ada disini. kemudian Kakak yang bertugas untuk menawarkan proyek perusahaan yang mungkin layak bagi mereka." Nana melanjutkan


" ah, apa aku bisa belajar lebih dari kalian?" tanya Ken Yuri


" hm, kalau kamu bisa menemukan kami, kami akan mengajarimu dasarnya!" kata Nana


" hm, terimakasih banyak. Nona Nathalia" Ken Yuri tersenyum


tiba-tiba ditengah pembicaraan mereka, Raymond dan wanita sialan itu datang dan mencari masalah dengan Nana.


" ah, maaf" kata wanita itu yang tidak sengaja menumpahkan minuman ke gaun Nana


" ah, adik ipar?" wanita itu berpura-pura menyesal


" Nana? Kuro? kenapa kalian disini?" tanya Raymond


" ah, nona Yuu, apa anda baik-baik saja?" tanya Ken Yuri


"hm, aku baik-baik saja" jawab Nana


tiba-tiba mereka menjadi pusat perhatian, terutaman setelah mereka menyadari bahwa gaun nana adalah salah satu koleksi yang dimilik Seven. sementara itu Raymond mencoba menyelesaikan masalah ini, sementara wanita itu... malah merusak suasananya.


" adik ipar, maaf ya. aku tidak sengaja" kata wanita itu, dia mencoba membersihkan gaun Nana


" cih, jauhkan tanganmu dariku!" Nana menepis tangan gadis itu


" hei, apa yang? kamu boleh membenci Violet, tapi jangan mempermalukan dia!" Raymond jadi naik pitam melihat tingkah Nana


"apa? kakak mau menamparku lagi?" tanya Nana menaikan nada bicaranya


" Nana tenanglah!" Kuro mencoba menenangkan Nana


" ayo kita pergi, Kuro" Nana menarik tangan Kuro


walau Nana memutuskan untuk tidak mencari masalah tapi wanita itu menahan Nana, dia berusaha menahan Nana disana. dia berencana mempermalukan Nana tetapi itu tidak berhasil. sebelum dia sempat melaksanakan rencananya, Tiba-tiba lampu gantung di ruangan itu terjatuh


" eh,?" Nana melihat ke atas, dia melihat lampu gantung itu bergoyang dan tiba-tiba talinya putus dan membuat lampu itu jatuh kebawah


"  SEMUANYA MENYINGKIR DARI SINI!!!" teriak Nana yang sembari menjauh menarik lengan Ken Yuri dan Raymond.


BRRRUUAAKKKK...............


lampu gantung itu jatuh dan menimpa beberapa orang.


" urgh, uhuk..uhuk.." Nana bangun dan menyingkir dari reruntuhan


" Kuro?" orang pertama yang dia cari? tentu saja kakaknya itu


" uhuk..........uhuk.." Kuro menyingkirka beberapa bongkahan batu yang menimpanya


" apa kamu baik-baik saja?" tanya Nana


" AH, NANA! KAMU???" Kuro terkejut melihat Nana tertimpa batuan besar, walau Nana sudah menyingkirkannya tetapi, tubuhnya terluka parah


" aku baik-baik saja!" Nana berdiri, tidak lama setelah itu para pelayan Hotel dan Bodyguard Nana datang. Nana menyuruh mereka untuk melakukan pertolongan pertama, Nana meminta para pelayan hotel mengobati yang terluka, dan dia juga meminta bodyguard-nya untuk menolong orang-orang yang tertimpa lampu gantung. saat lampu itu berhasil diangkat, Nana dan Kuro sangat terkejut


" KAKAK!!" Kuro dan Nana berteriak terkejut melihat Raymond tertimpa lampu gantung, dia mencoba melindungi wanita itu


" ah, Nana? tolong.....selamatkan ..Vi..olet" itu kata-kata pertama yang dikeluarkan raymond dari mulutnya


" ah? dasar bodoh!" Nana dan Kuro pergi meninggalakan Raymond bergitu saja. dia meminta izin pada Ken Yuri, mereka pamit lebih dulu. kekacauan ini membuatnya Stress. walau begitu dia meminta para Bodyguard-nya membawa Raymond ke rumah sakit. sementara itu dia meminta mereka mengikat wanita itu di markas, Nana kemudian menghubungi Louis, dia memintanya untuk datang kemari dan mengawasi wanita sialan ini.


VICTOR_WRITE