
sebelumnya Author minta maaf karena adanya kepentingan pribadi maka Novel ini akan direvisi dan diedit ulang. karenanya mohon pengertiannya Readers sekalian 🙇♀️🙇♂️
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
SENANG BERTEMU LAGI DENGAN KALIAN READERS ...!!
sebelumnya kembali lagi dengan saya Victo
kali ini , novel yang saya tulis seperti biasa berupa hasil imajinasi dan pemikiran pribadi karenanya mohon maaf apabila tidak sesuai dengan keinginan pembaca ...
selain itu,mohon para pembaca untuk mendukung Victor dengan Like and Coment !
" hufth....sekarang kita mulai saja ya ...^_^ ! "
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Suatu pagi di sebuah kamar yang didominasi oleh warna putih dan dipenuhi dengan banyak jendela dan dinding kaca, seorang gadis tengah terbangun dari tidurnya karena sinar mentari yang mengusiknya.
" selamat pagi , nona ! " kata seorang kepala pelayan yang tengah membangunkan gadis yang tertidur lelap diatas ranjang.
" urgh... " gadis itu mengernyitkan dahinya dan mencoba membuka mata. perlahan cahaya mentari masuk ke dalam pupilnya dan iris merahnya mulai nampak bersinar dibawah hujan cahaya.
" ahhh...selamat pagi , paman Lucy ! " kata gadis itu dengan lembut. pelayan tersebut membalas senyumnya dengan sebuah senyum hangat dan ramah, gadis itu langsung turun dari kasur dan bersiap mandi...
" NANA BODOH ! CEPAT BANGUN !" teriak seseorang dari seberang kamarnya
" urgh.. KU-CHAN BODOH ! BERISIK ! " balas gadis itu kesal
----------------------------------------------------------------------------------------------------
"ah, tuan muda ! cepat bersiap....!"
" ah, nona muda ! cepat bersiap ....!" kata kedua kepala pelayan itu bersamaan
----------------------------------------------------------------------------------------------------
tidak lama kemudian, setelah mereka mandi. gadis tadi turun dan melangkahkan kakinya menuju ke ruang makan, dimana para pelayan sudah menyiapkan sarapan untuknya
" selamat menikamati sarapannya nona muda ! " kata kepala pelayannya
" ah, terima kasih paman Lucy ! " Nana memberikan senyum manja pada Lucy
tidak lama kemudian.....
" silahkan tuan muda ! " kata kepala pelayannya
" hm ! " jawab Kuro dingin
tidak lama kemudian,mata kedua anak itu saling bertatap dan .....
“ urgh, apa kamu lihat-lihat ! “ kata Nana kesal
“ hei lihat dulu sebelum bicara, siapa yang sebenarnya melihat siapa ! “ jawab anak laki-laki itu kesal
“ tuan muda ! “
“ nona muda !"
“ ah.... ! “ Nana dan Laki-laki itu diam dan segera menyantap sarapan mereka
Tidak lama kemudian, saat mereka tengah asik menikmati sarapan, dering ponsel membuat keduanya harus berhenti dari kegiatannya
DRRRRR DRRRRR
“ ah , ? “ Pelayan itu langsung menjawab telfon yang berbunyi
Saat akan mengangkat telfon
“ tuan muda ! nona muda ! “ kepala pelayan mempertegas suaranya
“ hahh...padahal sudah ku bilang untuk tidak usah menelfon ! “ kata anak laki-laki itu kesal
“ apa kalian sudah siap ..?” tanya kepala pelayan itu
“ hm, sambungkan ! “ jawab Nana
Tidak lama kemudian.....
____________________________________________________________________________________________
selamat pagi ....sayang !
ah...ma ! kan aku sudah bilang untuk tidak usah menelfon! kata Nana
*cih\, Nana bodoh ! apa kamu tidak rindu dengan ibumu ini ?* kata wanita itu kesal
*hahhh...baiklah nyonya Yukki ! jadi apa yang harus kami lakukan hari ini ?” tanya anak laki-laki itu
ah..! Kuro sudah ada disini ya ...! kata wanita itu
hahh..aku sudah disini sejak tadi , hanya saja kamu melakukan panggilan video dengan ponsel , karenanya aku tidak terlihat ! kata Kuro kesal
ahahaha....maaf-maaf ! baiklah Ku-Chan ! aku ingin kalian berdua pergi ke SMA terbaik di sana , dan aku ingin kalian mengurus perusahaan disana ! kata wanita itu
*hah..baiklah, Ma ! aku menyerah, akan aku lakukan ! “ kata Nana
uh, Nana .... ! wanita itu menghapus air matanya
baiklah ! ku serahkan semuanya pada kalian , jaga diri kalian baik-baik ya ! kata Wanita itu sambil tersenyum
ah, ma ! tenanglah , Kak Kuro ada disini ! semua akan baik-baik saja, Kak Kuro akan menjagaku ! kata Nana lembut
hm, tenang saja ! beritahu Papa, semua akan baik-baik saja ! kami akan saling menjaga disini ! kata Kuro sambil tersenyum
*haha...baiklah! kalau begitu Mama dan Papa pergi dulu ya !*
*Bye bye ....!*
____________________________________________________________________________________________
“ hah, baiklah ! sekarang saatnya pergi ..” kata Kuro
“hm, oh ya kak ! jangan mempermalukan aku nanti ! “ kata Nana
“ hah..tenang saja ! aku akan menguasai sekolah itu dalam waktu 3 hari ! “ kata Kuro
“ hm, aku yakin akan hal itu ! “ jawab Nana
setelah selesai dengan sarapannya, mereka kemudian pergi dengan ferrari Callifornia T , keluaran terbaru menuju ke sekolah yang telah dipilih sang ibu untuk keduanya
setibanya di sekolah....
" ah, jadi ini ya ! SMA Royal...." Kuro bergumam
" ah, ternyata tidak buruk juga !" sahut Nana
" hm , ayo kita pergi ...!" ajak Kuro yang membukakan pintu untuk adik kesayangannya
" oh ya , apa kamu yakin akan memakai identitas itu ? " tanya Kuro
"hm, lebih menyenangkan seperti ini !" jawab Nana
" hah....baiklah aku tidak akan ikut campur dengan ini okay ! " Kuro menghela nafas
"hm, tenang saja ! aku bisa menjaga diriku kok !" jawab Nana
" hm..."
mereka berdua terus saja saling berbincang dengan ramah ( dimata orang lain, padahal sedang sibuk bertengkar_-) dan tanpa mereka sadari mereka telah tiba dikantor kepala sekolah
" ah, sudah tiba ya ! " kuro terkejut
"hm, ayo masuk !" ajak Nana
" hm..."
TOK TOK !
"masuk.." jawab kepala sekolah dari dalam
" excuse me !" Kuro said
( permisi ! ) kata Kuro
" ah, bisakah aku membantu kalian ?" tanya kepala sekolah itu
" ah, kami adalah murid dari pertukaran pelajar !" jawab Kuro
" ah. jadi itu kalian ya ! kalau begitu ayo, akan ku ajak kalian berkeliling ! " kepala sekolah itu langsung menyambut kedatangan mereka dan mengantar mereka berkeliling..
" baik...." kata Nana mengikuti kepala sekolah itu dari belakang
saat mereka tengah berkeliling....
" jadi, ini adalah gedung olahraga kami ! disini biasanya ....." kepala sekolah itu terus menjelaskan hingga dia tidak sadar
SRATT.....
" Bu kepala AWAS !" teriak beberapa siswa yang ada di belakang mereka
" eh..." Saat kepala sekolah itu menengok kebelakang..
DRAPP...
Nana bergegas menangkis Bola Voli yang mengarah ke kepala sekolah...
" AHHH....!" kepala sekolah itu berteriak
" apa anda baik-baik saja , kepala sekolah ?" tanya Kuro
" ah..! te..terimakasih !" kata kepala sekolah terbata-bata
" bukan masalah !" jawab Nana
" ah, kepala sekolah ! apa anda baik-baik saja ?" tanya para murid
"hm....."
" aku baik , tapi siapa yang akan bertanggung jawab akan hal ini ?" tanya kepala sekolah
" ah, maaf ya ! aku tidak sengaja kelepasan control saat bermain !" kata seorang gadis sambil menjulurkan lidahnya
" ahhh...Stevany Putri ! kamu lagi...." kepala sekolah itu menahan amarahnya
" ah, Bibi ! maaf....akan ku bereskan nanti !" kata gadis itu , sambil menganbil bola kemudian berlari
" cih...dasar anak itu ya ?" kepala sekolah itu merasa kesal
" oh ya ! apa kamu baik-baik saja Nathaniel ? " tanya kepa sekolah itu
" tidak apa , Bola tidak akan menyakitiku , karena bola adalah temanku !" kata Nana sambil tersenyum manis
"Kyaaa.....!" para gadis yang melihat senyumnya langsung histeris
"ah, kalian cepat kembali berolahraga !" kata kepala sekolah yang melihat gadis-gadis itu mengerumuni Nana dan Kuro
" nah, sekarang saatnya menunjukkan kelas kalian !" kata kepala sekolah
" ah, kelas kami ya !" Kuro tersenyum dingin
" hm, ayo ikuti aku...! jangan sampai tertinggal ya " kata kepala sekolah itu
VICTOR_WRITE