
jimin Part
Suasana seoul begitu sepi karna sekarang menunjukan pukul 01:00 dini hari..semuanya mungkin sedang tidur, tapi berbeda dengan jimin yang masih berjalan menyusuri jalanan dengan sebotol minuman di tanganya.
Bukan tak bawa mobil tapi jimin hanya malas untuk menyetir, lagipun tempat tujuannya kali ini bukanlah apartementnya.. Melainkan sungai han.
Jimin ini berada di sana namun butuh jarak 1 KM lagi untuk ada disana, tapi walau pun begitu jimin tak peduli rasa relahnya akan terobati oleh ketengan aliran sungai han.
Untuk yang kedua kalinya jimin meneguk minumannya.,rasa pusing mulai melanda akibat ia terlalu banyak minum soju, ya jimin bukan hanya sebotul melainkan sudah lima botol yang di lalui di kaffe pinggir jalan.
Tapi jimin masih bisa menahanya, pusing yang rasakan tak sepusing beban yang ada di pundaknya.
Ya setelah kemarin ia menceraikan seulgi kehidupaannya kini agak semarut, tapi walaupun begitu jimin akan berusaha mulai berubaha membenahi diri untuk menjadi yang lebih baik.
Jimin pikir awalnya ia sendirian.,dan berniat lagi untuk mengakhiri hidupnya untuk menyusul kedua orang tuanya, tapi itu tidak terjadi karna bodohnya ia malah melupaakan jihyun adiknya yang sedang menimba ilmu di luar negri.
Jimin akan bertahan demi adiknya sesulit apa pun hidup pasti akan ada solusinya.!
**Tuhan tidak memberikan cobaan diluar kemampuan umatnya! Dan pasti semuanya bisa di tangani!!
Ada banyak nilai yang jimin ambil dari kisahnya, "hidup dan setia dengan pasanganmu, seburuk dan sejelek apa pun dia,jika sudah takdir maka kau akan mencintainya tanpa di paksa, karna pilihan orang tua tidak mungkin yang terburuk untuk untuk anaknya**"
Lama berjalan,jimin kini sudah sampai di pinggir sungai han..ia duduk di kursi yang di sediakan. Warna lampu yang gemerlap membuatnya membuka kelopak mata selebar lebarnya, angin malam pun menjadi bagian untuk menambah suasana keheningan setelah aliran sungai han.
Jimin termenung menatap langit yang berwarna gelap, besok ia harus ke kantor tapi ia tak peduli dengan kondisi fisiknya yang mungkin akan sakit karna dinginnya angin malam,
Jimin merogoh handphone disakunya, dilihat dilihat wallpaper sang mantan istri menghiasi layarnya dengan senyuman.
Jimin membuka apps twiter berharap ada pesan masuk yang, ataupun balasan dari yang di inginkan karna memang siang pagi tadi ia mengirim pesan pada arra untuk meminta ijin ingin bertemu.
Arra...arra. Arra. Dan arra...
Nama yang tak bisa ia lupakan Sampai sekarang ini.. Bodoh dan bodoh jimin meninggalkan semuannya, sungguh jika di biarkan jimin akan menyakiti dirinya sendiri hanya karna kebodohan tapi mungkin semuannya sia sia, karna semuanya takan kembali seperti sejak kala.
Jimin tersenyum ketika twitternya menampakan ratusan pesan yang belum terbaca..dan saru DiantaRanya yang paling teratas terdapat mantan istri yang membalasnya, jimin berharap balasan dari arra mau menemuinya lagi.
"Nan gwaenchanha"
Kalimat itu mrnjadi balasan arra dari pesan jimin yang dikirimkan. Arra hanya mengatakan kalau dirinya baik baik saja, soal pertemuan arra tidak membalasnya atau merespon pun.
Bodoh... Memang pas untuknya
Seharus dirinya sadar kalau arra sudah punya kehidupan anyar dengan lelaki lain..lelaki yang mampu mencintainya tanpa menyiksanya. Mana mau ia bertemu dengan lelaki pada masalalu yang buruknya..
Jimin pun bangkit dari duduknya..ia berjalan kembali, kali ini ia butuh tempat untuk menghempaskan tubuhnya, dan tempat yang di tuju adalah apartemennya,
Kaleng yang tergeletak di jalanan terpaksa jimin tendang dengan keras, karna rasa jenuh dalam kehidupannya.
"Ya...mulai besok..Aku akan berubah menjadi lebih baik" batin jimin.
__________///_______///______
Pagi kembali
jimin bangun dari tidurnya setelah mendengar suara gaduh di lantai bawah.
Jimin pun langsung berjalan menuju ke kamar mandi, untuk menyegarkan tubuhnya.
Dan tak butuh waktu lama 15 menit jimin sudah selesai dengan mandinya juga memakai pakaiannya.
Selanjutnya ia duduk untuk mengenakan sepatunya,dan lagi tak butuh waktu lama jimin untuk menyelesaikannya, ia langsung bergegas keluar dari kamarnya, ia berjalan menyusri anak tangga untuk menggapai ruang makan..
Terdapat seorang ajhuma yang menjadi satu satunya yang bertahan untuk tinggal disini apartement jimin setelah kepergian seulgi.
Ya jimin membutuhkan seorang asisten rumah tangga untuk mengurus rumah dan keperluan lainnya, karna tak ayal sehebat apapun seorang manusia tak lah berguna jika hanya seorang diri, arti sosial tidak bisa di pungkiri dalam kehidupan sehari hari.
"Annyeongaseo, selamat pagi ajhuma" sapa jimin tersenyum lalu duduk di meja makan yang di suguhkan dengan sarapan yang enak
"Nee..annyeong..silahkan dimakan tuan" pekik ajhuma
"Nee...gomawo" ucap jimin mengambil piring dan sendok
"Saya berharap semoga hari mu lebih baik" pekik ajhuma
Jimin tersenyum berharap apa yang di ucapkan sang ajhuma terjadi di hari ini dan kedepannya..
"Nee...terimakasih harapannya" ucap jimin lalu melahap makanan di meja.
Sang ajhuma tersenyum
"Permisi , saya harus menyelesaikan tugas lainnya"
"Iyah silahkan.." balas jimin
Lalu sang ajhuma pun pergi sedangkan jimin masih dengan makanannya.
Drrrrrrttt....drrrrttt..
Getaran handphone membuat mata jimin mengalihkan pandangan dari makanannya.
Dilihat notif pesan grup dari apps kaokaltalk yang membanjiri, jimin menscroll percakapan dari awal dan membacanya satu persatu dan ternyata terdapat berita bahagia
@*kimtaehyung
"Wah hyung...kau tak sendiri lagi"
@junghosoek
"Aish...selamat untukmu ,semoga aku cepat menyusul mu"
@minyoongi
@JeonJk
"Ah...aku tak menyangka ini, satu persatu menikah diantara kita dan nanti akan mempunyai anak"
@junghosoek
"Kau bnar jungkook, aku pun iri melihatnya"
@minyoongi
"Ya sudah ...tinggal kau cari saja ..wanita banyak diluaran sana @junghosoek
@ParkJIMIN
"selamat untuk mu hyung"
@kimnamjoon
"Ah..terimakasih semua ucapannya..doakan aku bahagia dengan hyemi. Jangan lupa datang dalam dua minggu lagi"
@kimtaehyung
Setelah namjoon hyung...siapa lagi yang akan menikah...jungkook?yoongi hyung? Atau hosoek hyung?"
@K_Seokjin
"Eoh..ada apa ini?sepertinya aku ketinggalan berita yah?"
@kimtaehyung
"Aish...kau hyung mangkanya baca dari atas"
@junghoseok
"Dia mungkin baru bangun tidur,mangkanya baru sadar"
@K_Seokjin
"Apa kau bilang,?? Aku ini baru mengaktifkan handphone, karna aku berada di pesawat beberapa menit lalu"
@minyoongi
"OUH"
@JungHoseok
"Wah..pantas saja...sekarang kau orang tersibuk diantara kami setelah yoongi hyung"
@kimnamjoon
"Ya.. semenjak kau menikah kita tak sempat bertemu lagi,kemarin aku ke apartemen mu untuk menyampaikan berita ini kau tak ada"
@K_Seokjin
"Ya..mianhae @kimnamjoon.
aku varu saja pulang dari indonesia, mengantar istriku untuk bertemu orang tuanya"
@JeonJk
"Indonesia...aku pun sedang berada di indonesia, untuk acara fanmeeting"
@junghosoek
"Wah kookie kau sudah terkenal Rupanya"
@JeonJK
"Diam kau hyung..memang nya kau saja yang bisa terkenal*"
Jimin meninggalkan percakapan itu lalu melihat jam di tangannya, dilihat pukul 07:30
Dan itu waktunya jin harus segera bergegas untuk aktivitas nya.
.........
"Annyeongaseo" sapa karyawan yang berlalu lalang ketika jimin sampai di perusahaan
"Nee..annyeong" balas jimin tersenyum
Jimin melangkah masuk menuju ruangannya yang ada di lantai atas, etah sampai saat ini ia bersyukur kalau perusahaannya terus berkembang.
"Permisi,,pak ini kontrak yang harus anda tanda tangani" ucap skretaris setelahnya tiba di ruangan
"Nee..gomawo" ucap jimin
"Saya permisi" ucap skretaris
Jimin meraih dokumen yang tadi Di berikan skretarisnya, ia membaca dengan detail persetujuan yang di berikan,
PT. Electronic Indonesia
Ya ada perusahaan yang mengajak kerjasama dengan perusahaannya, dan itu datangnya dari negara indonesia,
Negara dimana arra kini berada,ingin rasanya jimin pergi kesana untuk melepas rindu, tapi sayang pekerjaan. Sangatlah menghalangi.
Dan jimin hanya bisa berdoa jika ia jika suatu saat nanti ia bertemu dengan arra dan kalau bisa arra kembali jadi miliknya..