ME AND IDOL Pt 2

ME AND IDOL Pt 2
64.



Dua minggu berlalu ,


kini arra memutuskan untuk pergi ke korea menyusul suami, entah kenapa perasaannya kali ini sangatlah tidak tenang..terlebih jin hanya mengabarinya saat jungkook pulang dari rumahnya


Dan lagi ia mendapat pesan yang berisi


"Suami mu sudah masuk dalam perangkap ku, dia menerima twaran ku, jadi bersiap lah untuk berpisah"


Sungguh arra tak habis pikir dengan orang itu, di hadapan dirinya, ia berkata kata seolah tak terjadi masalah tapi pada akhirnya ternyata itu semua tipuan.


Arra menarik kopernya, ia berjalan menuju mobil yang di sediakan orang tuanya untuk mengantarnya ke bandara, ya nyonya arru dan tuan kim akan ikut mengantarkannya, setidaknya merekadapat memastikan kalau anaknya baik baik saja.


Usia kehamilan arra menginjak 4 bulan lebih , yang dalam artian lima bulan kurang, seharusnya arra tidak dianjurkan berpergian dalam pesawat takutnya terjadi sesuatu, terlebih pihak pesawatpun tidak bertanggung jawab dengan apapun yang terjadi, tapi apalah daya walau pun begitu arra tetap harus ke korea menyusul sang suami,


Hatinya sakit, dadanya sesak, perasaanya takut akan ancaman itu benar, walaupun arra percaya jin tidak akan seperti itu , tapi ini beda.


"Kau yakin mau pulang sekarang?" tanya nyonya arru memastkkan


"Nee.. Eomma..aku tak bisa menonggalakn suamiku terlalu lama" timpal arra


"Kau yamin akan baik baik saja?" tanya nyonya arru lagi


"Ya..doakan sja yang terbaik untukku dan cucumu.." timpal arra


seraya menatap perut nya lalu mengusapnya.


Tak lama kemudian arra pun sampai di bandara , penerbangan kali ini menggunakan pesawat umum, dalam hatinya tak henti hentinya berdoa untuk keselamatannya.


"Terimakasih sudah mengantarku" ucap arra


"Nee...jika ada sesuatu hubungi kami" ucap tuan kim


"Nee..appa.jaga kesehatan mu,jangan terlalu sibuk bekerja  kau harus memikirkan dirimu sendiri" ucap arra


"Ya..kau juga., jaga bayi bu pastika dia tidak terbentur apapun lagi" ucap tuan kim


"Nanti jika kami selesai, kami pasti akan menyusul mu" ucap nyonya arru


"Nee..eomma..aku pasti merindukan" timpal arra


"Ya..sudah cepatlah..atau tidak kau tertinggal pesawat" ucap tuan kim


Arra tersenyum lalu memeluk sang ayah dan kemudian sang eomma.


"Aku pergi..sampai jumpa" ucap arra melambaikan Tangan sembari berjalan


Begitu pun orang tuannya juga melambaikan tangan, tak sadar tuan kim meneteskan air mata,


Karna sedih di tinggal sang putri.


Arra berjalan menuju rute nya setelah pengecekan surat surat, dan untung saja ia di perbolehkan untuk naik pesawat dengan alasana penting.


Arra berjalan dengan menarik koper menuju lapang yang terdapat pesawat yang akan tumpangi nya, ia menatap balik melihat negri indonesia yang menjadi tempat tinggal kedua orang tuanya.


Namun setelah itu langsung berbalik kembali dan berjalann menaiku tangga untuk masuk ke dalam pesawat, ia duduk di barisan yang tertera pada nomornya, dengan cemas ia menatap perutnya


"Sayangi eommamu ini, jangan buat eomma merepotkan orang lain, kau pasti kuat sayang" batin arra sembari mengelus perut buncitnya


Bersamaan dengan itu terdengar suara pemberitahuan pesawat akan lepas landas , arra pun menyiapkan diri Dengan memakai sabuk nya.


"Tuhan jaga, dan lindungi aku juga bayi ku"_Arra


Kurang lebih lima jam perjalanan menggunakannpesawat arra kini sudah tiba dibandara korea,  beberapa menit lalu ia memesan taxi untuk mengantarnya pulang karna mungkin pukul 16:37 ini jin masih di kantornya.


Arra tak ingin mengganggunya, dan biarlah kedatangannya menjadi kejutan.


Saat tengah berada dalam taxi arra menyibukan diri memandangi kota seoul, ia rindu suasana kota kelahirannya, arra pun mengeluarkan handphone di sakunya karna bosan menerpanya.


Di buka apl twiter yang memampilkan situs @wallkpop yang memberikan berita kalau namjoon tengah mempersiapkan pesta pernikahannya untuk nanti malam.


Ada pun situs


@kpopstory


Yang mengatakan sang mantan leader dari Bangtan Seoyoendan akan menikah dengan hyemi,ponakan dari pemilik agensi big hit entertaiment.


Tak kalah pun dengan tagar #leader legend married


23.457.76 tweet


#NamjoonXHyemi"


563.7384 tweet


#RM&Hyemimarried


458.7238 twt


#Haripatahhatiinternasional


72.28839 twt


Dan  mungkin arra akan datang kesana bersama jin nantinya,


"Ouh..sungguh aku ingin melihat mereka berkumpul" batin arra


25 menit berlalu kini arra sampai di tujuan ia berjalan menuju kediaman jin dan menekan bell nya.


Satu kali terlewati dan tak ada balasan.


Dua kali sama hal nya Dengan yang pertama


Seketika arra pun memukul kepalanya sendiri bagaimana ia bisa bodoh kalau ternyata ia tahu sandi dari kediaman suaminya, mungkin ia tak kesal menanti nanti.


Arra memasukan sandinya dan terbukalah pintu, dilihat suasana ruangan yang sepi hanya terdengar suara elektronik.


"Ajhuma in-gil?" lanjutnya


"Ajhuma"


Namun sayang tak kunjung mendapat balasan arra berjalan menuju dapur pun tak di Temukan asistennya itu, ia berjalan ke kamarnya pun juga tak ada..


"Ah...nyonya..kau sudah pulang?" ucap ajhuma in-gil terkejut sembari membawa pakaian yang sudah rapih tersetrika


"Nee..bagaimana kabarmu, semuanya baik baikan ?" tanya arra sembari berjalan menuju dapur kembali untuk mengambil segelas air putih. Begitupun akhuma in-gil yang mengikutinya dari belakang


"Y.y.yeee.. Nan gwaenchanhaeo, dan semuanya baik baik saja" ucap ajhuma in-gil


Entah arra merasa ajhuma in-gil sepertinya seorang yang ketakutan


"Apa suamiku belum pulang?" tanya arra tanpa mempedulikan ekspresi ajhuma in-gil


"Nee..dia belum pulang.." ucap ajhuma


"Eoh..baiklah aku akan kekamar..jika di pulang jangan beritahu aku kalau aku sudah pulang..aku ingin memberikannya kejutan,"ucap arra tersenyum


"Nee...agesemnida" balas ajhuma in-gil


Dan arra pun langsung pergi menaiki tangga dengan hati hati.


+++++++______+++++____+++


Pukul 19:00


Jin baru saja selesai dengan pekerjaannya, membaca detail surat laporan yang di terima itu melelahkan.


Ia keluar dari ruangannya di lihat suasan sudah sepi hanya beberapa para pekerja yang lembur,


"Ah..jiyong-ah..." pekik jin ketika melihat karyawannya itu masih berkutik dengan laptopnya.


"Eoh nee..sajangnim" yang si sapa pun segera berdiri dan memberi hormat


"Sudah hentikan , kau Butuh istirahat. Cepatlah pulang" suruh jin


"Ah..nee...yaggandeo" ucap jiyong


"Ah..baiklah..terserah kau saja., saya pergi" ucap jin


"Nee..sajangnim" timpal jiyong sambil memberi hormat


Jin melangkahkan kakinya menuju basment untuk mengambil mobilya dan mengendarainya menuju kediamannya.


Di tengah perjalanan handphonenya bergerat dan ternyata panggilan yang masuk


Jin segera menyambungkan earphonenya, lalu memulai pembicaraan


"Yee...waenaeo?" tanya jin


"Kau akan ke pesta namjoon kan?"


"Ya , kenapa?" tanya jin sambil fokus menyetir


"Pergilah dengan Wanita kemarin yang appa pertemukan dengan mu"


"Aish..apa apaan ini"


"Kau hanya tinggal membawanya kepesta itu"


"Mau kemana kan wajahku ini..aku sudah beristri, apa di kata orang jika aku membawa wanita lain di pernikahan adikku sendiri"


"Biarlah..jangan dengarkan kata orang"


"Appa..kenapa kau saja yang datang bersama wanita itu huh?"


"Aih..kau ini apa apaan.. Aku ini milik eomma mu"


"Nah..kau pun sama marahnya seperti ku kan?"


"Sudah...turuti saja apa kata ku, kemarilah kerumah ku dan bawa wanitanya"


Setelah ucapan kim woo seok itu, panggilan pun terputus , jin menghembuskan nafas dengan kasar, kadang ia kesal sendiri karna selama dua minggu ke belakangan ini ayahnya menitahanya untuk bertamu dengan wanita pilihannya, cantik memang , pekerjaannya pun sama seorang pengusaha, tapi bagaimana bisa berjalan dengan bukan istrinya.


"Aish...bichineo" pekik jin sembari mengusapa wajahnya..dan lagi mau tak mau ia harus pergi kerumah orang tuannya untuk menemui wanita itu dan mengajaknya pergi ke pernikahan namjoon.


20 Menit


Jin kini sudah tiba di kediaman orang tuanya, lalu ia berjalan masuk


Sampainya di dalam ruangan Jin menemukan wanita itu dengan baluta gaun pink dan tersenyum manis padanya.


"Annyeongaseo, oppa" ucap wanita itu


Jin diam


Sedangkan wanita itu berjalan menujunya


"Oppa...gwaenchanhaeo?" tanya wanita itu lagi sembari memegang tangan seokjin


"Nee..nan gwaenchanha" ucap jin datar dan dengan segera melepaskan pelukam di tangannya


"Hey...jin kau sudah datang"


Pekik tjan kim woo seok yang baru saja tiba dengan pakaian rapih bersetelan kameja


Jin diam


"Sambil menunggu eomma mu.  Sebaiknya kau Cepat mandi..kita akan pergi bersama menuju pesta namjoon" suruh kim woo seok


Jin pun berjalan tanpa memperdulikan wanita mau pun ayahnya.. Ia memilih mandi seperti apa yang di ucapakan sang ayah daripada berlama lama dengan wanita itu walaupun cantik.