MY CUTE BOY FRIEND ...

MY CUTE BOY FRIEND ...
Episode 6



" AH ! RUMAH SAKIT ! APA ANDA BAIK-BAIK SAJA NONA ! "


" APA ANDA SAKIT ? SAYA AKAN SEGERA MEMANGGIL DOKTER UNTUK ANDA ! " kata Luciffer khawatir


" hahha...aku baik-baik saja ! ada seseorang yang harus ku temui " jawab Nana dengan tenang.


" ah, baik ! saya akan segera menyiapkan mobil ! " kata Luciffer yang langsung beranjak pergi


" urgh, keributan apa yang terjadi pagi ini ?" kata Kuro yang baru bangun dari tidurnya


" Selamat pagi, kakak ! " sapa Nana lembut


" ah, Nana ya ? ada keributan apa ?" tanya Kuro


" tidak apa, hanya Lucy ! " jawab Nana


sementara Nana dan Kuro bercengkrama, Himawari tengah terkejut..


" AH ! APA AKU TIDAK SALAH DENGAR  ? NONA NATALIA MEMANGGIL TUAN MUDA DENGAN SEBUTAN KAKAK ?" Himawari terkejut dengan keanehan yang terjadi pagi ini, tidak biasanya Nana memanggil kuro dengan sebutan Kakak


" ah, Himawari ? apa yang kamu lakukan disini ?" tanya Kuro yang mendapati kepala pelayannya ada disana sembari terpatung dan melamun.


" Himawari ! Himawari ! HIMAWARI ! " Kuro memanggil pelayannya beberapa kali akan tetapi tidak mendapati jawaban hingga akhirnya Kuro terpaksa menaikkan nada suaranya.


" ah ?tuan muda ? apa ada yang bisa saya bantu ?" tanya Hima yang baru sadar dari lamunannya


" sedang apa kamu disini ?" tanya Kuro


" ah, itu saya mau membangunkan anda  !" kata Hima linglung


" aku sudah bangun, sekarang cepat siapkan sarapan !" perintah Kuro


" baik tuan ! " Hima bergegas pergi dan menyiapkan sarapan meninggalkan Kuro dan Nana yang masih berdiri didepan pintu.


"aku berangkat dulu " kata Nana sambil memeluk Kuro


" hm, hati-hati ! " jawab Kuro yang memeluk balas Nana


Nana kemudian bergegas turun ke bawah, setibanya disana...


" silahkan nona! " kata Luciffer membukakan pintu


" hm, ayo pergi !" perintah Nana


" baik, nona !" Lucy segera masuk ke dalam dan menginjak pedal gas, tidak butuh waktu lama mereka tiba dirumah sakit


" silahkan Nona ! " kata Luciffer membukakan pintu


" hm, kamu tunggu disini ! aku segera kembali " kata Nana


" baik, Nona "


Nana kemudian naik menuju ke ruangan Raymond, setibanya disana..


" permisi ! " kata Nana sebelum masuk


" maaf nona , anda siapa ?" tanya Perawat yang kebetulan sedang berjaga disana.


" aku adiknya " jawab Nana


" ah, anda adiknya ?" tanya perawat itu


" iya, apa anda mau memandikan kakak saya?" tanya Nana yang mendapati sang perawat tengah membersihkan tubuh sang kakak yang masih pingsan.


" ah, apa anda mau membantu saya ?" tanya perawat itu


" tidak ! tapi, bisakah kakak beritahu aku apa ada luka sayatan dipunggung kakak ku ?" pinta Nana


" eh, sayatan ?"perawat itu langsung melihat ke punggung Raymond dan dia mendapati luka sayatan dipunggungnya


" hm, benar ! ada luka lama, ini sepertinya bekas sayatan pisau ! apa kakak anda seorang angkatan ?" tanya perawat itu


" bukan ! dia bukan seorang angkatan, dia hanya kakakku !" jawab Nana sedikit lesu


"haha, nona kecil sepertinya kamu sangat menyayangi kakakmu ya ! " sahut perawat itu sembari terkekeh


" hm, dulu aku sangat menyayanginya karena dia adalah kakakku! tapi, kini aku membencinya ! " kata Nana dingin


" eh, boleh saya tahu kenapa ?" tanya perawat itu


" hm, dia meninggalkanku dan kakak kedua begitu saja , dia bilang akan kembali , tapi dia tidak pernah kembali ! suatu keajaiban kami tidak sengaja hampir menabraknya " kata Nana kesal


"ah ! nona kecil, boleh aku bicara ?" tanya perawat itu


" silahkan , " jawab Nana


" apa kamu tahu, mungkin kakakmu pergi karena dia ingin melindungimu ! mungkin jika kamu didekatnya akan membawa bahaya bagimu ? karenanya dia memilih pergi meninggalkanmu agar dia bisa melindungimu dari jauh ! agar kamu tidak terlibat masalah dengannya " kata perawat itu


" ah, maaf ! sepertinya aku terlalu banyak bicara, sebaiknya aku pergi dulu !" kata perawat itu


" tidak, tolong jaga dia ! aku harus pergi ke sekolah !" kata Nana dengan sebuah senyum lembut yang diukir diwajahnya.


" aku mengerti " jawab perawat itu


" tenang saja, jika dia sudah sadar kamu boleh memukulnya ! " kata perawat itu menghibur Nana


" ah, terimakasih ! " kata Nana


" hm, berhati-hatilah !" kata perawat itu


Nana kemudian bergegas kembali menuju ke rumah dan segera mengganti pakaiannya, kemudian bergegas menuju ke sekolah, dia ingin bertemu dengan Kuro sekarang juga. setelah selesai dengan acara ganti bajunya, Nana langsung kembali ke mobil dan meminta Luciffer mengantarnya ke sekolah.


" Lucy, kita ke sekolah ! " perintah Nana


" baik nona ! " jawab Luciffer


Luciffer kemudian segera membawa Nana  menuju ke sekolah, setibanya disana Nana langsung berlari menuju ke kelas, akan tetapi dia berhenti didepan pintu dan mengetuknya lebih dahulu.


TOK TOK ...


" masuk ! " kata Guru yang mengajar didalam


DRAPP


pintu dibuka dengan agak keras, menampilkan sosok Nana yang terlihat kelelahan. dia bahkan sedang mengatur nafasnya dan menyandarkan tubuhnya pada pintu.


" ah..hah...hah...hahh... " Nana mengatur nafasnya


" ah, Nathaniel ? " semua orang terkejut dengan kedatangan Nana


" maaf , saya terlambat guru ! " kata Nana lelah


" ah, bukankah kamu sedang sakit ? Kurogane bilang kamu sedang sakit ?" tanya guru itu


" ini hanya flu ringan saja ! aku baik-baik saja " jawab Nana dengan sebuah senyum yang diukir diwajahnya.


" baiklah ! kamu bisa masuk " kata Guru itu


Nana kemudian masuk dan duduk ditempanya, merebahkan tubuhnya pada meja dan mengambil beberapa buku dari dalam tasnya.


" apa kamu tadi menangis ?" tanya Kuro lirih


" ah, aku tidak bisa menutupinya darimu ya ?" kata Nana lirih


" apa yang terjadi ?" tanya Kuro lirih


" itu memang dia ! aku melihat dengan sendirinya luka sayatan itu, dan ditangan kanannya ada lambang keluarga bangsawan Yuuki !" sahut Nana


" aku mengerti ! kita akan pergi setelah pulang sekolah " ajak Kuro


" baik ! " Nana mengerti


pelajaran berlangsung seperti biasa, selama pelajaran Nana terlalu lelah hingga dia tertidur. beberapa kali guru masuk dan ingin memarahi Nana akan tetapi semua murid memohon untuk membiarkannya tidur dengan alasan mereka yang telah menyebabkan Nana sakit, sebagai gantinya beberapa anak pemalas dikelas bangun dan mendengarkan pembelajaran, saat jam pulang sekolah....


" urgh.." Nana menggosok matanya


" kamu sudah bangun ?" tanya Kuro


" ah, aku ketiduran ? sekarang jam berapa ?" tanya Nana


" pukul 14:15 ! " jawab Kuro


" ah, sudah saatnya pulang ya ?"gumam Nana


" hah..padahal kamu tahu apa yang terjadi , sudahlah ayo kita pergi !" ajak Kuro


" hm !" Nana bangun dan bergegas pergi ke rumah sakit dengan Kuro


baru saja mereka akan keluar, akan tetapi sebuah suara menahan langkah mereka.


" anu, tunggu ! " panggil Clair


"eh ?" Kuro dan Nana menoleh


" anu, Nathan , soal yang kemarin aku minta maaf ! aku tidak tahu kamu tidak bisa berenang sebagai permintaan maaf, ini ! " Clair memberikan kue buatannya pada Nana


" ah, thankyou ! tapi, aku tidak bisa menerima pemberian seorang gadis manis begitu saja ? " kata Nana sambil mengangkat bahunya


" ah ! " wajah Clair memereh


VICTOR_WRITE