
" hm.." Nana dan Kuro hanya melihat mereka pergi dengan terburu-buru, kemudian memanggil Himawari
" Hima, siapa tuan muda kedua dikota ini?" tanya Kuro
" ah, itu adalah pewaris dari keluarga Yuri. namanya Ken Yuri, hari ini dia mengadakan pesta kepulangannya." jawab Himawari
" memangnya dia kembali dari mana?" tanya Nana
" tuan muda Yuri baru saja kembali dari kota L dan memenangkan salah satu tender proyek kita, karenanya dia membuat pesta di Hotel milik kita!" jawab Himawari
" K7?" tanya Nana
" benar, nona! bahkan Nona dan Tuan diundang ke pesta mereka!" seru Hima
" sebagai?" tanya Kuro
" tuan dan nona muda dari keluarga Yuuki yang baru saja pindah ke Negara Y" jawab Hima
" hah, pasti Mama dan Papa meminta Kak Ray pergi kesana!" ketus Nana
" Nona, anda juga undangan sebagai Presdir dari K7 untuk pesta ini!" Luciffer tiba dengan membawa undangan
" hm, kita tunda pesta kepindahan kita. hari ini aku ingin melihat perwakilan dari keluarga Yukki!" Nana menunjukkan senyum licik diwajahnya, tiba-tiba wajah Kuro berubah. senyuman licik mulai menghiasi wajahnya, entah apa yang dipikirkan oleh ke-2 tuannya ini, Himawari hanya terdiam dan memperhartikan.
" Lucy! ambilkan beberapa koleksi gaunku!" Pinta Nana
" ayo pergi dan segera bersiap!" Kuro dan Nana naik ke atas dan bersiap
mereka bersiap-siap untuk pergi ke-pesta. tapi kali ini mereka tidak datang sebagai Tuan dan Nona muda dari keluarga Yukki. mereka datang ke sana sebagai Presdir dari K7. mereka pergi dengan salah satu koleksi Rolls Royce Phantom milik mereka. mereka bersiap agak lama, Kuro dan Nana harus mengganti cat rambut mereka. setibanya di pesta, mereka mengundang perhatian Pers. semua perhatian tertuju pada mereka, para Pers berpikir siapa Tuan dan Nona ini? banyak pertanyaan melintas dikepala mereka, namun mereka tidak bisa bertanya. BodyGuard Nana telah menjaga jalan dari para wartawan.
" hm, kelihatannya pestanya cukup meriah." Nana mengamati sekitar
" hm, apa kamu senang?" tanya Kuro sambil mengejek Nana
" senang!" jawab Nana yang memeluk erat lengan kakaknya itu
Nana dan Kuro menjadi pusat perhatian pesta, saat mereka akan masuk pelayan menanyakan identitas mereka. mereka bilang bahwa mereka adalah Tuan dan Nona muda keluarga Yuuki, akan tetapi pelayan itu mengatakan bahwa tuan dan nona kelurga Yuuki telah tiba. akhirnya Nana dan Kuro menyerahkan udangan yang satunya, saat itu pelayan itu terkejut
****
****
nama itu yang tertulis di suratnya, hal itu membuat pelayan itu terkejut. dai bergegas memberi tahu tuannya tentang kedatang tamu istemewanya itu. hal itu membuat Ken Yuri bergegas mencari tamu yang dikatakan pelayannya itu. tidak butuh waktu cukup lama bagi Ken Yuri untuk menemukan Nana dan Kuro, dan dia menemukan mereka secara tidak sengaja. saat itu Nana dan Kuro tengah berdansa, dan mereka menarik perhatian semua orang. hal ini karena tarian yang mereka bawakan sangat memukau.
" ah, presdir Yuu!" Ken Yuri terkejut melihat Kuro dan Nan tengah berdansa
" eh, sepertinya anda adalah tuan muda ke-2?" tanya Kuro
" sebuah kehormatan bagi saya anda bisa datang ke pesta kecil seperti ini" Ken Yuri memberikan pujian dan sanjungan bagi mereka
"hm, tuan muda Yuri terlihat sangat menawan" Nana memuji Ken Yuri
" ah, anda Nona Yuu?" tanya Ken Yuri
" hm, dia saudari kembarku!" seru Kuro
"oh ya, tuan muda Yuri. selamat atas kemenangan anda di proyek Kota Masa depan yang di adakan di kota L!" Nana memberikan selamat untuk Ken Yuri, hal ini sudah biasa dalam dunia bisnis. bagimanapun relasi adalah hal yang paling penting.
mereka melanjutkan perbincangan mereka. Ken Yuri bahkan mengenalkan Kuro dan Nana pada tokoh-tokoh berpengaruh di Negara Y. walau pertaman kali bertemu rasanya sudah sangat akrab, Nana memang sangat pandai bersosialisasi. bagaimanapun dia adalah sosialita dari Negara X, selama Nana membangun relasi dalam hitungan menit, Kuro memanfaatkan setiap menitnya untuk membangun kerjasama dengan orang-orang yang telah membangun relasi dengan Nana. mereka berdua bekerja dengan kompak dan sangat baik. Ken Yuri bahkan sangat terkejut melihat cara mereka bersosialisasi, walau bisa dibilang mereka adalah raksasa dunia , pemilik perusahaan nomor 1 dunia. mereka tidak ragu untuk turun dan membangun relasi dengan orang-orang yang bisa dibilang berada diperingkat bawah.
" wow, kalian sangat hebat!" ken Yuri memuji
" ah, tuan muda Ken. beginilah caranya bisnis bekerja, kamu membutuhkan relasi yang bagus. " Kuro menyela
" hm, aku mencari bibit terbaik dari semua orang yang ada disini. kemudian Kakak yang bertugas untuk menawarkan proyek perusahaan yang mungkin layak bagi mereka." Nana melanjutkan
" ah, apa aku bisa belajar lebih dari kalian?" tanya Ken Yuri
" hm, kalau kamu bisa menemukan kami, kami akan mengajarimu dasarnya!" kata Nana
" hm, terimakasih banyak. Nona Nathalia" Ken Yuri tersenyum
tiba-tiba ditengah pembicaraan mereka, Raymond dan wanita sialan itu datang dan mencari masalah dengan Nana.