MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 19



" ah? dasar bodoh!" Nana dan Kuro pergi meninggalakan Raymond bergitu saja. dia meminta izin pada Ken Yuri, mereka pamit lebih dulu. kekacauan ini membuatnya Stress. walau begitu dia meminta para Bodyguard-nya membawa Raymond ke rumah sakit. sementara itu dia meminta mereka mengikat wanita itu di markas, Nana kemudian menghubungi Louis, dia memintanya untuk datang kemari dan mengawasi wanita sialan ini.


Kuro membawa Nana pergi. dia membawanya pergi ke rumah sakit, setibanya dirumah sakit. Dokter Aldrin bilang bahwa Violet sudah sadar. hal ini membuat mereka sangat terkejut, Kuro dan Nana sangat senang mendengar hal itu. tetapi untuk saat ini mereka tidak bisa menemuinya lebih dulu. jika Nana dan Kuro menemuinya dengan tubuh penuh luka seperti ini, Violet pasti akan sangat terkejut. Aldrin akhirnya mengobati Nana dan Kuro, tidak lama setelah itu para korban dari Pesta yang diadakan Ken Yuri tiba dirumah sakit itu. hal ini membuat Dokter Aldrin menjadi sangat sibuk. semua korban termasuk Raymond dibawa kesana.


tidak lama selepas itu, Tony dan Lisa tiba dirumah sakit. mereka sangat terkejut melihat kondisi Raymond, sementara itu wanita sialan itu mencoba berpura-pura mengalami Syok berat ( Author: kalau kalian ingin tahu kenapa wanita ini ada disini, karena Ryoma sengaja melepaskan wanita itu :v). hal ini membuat Lisa menjadi khawatir, terutama setelah wanita itu mengatakan bahwa Nana dan Kuro ada disana dan tidak ada satupun dari mereka yang menyelamatkan Raymond. hal ini sontak membuat Lisa dan Tony menjadi sangat marah, wanita itu bilang dia melihat Nana dan Kuro disalah satu kamar di lorong ini. Lisa kemudian meminta Violet palsu itu membawanya menemui Nana dan Kuro.


" NATHALIA! KUROGANE !" Lisa tiba-tiba mengebrak pintu dan memaksa masuk, saat itu Nana tengah meminta Ryoma tangan kirinya untuk memeriksa kamera pengawas yang ada


" ah, rupanya Nyonya Yuuki ada disini?" Kuro meledek


" urgh. kalian, benar-benar ya? padahal kalian menghabiskan waktu selama 10 tahun untuk mencari Raymond tetapi, dalam semalam kalian ingin membunuhnya? aku benar-benar tidak percaya?" Lisa langsung mengomel tanpa memperhatikan kondisi Kuro dan Nana yang penuh dengan luka.


" hah, kalau nyonya Yuuki bisa membuang kedua anaknya dalam sehari hanya karena wanita asing, tentu saja kami bisa membuang kakak kesayangan kami demi orang-orang yang lebih tulus pada kami!" Nana merasa kesal, seharian ini penuh akan masalah dan dia sudah tidak bisa menahan amarahnya.


" INI!" Nana melempar Ponselnya ke bawah lantai, tepatnya ke bawah kaki Lisa.


" apa ini?" tanya Lisa


" putar videonya!" Nana memberi arahan dengan nada sarkas.


Lisa kemudian memutar Video itu, dan dia terkejut. dalam Video itu terlihat sangat jelas bahwa Violet palsu itu melempar pisau dan memotong tali yang menopang lampu gantung itu. Lisa sebelumnya tidak percaya dengan apa yang dia lihat hingga, Nana terus memprovokasi wanita itu. akhirnya setelah membuang percakapan yang tidak berguna, wanita itu akhirnya membongkar kedoknya. dia berusaha membunuh Nana. untung saja hal ini telah disadari oleh Nana dan Kuro, sehingga mereka telah melakukan persiapan lebih dulu.  sedikit perkelahian dan pertumpahan darah terjadi. Nana membunuh wanita itu dengan sebuah pisau kecil yang telah diselipkan di rambutnya.


" KYAAA.." Lisa sangat terkejut melihat Nana membunuh wanita itu dengan sangat cepat


" apa Nyonya Yukki ketakutan?" tanya Nana meledek


" ah?" Lisa masih membeku, dia hanya terpana dan tidak bisa memproses apa yang tengah terjadi


" hm? kalau kamu ingin menemui Kak Violet dia ada diruang sebelah!" kata Nana


Lisa yang sebelumnya terpaku kini menyadari apa yang tengah terjadi. untuk saat ini dia mencoba mempercayai kata-kata Nana. dia akhirnya pergi ke ruang sebelah dan dia sangat terkejut.


" Vi..VIOLET!!" Lisa sangat terkejut, dia sangat senang melihat Violet baik-baik saja.


" ah? Bibi?" Violet mencoba mengingat wanita itu


" VIOLET!!"


Lisa langsung berlari dan memeluk gadis itu. dia mencoba mengecek lengan wanita itu, dan benar dia menemukan lambang keluarga Rose, sebuah tato mawar yang ada dilengan kanannya . RED RUBBY EYE'S DAN RED HAIR yang menjadi lambang kebanggaan keluarga Rose, menghiasi tubuhnya. kali ini Lisa percaya, dia benar-benar Violet Rose yang selama ini mereka cari.


" sayang, apa yang terjadi?" tanya Lisa


" itu karena kakak mengalami koma !" sahut Kuro yang menyela pembicaraan mereka


" eh? berapa lama?" tanya Violet yang tidak percaya


" 3 tahun!" jawab Nana


" ah, kalian! apa yang terjadi pada kalian?" tanya Violet khawatir


" tidak perlu mengkhawatirkan kami. lebih baik kakak fokus dengan pemulihan kakak!" itu kata-kata yang terucap dari mulut Nana


" oh ya kak, tugas kami sudah selesai! sekarang biar Nyonya Yuuki yang menjagamu" kata Kuro


" eh, apa maksud kalian?" Violet bingung


" ah. NANA! KURO! TUNGGU!" Lisa memanggil mereka namun Kuro dan Nana tidak berhenti\, mereka terdiam dan berjalan pergi\, tidak menoleh atau menjawab. Lisa yang melihat kedua anaknya itu pergi merasa sangat hancur. bahkan mereka tidak memanggil Lisa dengan sebutan Mama\, mereka memanggilnya Nyonya. ( **hah\, miris banget idupnya :V) **


Nana dan Kuro kembali ke kediaman. pagi itu mereka meminta Ken dan Jun untuk menyiapkan pesta BBQ yang mereka tunda semalam. para pelayan memarahi kedua tuannya itu, tetapi mereka memaksa. akhirnya pesta tetap


diadakan, mereka semua bersenang-senang seharian. Nana menikmati pesta BBQ nya, sementa Kuro bermain-main dan bersaing dengan para pelayan yang lain.


" hahhh, akhirnya! " Nana menjatuhkan dirinya ke kursi santai yang disiapkan disana


" nona, lain kali bisakah kita berpesta lagi?" tanya salah seorang maid


" hm, tentu saja! kita harus sering berpesta seperti ini" kata Kuro menyela mereka


" kyaa, senangnya!" teriak para pelayan ,baik mereka yang sadar atau mereka yang telah mabuk.


" silahkan dinikmati nona!" kata Jun yang memberikan Dessert pada nonanya itu


" hm, kamu memang mengerti diriku, Jun!" Nana tersenyum manis begitu melihat Dessert  yang telah dibawa oleh Jun.


" hm, aku membuat Cake Cokelat spesial untuk nona!" Jun menghidangkan Dessert yang dibawanya.


" ah, nona! silahkan mencoba Hot Cokelat yang aku buat ini!" Ken menyela


" hm, kalian! aku sangat suka" kata Nana yang memeluk kedua pelayannya itu


victor_write