MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 20



pesta dilanjutkan hingga senja datang, banyak pelayan yang sudah tumbang. Nana tidak minum karena kondisi tubuhnya yang tidak memungkinkan dirinya untuk minum. Kuro juga dia nampak sangat bersenang-senang, akan tetapi kesenangan itu berakhir saat matahari terbenam.


" urgh, aku mau mandi" Kuro berjalan ke arah Nana yang tengah bermain ponsel


" eh, kakak?" Nana menatap Kuro yang tampaknya sudah sangat kelelahan itu


" apa kamu sudah puas bermain-main?" tanya Kuro lesu


" hm, ayo pergi!" Nana mengangkat tubuhnya dari kursi dan beranjak pergi ke dalam mengikuti Kuro


Nana kemudian masuk dan Mandi, selepas itu dia tidur. sementara Kuro mencoba membangunkan Luciffer dan Himawari. selepas itu dia meminta mereka membersihkan semua kekacauan yang ada, sementara Kuro pergi ke kamarnya untuk bersih-bersih. beberapa minggu kemudian...


" selamat pagi, nona!" Luciffer membangunkan Nana


" urgh..." Nana menggosok matanya.


" ahh..............., sekarang pukul berapa?" tanya Nana malas


" ini pukul 8 pagi!" jawab Luciffer


" APA???" Nana sangat terkejut, dia bergegas mandi kemudian bergegas pergi ke sekolah, dia bahkan lupa dengan Kuro.


" AH, NONA, TUNGGU DULU! INI HARI MINGGU!!" Luciffer berteriak


" eh?" Nana berheti dia melihat ponselnya hari ini hari minggu. Nana akhirnya menutup pintu mobilnya dan kembali ke dalam.


Nana terlihat sangat lesu dan malas, dia kembali ke kamarnya mengganti pakaian kemudian pergi ke studionya. sementara itu Luciffer membangunkan Kuro dan Himawari mengkoordinir para pelayan yang lain untuk membersihkan rumah. waktu menunjukkan pukul 9, dan Nana sudah merasa sangat bosan. dia akhirnya pergi ke studio musik miliknya, begitu masuk Nana langsung melihat piano yang terletak di seberang jendela. Nana kemudian menghampirinya, dia duduk dan menyentuh tuts tuts piano itu. setelah beberapa lama dia kemudian memainkannya. dia memainkan Moonlight Sonata by Beethoven. suara piano yang menghiasi ruangan itu membuatnya merasa sangat nyaman, dia merasakan kedamaian.


" nona!" tiba-tiba Himawari datang kesana dan mengejutkan Nana


" ada masalah apa?" Nana terkejut begitu Himawari langsung masuk ke Studio


" anu, anda kedatangan tamu penting!" kata Himawari


" eh, siapa lagi?" tanya Nana bingung, dia pikir itu Clair dan yang lainnya


" TUAN MUDA YUKKI DAN NONA MUDA ROSE!!!" teriak Himawari


DEENGGG!!!!


mendengar perkataan Himawari membuat Nana menekan tuts yang salah dan itu membuat keharmonisasian yang telah dibuatnya rusak parah. hal ini sontak membuat Himawari terkejut.


" hahhh, dimana kuro?" tanya Nana


" tu...tuan muda su..sudah di..dibawah!" Himawari ragu


" APA?" Nana sangat terkejut dengan hal itu.


" cepat siapkan pakaianku!" Nana meminta Himawari bergegas


Nana kemudian kembali ke kamarnya, dia kemudian menganti pakaiannya dan menata rambutnya. setelah beberapa lama kemudian nana turun dan menghampiri Kuro.


" Nana!" Raymond memanggil Nana


" ah?" Nana terkejut kakaknya sudah keluar dari rumah sakit, Nana tidak menjawab sapaan kakaknya itu dan hanya berjalan begitu saja


" Ku-chan!" Nana berbisik ke telinga kuro


" hm, kita akhiri saja ini!" Kuro memecah keheningan yang ada


" jadi, untuk apa tuan muda Yukki dan nona muda Rose kemari?" tanya Kuro dengan sopan


" ah, Tuan muda Yukki dan nona muda Rose?" Ray tidak percaya dengan apa yang dia dengar


" Kuro? apa kakak tidak salah dengar?" Ray masih sangat terkejut mendengar kata-kata Kuro


" ahahahha, candaan ini benar-benar tidak lucu, sayang!" Ray masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi


" maaf, tuan muda yuuki. mohon jangan lancang! tolong jaga kata-kata dan tindakan anda" Nana menaikkan sedikit nada bicaranya


" ah, Nana! jangan begitu, bukankah kalian... sangat menyayangi kakak?" Ray bicara dengan penuh rasa percaya diri


" hm,maaf... tapi Nathalia Yuuki sudah mati sejak 2 bulan yang lalu!" Nana menjawab pertanyaan Ray dengan penuh kesombongan


" begitu pula dengan Kurogane Yuuki, dia sudah lama mati!" Kuro menambahkan


" ah, apa sih yang sedang kalian bicarakan?" tanya Violet


" hah\, bukankah kami sudah bilang 2 bulan yang lalu. mulai saat itu kami bukan bagian dari keluarga Yuuki. mulai saat itu nama marga kami adalah **Yuu! **" Nana menekankan nada suaranya


mendengar perkataan kedua adiknya itu membuat Ray sangat terkejut. mendengar dari orang-orang bahwa mereka berdua telah mengalami banyak hal yang mengerikan demi menyelamatkannya. mendengar kata-kata Nana, Violet juga menjadi ragu dengan apa yang beberapa minggu lalu dia dengar. hal ini membuat Ray dan Violet sangat kesal dengan apa yang mereka dengar. Ray kemudian membawa Violet pergi begitu saja tanpa pamit. Nana dan Kuro hanya diam begitu saja yang dan melihat mereka pergi.


" ayo ke bar!" Nana mengajak Kuro pergi ke bar


" hm, boleh saja!" Kuro mengambil kunci mobil


mereka kemudian pergi menuju ke bar, akan tetapi saat ditengah jalan mereka melihat mobil yang tadi dibawa Raymond tengah dihadang oleh Geng Macan. mereka melihat Ray tengah dihajar hingga babak belur, bahkan Violet hampir dilecehkan.


" hei,kak! bukankah itu kak Violet?" tanya Nana


" hm, benar!" Kuro melihat sekilas, saat dia melihat Ray tengah dihadang oleh geng macan


" ah, gawat!" Kuro langsung menghentikan mobilnya begitu saja. mereka berdua kemudian turun dan menghajar orang-orang dari geng Macan.


***


BUAKK


" hei apa yang kalian lakukan?" tanya Nana geram


" ah, Nana?" Violet melihat Nana dan Kuro datang, Violet terlihat sangat berantakan terlihat jelas dia hampir menangis


" AH! KAKAK!"


Nana langsung memukul preman yang ingin melecehkan Violet. setelah berhasil mengamankan Violet, Nana melepas jaketnya, saat itu juga Violet melihat, punggung Nana. punggung kecil yang sebelumnya tertutup oleh jaket kulit, kini hanya tertutup sebagian oleh Tank top, nampak jelas dipunggungnya begitu banyak luka, hal ini membuat Violet sangat terkejut.


sementara Nana terus bertarung dan melindungi Violet, Kuro mencoba menyelamatkan Ray dari para preman itu. setelah Kuro berhasil menyelamatkan Ray, Nana langsung mengambil senapan yang telah dia ambil dari jaket sebelumnya.Nana langsung menghabisi mereka ditempat, akan tetapi sebelum itu Kuro sudah memeluk erat Violet, dia tidak membiarkan kakak iparnya itu melihat kekejaman yang dimiliki Nana. setelah selesai Nana menghubungi Ryoma, dia memintanya untuk menghabisi Geng Macan.


tidak butuh waktu lama. Ryoma tiba dilokasi kejadian. tidak lama setelah Nana menghubunginya. setibanya disana...


" NONA!" Ryoma dan anak buahnya memberi hormat


" Ryu( panggilan yang diberikan Nana pada Ryoma) hapus jejak mereka!" Nana memberikan perintah


" baik, nona!" Ryoma memberikan kode pada anak buahnya. sementara Ryoma memberikan jaket kulitnya pada nonanya itu. dia tidak mau semua orang mengetahui sisi kelam nonanya itu


" thanks, Ryu!" Nana kemudian berjalan menuju ke arah Kuro dan Violet


" kak, bisa kamu antar kak Ray dan Kak Violet kembali?" Nana bertanya pada Kuro sambil memberi kode pada Kuro


" hm, kapan kamu akan kembali?" tanya Kuro khawatir


" aku akan kembali 3 hari lagi, aku mau membereskan mereka lebih dulu!" Nana memberikan pistolnya pada Kuro


" hm.." Kuro kemudian membawa Raymond dan Violet ke mobil, dia kemudian mengantar mereka menuju ke Villa.


VICTOR_WRITE