MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 4



" ah benarkah ! " kata Nana bersemangat


" hm.."


"yay...aku sayang kamu , Kuro ! " peluk Nana


" urhg..sesak !" Kuro melepas pelukan Nana


" nah , sekarang kamu tidur dan istirahat ! " kata Kuro


" hm.." Nana kesal karena Kuro mengacak-acak rambutnya


" haha, aku pergi dulu " kata Kuro sambil ke luar dari jendela


tanpa terasa malam datang dengan cepat, Nana yang sedari tadi tertidur dan beristirahat kini tengah bersiap untuk menghadiri pesta bersama sang kakak.


" Nana ! cepatlah !" teriak Kuro dari kamarnya


" hufth...tidak perlu teriak-teriak ! " kata Nana keluar dari kamarnya


" ayo pergi !" kata Nana sambil membuka pintu kamar Kuro


" hm..." Kata Kuro sambil mematikan poselnya


" ah, ayo cepat !" kata Nana


Kuro dan Nana akhirnya pergi dengan sebuah Ferrary berwarna hitam, setibanya di tempat Pesta......


" Selamat datang Tuan ! Nona !" sambut para pelayan


" eh, lihat ! siapa mereka ?"


" wah anak itu tampan sekali !"


" hm, gadis itu juga sangat cantik...."


baru saja mereka masuk dan mereka sudah disambut dengan pujian dari para tamu..


" Tuan muda Yukki ! Nona muda Yukki !" panggil seseorang


"ah..Presdir Mike !" Kuro dan Nana menghampiri pria itu


" wah Tuan muda dan Nona muda Yukki , kapan kalian tiba ?" tanya Mike


" kami baru tiba kemarin ! senang bisa bertemu dengan Presdir Mike di pesta seperti ini !" kata Nana senang


" haha...Nona Yukki benar-benar manis ! " kata Mike memuji


" ah, kak Mike terlalu formal !" kata Nana dengan mata berbinar dan senyum lebar yang menghiasi wajahnya. ya, sosok inilah yang ingin ditemui oleh Nana, sosok presdir Mike yang menjadi salah satu kakak angkat Nana yang paling dia sayang, tapi bohong_-


" hm, kamu sudah tidak bisa menahan untuk bicara dengan ku ya !" kata Mike


" hm, ayo menari !" ajak Nana


" baiklah tuan putri ku !" Mike menerima ajakan Nana


Mike membawa Nana ketengah lantai dansa, mereka mulai menari mengikuti lantunan melodi yang diciptakan oleh para pemain musik, dan mereka kemudian menari dengan indahnya membuat semua orang terpana dengan keindahannya.


" wah, lihatlah ! mereka pasangan yang sempurna !"


" hm, nona itu sangat cantik !"


" ah, aku juga ingin menari...."


" hm, ayo kita juga menari!..."


seluruh tamu mulai menari mengikuti Nana dan Mike yang sudah memulainya lebih dulu.


" hm, sepertinya panggung ini bukan milik kita lagi ! " kata Nana


" hm, siapa suruh kamu terlalu cantik ! serigala-serigala itu hanya ingin menyentuhmu !" kata Mike


" hm, aku tahu ! tapi itu tidak akan bisa terjadi " kata Nana


" hm, kenapa tidak ? " tanya Mike


" jika mereka berani, maka raja Iblis akan membunuh mereka !" kata Nana sembari memutar bola matanya jengah.


" ah! kamu benar " Mike teringat masa lalu


.............................................................................................


" heh, beraninya kamu menyentuh Nana !" Kuro tersenyum


" ah, ma..maafkan saya tuan ! "


" ampuni aku...."


" aku tidak bermaksud melakukan itu..."


" aku hanya menjalankan perintah !"


" heh...tidak ada ampun bagi siapapun yang berani menyentuh Nana !"


" akh..tidak tuan !"


" TIDAK !!"


" UARGH......"


" hah....sampah !"


.............................................................................................


" kak Mike !"


" eh ,KAK MiKE !" panggil Nana kesal karena dia diacuhkan oleh Mike.


" ah, ada apa ? "


" kak Mike melamun ? " tanya Nana kesal


" ah, maaf ! aku hanya teringat masa lalu " kata Mike sembari mengaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"hm.. ayo kita berhenti dulu !" pinta Nana


" eh, kenapa ?" tanya Mike


" kuro memanggil !" ketus nana


" ah , baiklah !"


" ah, kenapa lama sekali ?" tanya Kuro kesal


" haha...maaf...maaf...." kata Mike sambil menggaruk kepalanya


" hm...ayo pergi Nana !" Kuro mengajak Nana menemui klien utama mereka


" bye kak Mike " kata Nana melambai pada Mike


" hm..." Mike hanya melambai dan.tersenyum


" kita mau kemana ?" tanya Nana


" menemui dia !"


" ah,.sudah datang ya ?" Nana mengecilkan suaranya


" hm..."


Kuro dan Nana akhirnya pergi menuju ke ruang pertemuan dimana klien mereka sudah menanti. setibanya diruang pertemuan....


" selamat datang Presdir Yukki ! " sambut klien tersebut


" ah,Nona Yukki juga datang ya !" kata Klien itu


" hm...maaf aku jadi menggangu kalian !" kata Nana


" ah, tidak ! sebuah kehormatan bagiku nona Yukki bisa hadir disini " kata Klien itu merendah


" hm, cukup basa-basinya ! ayo langsung saja ke intinya " kata Kuro


" baiklah, ini kontraknya silahkan dibaca sekali lagi !" kata Klien itu


" hm.." Kuro membacanya dengan serius


" Presdir Anthonio ! " Panggil Nana


" apa ada masalah nona Yukki ?" tanya Anthonio


" hm, sejak tadi aku penasaran ! bagaimana kamu bisa menjadi Presdir dari Jinx Grup ?" kata Nana sambil tersenyum


" eh, kenapa nona menanyakan itu ?" tanya Anthonio


" hm, dikeluarga kami hanya anak yang mampu memimpin sebuah perusahaan yang akan menjadi penerus keluarga ! tapi, sepertinya di negara Y anak pertamalah yang mewarisinya ! "


" dan seingatku tuan Anthonio adalah anak ke 2 dari keluarga Jinx ? " Nana menatap Anthonio dengan tatapan membunuh


" ah, itu ! kakak pertamaku....tewas dalam kecelakaan ! karenanya aku yang mewarisi perusahaan !" kata Anthonio dengan gugup.


" ah, maaf..."


" sepertinya aku menanyakan hal yang salah !" kata Nana sedih


" ah, tidak apa-apa ! bukan masalah besar kok ! " kata Anthonio


" hm, kalau begitu..."


" kalau seandainya kakakmu masih hidup , apa dia yang akan memimpin perusahaan ini ?" tanya Nana


" ah...te..tentu saja " jawab Anthonio ragu


" ah, begitu ya ! terimakasih sudah menjawab, dan maaf aku menanyakan hal yang tidak penting !" kata Nana sedih


" ah..bu...bukan begitu ! tidak apa jika Nona Yukki ingin tahu banyak hal , selama nona ingin tahu maka akan aku jawab !" kata Anthonio mencoba menghibur Nana


" thankyou !" Nana tersenyum


" ah..." Anthonio terpukau, sebuah senyum yang belum pernah dia lihat sebelumnya kini menyentuh hatinya. membuatnya ingin memiliki sosok dihadapannya itu, tapi..


" kakak ! "


" hah...ayo pergi !" ajak Kuro


" eh, Presdir Yukki mau kemana ?" tanya Anthonio


" pergi ! " kata Kuro


" lalu..bagaimana dengan kontrak kita ?" tanya Anthonio


" batal !" jawab Kuro dengan mudahnya


" eh, ta..tapi ? kenapa ? "


" bukankah pihak kalian lebih diuntungkan !" kata Anthonio


" bagaimana menurutmu , Nana ?" tanya Kuro


" hahh..." Nana menghela nafas panjang


" nona Yukki , kumohon ! tolong yakinkan presdir Yukki " Anthonio memohon


" hahh...tuan muda Anthonio ! " Nana mulai angkat bicara


" ah ?" Anthonio mengangkat kepalanya


" kumohon padamu, jangan bersikap bodoh ! kamu pikir kami tidak tahu apa yang kamu rencanakan ? " kata Nana merendahkan Anthonio


" ah ! a..apa maksud anda ? Nona ?" tanya Anthonio


" ku.."


SRATT.....


Kuro mulai membakar kontrak nya dari belakang dan terlihat tulisan beberapa perjanjian yang merugikan pihak mereka...


" ah ? ba..bagaimana bisa ?" Anthonio terkejut mereka bisa mengetahui trik kotornya


TOK TOK


tiba-tiba sebuah ketukan membuat semua orang mengalihkan atensi mereka, Nana menghela nafas lelah karena tau siapa yang mengetuk pintu itu.


" ah, masuklah kak !" kata Nana


" jadi ada perlu apa sayang ?" tanya Mike


" ah, Kak Mike? ba..bagaimana bisa ?" Anthonio terkejut Mike masih hidup


VICTOR_WRITE