ME AND IDOL Pt 2

ME AND IDOL Pt 2
51. 0ne More



Warning....harap tidak mencoto hal yang buruk karna ini kebutuhan novel , jadi author. Terpaksa menulisnya.. Dan lagi dosa di tanggung readers!!


Srtelah tiba diranjang  itu jin melakukan aktivitasnya kembali.. namun yang bedanya kali ini ia melucuti baju arra dan terpampang lah


Jin kembali mendekati benda kenyal itu dan kini wajahnya menatap lekat , sungguh pemandangan yang menggemaskan.


ia pun memajukan bibirnya lalu ******* nya dengan hati hati. Dan sesekali jin menggigit p*****g milik arra. Sedangkan tangan yang satunya lagi memilin milin sebelah p******a nya.


"Ahhfft... sttthhff.. ehhhehftst.."


"Ah...ftt...ja...huuft.. ng.. An ber... Buat..le.bih.. Jin..ahhfttf" pekik arra


"Jin...sstt..jangan..ber..huuft..buat...lebih...aku mmfhttth takut..." ucap arra


Jin menatap arra, dan berkata


"Tenang saja aku akan melakukan dengan perlahan.. Aku mohon ini yang pertama bagiku..biarkan aku menikmatinya" ucap jin mengusap pucuk kepa arra dengan senyuman...


Arra terdiam memang tak ada salahnya membiarkan jin melakukannya , karna memang itu menjadi hak yang harus di dapatkan jin. Lagi pun arra harus berabakti bukan dengan melayani jin, baik itu nafsu birahi ataupun yang lainnya.


"Aku mohon..lakukan dengan hati hati..jangan lukai anak ku" ucap arra


"Anak mu juga anak ku...jadi aku akan menjaganya" ucap jin


Dan setelah itu jin kembali melakukan aktivitas awalnya..ia kembali meremas p*****a milih arra dan tak ayal ia membuat bercak merah di kulit putih p*****a arra.


"Mmmffttt..ahhhsstt..hhfftt" desah arra


Jin kini menggerakan tangannya ke arrah bagian bawah arra..ia menyulusup ke CD milik arra, dan sungguh ia merasakan basah di dalamnya.


Jin mengusap bagian ms.V arra namun bibirnya tak luput dari bibir arra,


Sedangkan arra harus mengimbangi gerak gerik yang di lakukan jin,  deru nafas sudah memburu  sejak tadi, tak ayal dirinya merasa lelah dengan permainan jin tapi arra harus kuat karna yakin sang suami begitu nafsu dengan tubuhnya.


Baru pertama kalai begini jin sangat lihai dalam bermain, padahal bukan berpengalaman, arra pun aneh sendiri dengan jin yeng terkesan abnormal,


Tiba dimana menit yang membuat jin terdiam, ia menatap wajah arra dengan deru nafas yang memburu, jij perlahan menarik CD arra untuk lepas dari kakinya...


Arra yang tengah lemas pun dengan mata yang tertutup memberani kan diri untuk membuka matanya.. Sungguh dari tadi arra tidak memberanikan diri menatap wajah polos milik suaminya itu dengan sengaja


Dan terkejutnya arra mendapati jin yang bertelanjang tanpa busana sedang menatapi kemaluannya yang tadi kakinya di renggangkan


"Kenapa kau terus menatapinya?" tanya arra kesal


Bodoh, arra baru menyadari ucapannya salah, ya ucapannya tadi seperti menyuruh jin untuk segera memasukan kejantannya, padahal maksudnya arra merasa malu jika terus di pandangani seperti itu


Dan Jin seperti mendapat perintah dengan keuntungan yang banyak ia pun langsung menghadapkan wajahnya ke Ms. V milik arra dan langsung melumatnya.


Jin memang tak pernah berhubungan sex tapi ia paham betul bagaimana cara memuaskan wanita dalam berhubungan intim, Terlebih jin sering men-search tentang bagaimana hubungan intim yang menarik dan tidak membosankan. Dan sekarang jin sedang memperaktikannya.


Arra terus mendesah dalam hatinya terus berdoa demi kebaikan anak yang ada di dalam kandungannya.


"Huuhhffft,, ah.ssstt...hhssstt"


"Faste..rrsshtt...say...ang.."


Seakan mendapat perintah dari komandan jin, mempercepat gerakan dalam aktivitasnya..


"Ahh...ssstt...ffftttthh..."


"Fass..ssatt tetrhhss... Sayang"


"Fasssttt..er...jimin-ah" pekik arra


Seketika jin Terdiam, ia menghentikan aktivitasnya, lalu pergi dengan kembalinya memakai kaos yang semula.