MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 58



" maaf, atas kelancangan kami menolak perintah anda!" James melangkah maju dan menghampiri nonanya itu, Ryu berjalan disamping James dengan tatapan bangga dimatanya.


" **maafkan atas kelancangan kami\, kami tidak layak melihat luka Nona!**" Teriak seluruh anggotanya secara bersamaan.


" saya membawakan pakaian baru untuk Nona!" Ray memberikan sebuah bingkisan berisi pakaian pada nonanya itu.


" kalian?" Nana terharu dengan apa yang dilakukan oleh anak buahnya. terlihat jelas dari tatapan mereka, mereka bangga memiliki atasan seperti Nana.


" hahh, ayo kita kembali ke markas! " Nana berjalan dengan bangga menuju ke mobilnya, semua anggotanya menoleh dan memberikan hormat padanya.


" AYO KITA BERPESTA!" Teriak Nana yang berjalan dikelilingi oleh bawahan terbaiknya dari Queen's. hm, Louis, Ryoma, James, dan Alan. Alan adalah tangan kanan Nana di Queen's, dia yang bertugas mengatur dan mengawasi Queen's selama Nana tidak ada disana. Alan adalah pria tinggi berambut cokelat dengan mata hitam, dia adalah orang yang lembut dan penyayang. namun, saat dia sudah menyentuh senjata atau mengepalkan tangannya, maka dia adalah monster pembunuh yang mengerikan.


" BAIKKK!!!" jawab mereka dengan serempak, terdengar dari suara mereka penuh dengan kesenangan dan semangat. Nana meminta Ryu dan Alan untuk menyuplai beer dan anggur serta banyak daging untuk saat ini kemarkas.


hm, mereka semua bersenang-senang. Nana dan yang lain berpesta bersama seluruh anak buahnya di Markas utama. mereka tidak berada diruang terpisah dan tetap minum didepan anak buahnya. hm, Nana sih tidak masalah, disaat semuanya hampir tumbang Nana masih minum dan memainkan ponselnya.


" hahhh, hari ini sangat melelahkan!"


" ah, sudah pagi ya?" Nana menatap jam dilayar smarthphonenya. dia kemudian menjatuhkan ponselnya dan langsung menutup kedua matanya.


*Author: tapi bukan mati ya, cuma tidur→_→


keesokan harinya Nana terbagun cukup siang, waktu itu masih pukul 8 pagi, semua anak buahnya masih tidur. Nana melihat seluruh anak buahnya tidur karena lelah, setelah berpesta semalaman. dia melihat kesamping, disana Louis, Alan, dan James tengah tidur.


" kamu sudah bangun!" sebuah suara husky yang khas dengan nada lembut memalingkan fokus Nana.


" Ryu?" Nana menatap orang itu, Ryoma dia membawa sebuah selimut ditangannya. bajunya sudah diganti, rambutnya masih basah dengan handuk yang ada diatas kepalanya. ya, dia baru selesai mandi, dan kini dia mau menyelimuti Nana.


" hm," Nana hanya tersenyum kemudian mencoba mengangkat dirinya. namun, tidak disangka dia hampir jatuh karena kehilangan keseimbangan.


" awas!" Ryoma menangkap tubuh nonanya yang hampir jatuh.


" apa kamu baik-baik saja?" Ryoma mendekatkan dahinya pada wajah Nana. kemudian menempelkannya agar dia tahu suhu tubuhnya.


" hanya sedikit pusing" Nana terlihat lemah, suaranya terdengar serak.


" ah\, kamu demam!" Nana segera menarik wajahnya kemudian menggendong Nana ala *bridal Style*


" ah? aku baik-baik saja Ryu!" Nana melingkarkan tangannya ke tengkuk Ryoma. dia mengeratkan pelukannya supaya tidak jatuh.


DUAKK..


Ryoma menginjak perut Louis, Alan, dan James. dia membangungkan mereka secara kasar, ketiga pria itu langsung terbangun dan mengeluh.


" ouch.." Louis mengeluh sakit.


" UARGH!!" James berteriak sakit.


" Sialan, ouch!" Alan terbangun seketika setelah Ryoma menginjak perutnya.


teriakan ketiganya sangat kencang, hal ini membuat telinga Nana sakit. walau begitu semua anak buahnya tetap tidur dengan lelap.