ME AND IDOL Pt 2

ME AND IDOL Pt 2
85.



Hari sore tiba usai berpuas kembali di pantai jin dan arra memutuskam untuk pulang. Suasana jalanan pasti bakal padat terlebih pada jam jam pulang kerja.


Dan itu sengaja jin lakukan supaya bisa menghabiskan waktu di jalan bersama Arra.


Seperti perjalanan menuju pantai heundae kemarin, sekarang pulang pun Arra dan jin melakukan hal yang sama, ketika jalanan macet.


Mereka bernyanyi menyambungkan lirik,


Take me to the sky


Oril Jeogui Nal Gieokhae


Keun Geokjeongi Eopseossgie


I Jageun Gisteori Nalgaega Doel Geosigo


Geu Nalgaero Naraboge Haejul Georan


Mideum, Sinnyeom Gadeuk Cha Isseosseo


Useumsoriwa Hamkke


(Saecheoreom)


Gaji Mallaneun Gireul Gago


Haji Mallaneun Ireul Hago


Wonhaeseon An Doel Geol Wonhago


Tto Sangcheobatgo, Sangcheobatgo


You Can Call Me Stupid


Geureom Nan Geunyang Ssik Hago Usji


Nan Naega Hagi Silheun Illo


Seonggonghagin Silheo


Nan Nal Mireo


Word


Nan Nal Mideo Nae Deungi Apeun Geon


Nalgaega Dotgi Wihamin Geol


Nal Neol Mideo Jigeumeun Miyakhaljieonjeong


Kkeuteun Changdaehan Biyagil Geol


Fly, Fly Up In The Sky


Fly, Fly Get 'em Up High


Niga Taekhan Giriya Saekkya Jjolji Mareo


Ije Gojak Cheot Bihaengin Geol Uh


Suara diawal para rapper dari Bangtan seoyeondan, yang tak lain adalah kim namjoon, Min yoongi, dan Jung hosoek atau dengan nama lain RM, SuGa, dan J-HOpe bernyanyi di lagu outro:wings.


Lagu yang juga Arra suka. Karna dalam lagu ini Arra belajar berusaha dalam segala sesuatu, seperti BTS grup yang di idola kan nya itu dan sekarang salah satu membernya menjadi suaminya. Mereka berjuang keras untuk menggapai cita cita mereka tak peduli seberapa besar, seberapa sulit, ataupun seberapa pahit mereka tetap mengatasinya sendiri dan pada akhirnya mereka menggapai posisi yang di ingin kan nya.


Sungguh dulu Arra bukan fans yang memuja wajah idolnya, tapu Arra menjadi fans karna mereka menjadi inspirasinya. Dan mungkin sebab itu juga ARMY lain menyukainya.


"Take Me To The Sky" ucap Arra mengalunkan nyanyian bagian jungkook


"Hwolhwol Naragal Su Issdamyeon


Yeongyeong Daranal Su Issdamyeon" _jin menimpalinya dengan mengambil lirik milik taehyung


"If My Wings Could Fly"_ arra


"Jeomjeom Mugeowojineun Gonggireul Tdulhgo Nara" jin


" Nara Na Nara Nan Naraga


Higher Than Higher Than


Higher Than The Sky" _ Arra


"Nara Na Nara Nan Naraga


Bulkge Muldeun Nalgaereul Himkkeos"_ Jin


"Spread Spread Spread My Wings


Spread Spread Spread My Wings"_ Arra


"Wings Are Made To Fly Fly Fly


Fly Fly Fly


If My Wings Could Fly"_jin


Begitupun seterusnya sampai lagu outro : wings selesai, dan di teruskan dengan lagu lainnya.


πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€


Pukul 01.00 KST dini hari.


Jin dan Arra sudah sampai di kediaman mereka setelah melewati kemacetan yang cukup padat. Selama perjalan Arra tertidur sedangkan jin fokus menyetir walaupun matanya sudah lelah akan kantuk.


"Ayo, cepat masuk" ucap jin


Arra masuk, sedangkan jin mengambil kopernya terlebih dahulu


"Kenapa rumah sepi?" tanya Arra karna saat berada dalam ruangan semua lampu mati tanpa suara aktivitas ajhuma in-gil


"Ajhuma...kami pulang" ucap Arra kembali menyalakan setelah menyalakan lampu ruangan


Namun tak ada sahutan pun


"Ajhuma" teriak Arra


"Dia ijin pulang ke kampung, untuk menjenguk anaknya!" ucap jin seketika yang baru masuk


"Kapan dia bicara?" tanya Arra bingung


"Ia menelpon saat kita berada fi perjalanan, dan kau sedang tidur" ucap jin lagi


"Eoh..geurae. arraseoh" ucap balas Arra mengangguk.


"Ayo kita naik, " ucap jin menuntun Arra untuk berjalan menaiki anak tangga


Arra mengangguk. Lalu mengikuti tuntunan jin


"Kau lelah sayang?" tanya Arra


Namun jin hanya tersenyum


Arra tak berbicara lagi. Ia tahu jawabannya dan Arra pun memutuskan untuk diam.


"Sebaiknya kau langsung Tidur" ucap Arra ketika tiba di kamar nya


"Kau juga..siang tadi tidurmu pasti tak nyaman bukan" tanya Jin


Arra hanya tersenyum.


"Tidurlah..aku mau ke kamar mandi dulu" ucap Arra


Jin pun mengangguk, ia berjalan menuju lari untuk mengambil boxer, danΒ  lalu pergi keranjangnya


πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€


Matahari menampakan dirinya lagi..kini Arra sedang menyiapkan sarapan di dapur.


Ya . selama ajhuma in-gil belum kembali Arra harus menyiapkan kebutuhan suaminya itu seperti dulu.


"Good morning"


Suara itu membuat Arra membalikan badannya. Ia tersenyum


"Kau sudah bangun ?"


"Nee.. Kau masak apa kelihatanya sangat enak" ucap jin


"Sudah matang?" tanya jin berjalan menuju Arra dan tepat berada pada belakang punggungnya


"Tunggu Sebentar lagi" jawab Arra sambil mengaduk nasi goreng nya itu


"Ah..arraseoh" timpal jin lalu ia memeluk Arra dari belakang


"Aku merindukan mu" ucap jin kembali


"Aish..kau ini kenapa?" ucap Arra bingung


"Entah..aku hanya merasa begitu" ucap jin


"Sudah.. Lepaskan pelukan mu, aku tak mau kalau tangan mulusmu terkena wajan panas ini" ucap Arra


"Ck..arraseoh.." balas jin.


Kini ia berjalan menuju meja makan lalu


Selagi menunggu Arra dengan makanannya. Jin berkutik dengan handphone. Ia berbalas pesan dengan doo jihan mengenai restorannya. Dan syukurnya ia mendapat kabar kalau semuanya baik baik saja malah pengunjung banyak yang datang. Terutama turis


Memang jin membuat restoran dengan makanan internasional supaya para turis yang rindu makanan negaranya bisa datang ke restorannya.


"Ini..ayo dimakan?" ucap Arra memberikan nasi goreng kimci


Jin menatapnya sambil meletakan ponselnya, lalu setelah itu ia mengambil sendok dan memasukan makananya mengenai organ perasanya


"Kau pandai memasak. Ini enak sekali" ucap jin memuji istrinya itu


"Benarkah,, padahal aku sudah lupa bagaimana cara memasaknya" balas Arra tersenyum malu


"Kau merendahkan dirimu ya" ucap jin tertawa


"Anieo..."


"Tak apa, kau lupa bagaimana caranya memasak tapi ku harap kau tak lupa dengan cara mencintai ku dan membahagiakan ku" balas jin


"Aish..mana mungkin aku melupakannya, itu kewajiban ku" ucap Arra


"Aku harap itu bukan hanya kewajiban, tapi tulus dari dalam hati mu" balas jin


"Yak....terserah kau lah.. Aku sudah melakukan yang terbaik untukmu," ucap Arra


Jin tersenyum


"Aku percaya padamu" balas jin


"Eoh...kau akan pergi ke Restoran?" tanya Arra kemudian


Jin mengangguk


"Nee. Kau mau ikut" tanya jin


"Boleh..." ucap Arra tersenyum


"Kalau begitu,cepatlah mandi, aku akan menunggu sambil menyelesaikan makanan ya" jawab jin


Arra mengangguk


"Arraseoh..aku mandi dulu"


Jin tersenyum, lalu Arra pergi ke kamar nya.


Sampai di kamarnya Arra langsung mengambil handuk lalu berjalan menuju kamar mandi . namun langkahnya terhenti karna getaran handphone di nakasnya .


Arra pun mengurungkan niatnya pergi kekamar mandi lalu menghampiri handphone nya lalu membuka lock screen nya.


Terdapat notifikasi pesan, dan Arra pun membacanya. Tanpa membalasnya arra lalu bergegas pergi kekamar mandi meneruskan niatnya


---++++++++---


Lima belas menit kemudian . kini Arra dan jin sedang berada dalam perjalanan menuju restoran.


"Oppa" ucap Arra


"Nee?"


"Ah..ani" balas Arra


Jin tersenyum


"Ada apa kau ini?" tanya jin sekaligus bingung


"Aku aja nya ingin memanggil mu saja" ucap Arra menatap jin


"Aigooo....kau merindukan ku?" tanya jin kembali


"Yaakk.. Percaya diri sekali kau ini" balas Arra


Namun jin tersenyum sedikit tertawa lalu melirik istrinya itu


"Lalu kenapa kau melakukan itu?"


"Geunyang. Molla?" balas Arra


(Entah..tak tahu)


"Aish..kau ada ada saja" ucap jin.


Lalu setelah itu jin dqn Arra pun terdiam


Drrrtttt drrrttt


.drrtt.. Drrrtt


Getaran handphone membaut pandangan Arra teralihkan dari tatapan jalan ia mengambil handphone itu lalu membaca si pemanggil


Namun setelah itu ia memasukan handphone nya kembali.


"Siapa?"


"Ah..ini hanya nomor yang salah sambung, tadi sempat menelpon ku dia pikir aku ibunya" ucap Arra yang jelas dengan wajah tak biasa


"Benarkah?" tanya jin


Arra tersenyum. Jelas semua itu bohong.


Sampai tibanya di restoran. Jin dan Arra di sambut baik oleh pegawainya. Saat memasuki restoran jin merasa senang karna banyak pengunjung yang datang


"Ah..sesangnim" sapaΒ  doo jihan sambil membungkukan badan pada jin begitupun pada arra


"Ah..nee.." balas jin


"Bagaimana liburan mu..?" ucap doo jihan basa basi


"Menyenangkan, apa semua nya baik baik saja?" tanya jin


"Seperti yang ku katakan padamu semuanya baik baik saja." ucap doo jihan


"Ah. Baguslah kalau begitu" timpal jin


"Kau mau minum apa? Kopi?" ucap doo jihan


"Ah..boleh" balas jin


"Jeongbu?" tanya doo jihan menatap Arra, bertanya sama seperti pada suaminya


"Ah..aku ingin jus Alpukat" ucap doo jihan


"Baiklah...tunggu sebentar" balas doo jihan


Doo jihan pun pergi dari hadapan tuannya itu, mengambil kan minuman yang di inginkannya.


Dan. Setelah itu mereka berbincang tengah rest orang yang niat nya ingin membuka cabang baru di tempat pusat keramaian.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


***Dari kejauhan seseorang memperhatikan ketiga orang yang berada di restoran.


Sambil menatap ke arah si wanita, ia berkata dalam hatinya


"Kenapa kau tak membalas pesanku ataupun panggilan ku?, tapi walaupun begitu aku senang karna kau baik baik saja"


VOTE, LIKE DAN KOMEN***..