MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 2



setelah selesai dengan acara berkeliling, mereka kemudian pergi menuju keruang kelas...


setibanya dikelas....


"hei, cepat duduk ! nyonya tua datang!" kata salah seorang murid


"ah,cepat duduk ! ambil senapan kalian !" kata ketua kelas


tidak lama kemudian...


KRIIETT....


" permisi ..." kata kepala sekolah masuk


" semuanya berdiri !" kata ketua kelas


BRAKK...


DORR DORR DORR


tiba-tiba suara tembakan langsung memenuhi kelas. Nana dan Kuro tidak mengerti dengan situasi ini akan tetapi mereka lebih memilih untuk menyingkir


" ah? " Kuro dan Nana langsung menghindar dan menyelinap kebelakang kelas tanpa disadari


sementara itu...


" urgh...." kepala sekolah itu mengepalkan tangannya dan menangkis setiap serangan


DUAKK ...


suara senapan yang dilempar ke udara


" urgh...sakit..." kata seorang gadis yang dipukul oleh kepala sekolah


"hahhh.....kalian ini merepotkan aku saja !"kata kepala sekolah itu


" apa kamu baik-baik saja ?" tanya salah seorang dari mereka


"hm...untung aku sudah pakai rompi pelindung !"kata gadis itu


"baiklah semuanya kembali ketempat duduk kalian !"kata kepala sekolah


" baik..."kata mereka serempak


" jadi, hari ini aku kemari karena aku ingin memperkenalkan murid baru pada kalian !" kata kepala sekolah itu


"urgh...hahahha...hahha..hahahaha...." semua anak langsung tertawa terkekeh-kekeh


"hei-hei , kenapa kalian tertawa ?"tanya kepala sekolah kesal


"haha...bu aku tahu kamu masih muda , tapi, bagaimana kamu bisa memperkenalkan udara pada kami ?" kata salah seorang murid


" eh ? " kepala sekolah terkejut mereka menghilang


"eh, dimana mereka ? " kepala sekolah kebjngungan


" kami disini " kata Nana


" eh ? EHHHH! "semua orang terkejut dan langsung menoleh kebelakang


"ba...bagaimana mereka bisa ada disana ?" semua orang kebingungan


" ah, Nathaniel ? Kurogane ? bagaimana kalian bisa ada disana ?" tanya kepala sekolah sambil memukul kepalanya


" ah, itu ...tadi kami duduk saat kalian tengah bermain.." jawab Nana dengan santainya


"APAA ?" semuanya berteriak tidak percaya


" hah..baiklah kita simpan saja rasa penasarannya ! kalian kemarilah " panggil kepala sekolah, Nana dan Kuro langsung bangkit dan menuju ke depan.


" baiklah akan kuperkenalkan pada kalian , mereka mulai hari ini akan bersama kalian !" kata kepala sekolah


" perkenalkan namaku Nathaniel Yuu !" Nana memperkenalkan dirinya


"  Kurogane Yuu ! " kata Kuro dingin


" KYAA mereka sangat tampan !" kata para gadis


" eh, nama marga kalian sama ? " tanya salah seorang dari mereka


" hm, pertanyaab bagus ! aku memberimu nilai + Akai !" kata kepala sekolah


" ya marga kami sama , karena kami kembar !" jawab Nana


" wah, keren " kata beberapa anak laki-laki


" hm...lalu ? kita bisa mulai sekarang?" tanya salah seorang gadis dikelas itu


" ah, Clair ! apa tidak besok saja ?" tanya ketua kelas


" hm..kalian bisa melakukannya hari ini ! aku memberikan izin pada kalian ! " kata kepala sekolah


" hah..ayo kita mulai !" kata Clair


" eh ? apa ? ada apa ?" tanya Kuro bingung


" hm...ayo !" mereka menarik Kuro dan Nana ke ruang ganti


" eh..apa yang ? apa yang kalian ingin lakukan ?" tanya Nana bingung


Clair dan yang lainnya akhrinya sepakat membawa Nana dan Kuro menuju ke ruang ganti, setibanya diruang ganti...


" ini..! segera ganti pakaian kalian !" kata Clair


" eh, aku tidak mengerti apa yang terjadi ?" ketus Nana


" hm, cepat ganti pakaianmu, aku tidak akan melihat !" kata Kuro sembari menghadapkan dirinya ke dinding


" hm..." Nana bergegas menganti pakaiannya


" aku sudah selesai ! " kata Nana


" hm, aku juga sudah selesai. ayo pergi !" kata Kuro


setelah selesai dengan acara mengganti seragam, kini mereka  pergi menuju ke lapangan. setibanya dilapangan.....


SRATT..


" urgh..." Kuro melompat dan menghindari serangan yang ditujukan padanya


" apa-apaan ini ?" tanya Nana


" hufth...." Kuro menghela nafas


" hm...ini adalah ujian kalian !" kata Clair


" oh, begitu ya ! baiklah " Kuro menerima tantangan mereka


" Nana bersiaplah ! " kata Kuro melemparkan senapan pada nya


CTAKK..


Nana menerima sebuah senapan cat yang dilemparkan Kuro, kemudian Nana memakai kacamata hitamnya..


"lets play the game !" kata Nana sembari mengukir smirknya


" baiklah , permainan dimulai dalam hitungan ke tiga ! peraturannya sederhana , kalian hanya harus membidik sasaran lawan ! masing-masing dari kalian berdua paling tidak harus bisa mengalahkan 3 orang !" kata kepala sekolah


" hm, aku mengerti ! ayo kita mulai " kata Nana


".hm...." semua orang kemudian mengambil senjata dan mencari tempat untuk bersembunyi


" baiklah , dalam hitungan ke tiga ! satu ! dua ! tiga ! MULAI " kata kepala sekolah


SRATT...


semua siswa dan siswi berpencar, mereka melompat dan mencari persembunyian yang strategis dan aman. sedangkan Kuro dan Nana hanya diam disana dan mengamati.


"ah, apa yang mereka lakukan ?" tanya Clair


DORR DORR


" hehe.." Kuro tersenyum


" naif ! " kata Nana


" AH ! "


BUAKK !!


Nana dengan mudah membanting tubuh seorang gadis yang ingin menyerangnya kemudian Nana denagn cepat  memukul syaraf tidurnya


" Ku !" Nana menendang anak itu kearah Kuro


".hm, baiklah ! " Kuro menyelesaikan nya dengan sekali tembak


" ah ! apa-apaan mereka itu ?" semuanya terkejut


" ayo Ray !" ajak salah seorang temannya


" hm..."


SRATT


DRAPP DRAPP DRAPP


suara langkah kaki yang tengah berlari beriiringan bersama dengan suara tembakan yang diarahkan pada Nana yang masih berdiri ditengah lapangan.


"hm? naif !" kata Nana


DRAPP


dengan cepat Nana melompat kemudian ..


" kuro ! "


" hm.." Kuro bersiap menarik pelatuknya


SRATT...


bersembunyi diantara bangunan yang ada disekitar, menyamarkan dirinya dengan lingkungan sekitar dan mencari celah pihak lawan.


" berhati-hati dengan sekitarmu .." kata teman Ray


" hm, Alex berikan aku peluru !" kata Ray


tiba-tiba kedua anak laki-laki itu kehilangan sosok Nana yang sejak tadi mereka awasi


" eh, dimana si rambut pirang itu ?" tanya Ray


" hm..mungkin kalian bisa melihat ke atas ! " kata Nana


" ah !" mereka terkejut Nana tiba-tiba muncul


DRAPP


BUAKK...


dengan cepat Nana turun dari celah atap kemudian menghajar kedua laki-laki itu dan melumpuhkannya


" ah ? bagaimana bi..sa ?" mereka terkejut dan tanpa sadar telah dilumpuhkan


" hm, aku sudah dapat 3 ! Kuro, saatnya menyelesaikan ini " kata Nana


" hng..." Kuro berdiri


TAKK...


"hehe...let's finish it !" kata Kuro


DRAPP DRAPP...


Nana melempar tubuh kedua anak laki-laki itu sedangkan Kuro yang sudah berdiri langsung saja menghajar dan menembakkan peluru cat ke pakaian mereka.


BUAKK....


"urgh....."


DUAKK...


" arkhg...."


DORR. DORR....


5 menit kemudian. lapangan hijau berubah menjadi biru karena dipenuhi dengan cat yang membanjiri rerumputan, Nana dan Kuro tanpa sadar menikmati permainan  ini hingga hampir semuanya dikalahkan.


" ah, semuanya sudah dikalahkan !" kata Clair


" hm..kurang satu !"kata Nana


" disana " kata Kuro sambil menunjuk ke arah menara jam


" hahhh...merepotkan ! " keluh Nana


" baiklah, kamu turunkan dia ! sisanya serahkan padaku " kata Kuro


" hahh...kamu ini benar-benar " Nana menghela nafas


TAKK.....


Nana melompat ke atas dahan pohon dan dengan cepat menaiki menara jam yang menjadi tempat persembunyian Clair


" apa , kemana dia ?" Clair terkejut


" hm..."


" ahh....!" Clair menoleh kebelakang


" maaf ya !" kata Nana, bersiap menedang


BUAKK....


"urgh...." Clair terpelanting ke udara


" hm..." Kuro bersiap mengambil tembakan


DORR. DORR...


" Akh...."


TASKK....


Clair jatuh ke atas tanah dengan tubuh yang penuh luka karena tendangan Nana cukup keras


" hahh membosankan !" kata Nana


"hm, kamu sudah cukup bermain-main " kata Kuro


PLOKK PLOK


PLOKK PLOKK PLOKK...


suara tepukan tangan memenuhi lapangan..


" keren !" kata Ray


" hm, mereka sangat hebat ! bahkan Clair saja bisa dikalahkan !" kata Alex kagum


" hm, aku tidak salah menilai kalian " kata kepala sekolah


" hufth.." Kuro dan Nana berjalan pergi


" eh, tu..tunggu dulu ! kalian mau kemana ?" tanya Clair


" aku mau ganti baju , pakaian ini membuatku gerah!" kata Nana


VICTOR_WRITE