MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 42



" urgh, uhuk..uhuk.." Nana bangun dan menyingkir dari reruntuhan


" Kuro?" orang pertama yang dia cari? tentu saja kakaknya itu


" uhuk..........uhuk.." Kuro menyingkirkan beberapa bongkahan batu yang menimpanya


" apa kamu baik-baik saja?" tanya Nana


" AH, NANA! KAMU???" Kuro terkejut melihat Nana tertimpa batuan besar, walau Nana sudah menyingkirkannya tetapi, tubuhnya terluka parah


" aku baik-baik saja!" Nana berdiri, tidak lama setelah itu para pelayan Hotel dan Bodyguard Nana datang. Nana menyuruh mereka untuk melakukan pertolongan pertama, Nana meminta para pelayan hotel mengobati yang terluka, dan dia juga meminta bodyguard-nya untuk menolong orang-orang yang tertimpa lampu gantung. saat lampu itu berhasil diangkan, Nana dan Kuro sangat terkejut


" KAKAK!!" Kuro dan Nana berteriak terkejut melihat Raymond tertimpa lampu gantung, dia mencoba melindungi wanita itu


" ah, Nana? tolong.....selamatkan ..Vi..olet" itu kata-kata pertama yang dikeluarkan raymond dari mulutnya


" ah? dasar bodoh!" Nana dan Kuro pergi meninggalakan Raymond bergitu saja. dia meminta izin pada Ken Yuri, mereka pamit lebih dulu. kekacauan ini membuatnya Stress. walau begitu dia meminta para Bodyguard-nya membawa Raymond ke rumah sakit. sementara itu dia meminta mereka mengikat wanita itu di markas, Nana kemudian menghubungi Louis, dia memintanya untuk datang kemari dan mengawasi wanita sialan ini.


Kuro membawa Nana pergi. dia membawanya pergi ke rumah sakit, setibanya dirumah sakit. Dokter Aldrin bilang bahwa Violet sudah sadar. hal ini membuat mereka sangat terkejut, Kuro dan Nana sangat senang mendengar hal itu. tetapi untuk saat ini mereka tidak bisa menemuinya lebih dulu. jika Nana dan Kuro menemuinya dengan tubuh penuh luka seperti ini, Violet pasti akan sangat terkejut. Aldrin akhirnya mengobati Nana dan Kuro, tidak lama setelah itu para korban dari Pesta yang diadakan Ken Yuri tiba dirumah sakit itu. hal ini membuat Dokter Aldrin menjadi sangat sibuk. semua korban termasuk Raymond dibawa kesana.


tidak lama selepas itu, Tony dan Lisa tiba dirumah sakit. mereka sangat terkejut melihat kondisi Raymond, sementara itu wanita sialan itu mencoba berpura-pura mengalami Syok berat ( Author: kalau kalian ingin tahu kenapa wanita ini ada disini, karena Ryoma sengaja melepaskan wanita itu :v). hal ini membuat Lisa menjadi khawatir, terutama setelah wanita itu mengatakan bahwa Nana dan Kuro ada disana dan tidak ada satupun dari mereka yang menyelamatkan Raymond. hal ini sontak membuat Lisa dan Tony menjadi sangat marah, wanita itu bilang dia melihat Nana dan Kuro disalah satu kamar di lorong ini. Lisa kemudian meminta Violet palsu itu membawanya menemui Nana dan Kuro.


" ah, rupanya Nyonya Yuuki ada disini?" Kuro meledek


" urgh. kalian, benar-benar ya? padahal kalian menghabiskan waktu selama 10 tahun untuk mencari Raymond tetapi, dalam semalam kalian ingin membunuhnya? aku benar-benar tidak percaya?" Lisa langsung mengomel tanpa memperhatikan kondisi Kuro dan Nana yang penuh dengan luka.


" hah, kalau nyonya Yuuki bisa membuang kedua anaknya dalam sehari hanya karena wanita asing, tentu saja kami bisa membuang kakak kesayangan kami demi orang-orang yang lebih tulus pada kami!" Nana merasa kesal, seharian ini penuh akan masalah dan dia sudah tidak bisa menahan amarahnya.


" INI!" Nana melempar Ponselnya ke bawah lantai, tepatnya ke bawah kaki Lisa.


" apa ini?" tanya Lisa


" putar videonya!" Nana memberi arahan dengan nada sarkas.


Lisa kemudian memutar Video itu, dan dia terkejut. dalam Video itu terlihat sangat jelas bahwa Violet palsu itu melempar pisau dan memotong tali yang menopang lampu gantung itu. Lisa sebelumnya tidak percaya dengan apa yang dia lihat hingga, Nana terus memprovokasi wanita itu. akhirnya setelah membuang percakapan yang tidak berguna, wanita itu akhirnya membongkar kedoknya. dia berusaha membunuh Nana. untung saja hal ini telah disadari oleh Nana dan Kuro, sehingga mereka telah melakukan persiapan lebih dulu.  sedikit perkelahian dan pertumpahan darah terjadi. Nana membunuh wanita itu dengan sebuah pisau kecil yang telah diselipkan di rambutnya.


" KYAAA.." Lisa sangat terkejut melihat Nana membunuh wanita itu dengan sangat cepat


" apa Nyonya Yukki ketakutan?" tanya Nana meledek


" ah?" Lisa masih membeku, dia hanya terpana dan tidak bisa memproses apa yang tengah terjadi