ME AND IDOL Pt 2

ME AND IDOL Pt 2
31. I'm so afraid 2



Malam tiba , jin kini tiba di apartemennya , pintu terbuka


Dan dengan kebetulan ajhuma in-gil sedang melintas di ruangan keluarga menuju dapur


"Tuan kau sudah pulang?" sapa ajhuma in-gil


"Nee...dimana arra?" ucap jin


"Ah..nyonya sepertinya tidur..karna dari sore ia belum turun dari kamarnya"ucap ajhuma in-gil


"Ouh...begitu kau sudah siapkan manakanan?" tanya jin duduk di sofa


"Sudah.." balasnya


"Arra sudah makan?" tanya jin kembali seraya membuka sepatunya


"Belum..jika tuan hendak makan aku akan menghangatkananya" - ajhuma in-gil


"Ya...Hangatkan makanannya..aku akan memanggil arra" ucap jin


"Baik tuan" ucap ajhuma in-gil , lalu pergi kembali menuju daour


. setelah membuka sepatunya dan mengganti alas kakainya dengan sendal jin kini melangkahkan kakinya menuju lantai dua


Saat tiba di kamar, jin membuka pintunya, dan benar apa yang dikatakan ajhuma in-gil kalau


arra yang sedang tertidur lelap yang hanya menggunakan kimono dengan selimut yang menutupinya tubuhnya.


Ia mendekat , namun sebelumnya ia menyimpan tas dan jasnya di sofa,  lalu  setelah duduk di sisi ranjang.


Dilihat dengan baik jin,.ia menantap lekuk wajahnya,


"Cantik..


Sangat cantik" pekik jin


Ya..jin tau itu bahkan semua orang akan berkata yang sama jika melihatnya dengan wajah tanpa make up dan raut wajah yang polos.


"Aku hanya berharap kau dan aku tetap bersama, dan anak yang kau lahirkan akan berjenis kelamin lelaki" batin jin


Ya jin takut , bahkan sangat takut jika nanti anak arra yang dianggap jadi anaknya nanti bejenis kelamin lelaki.


Jin sebenarnya tak masalah dengan jenis kelamin apa saja justru jin menginginkan anaknya perempuan di awal. Dan


Bukan tanpa alasan bukan dirinya menginginkan anak,  lelaki tapi karna tuntutan dari orang tua,


Jin memajuka lengannya  mengusap lebut kepalanya.


"Kau kelelahan sayang?" pekik jin


Lalu mencium kening sang istri.


"Aku sangat kagum padamu, kau bukan lagi bagian dari keluarga park jimin tapi kau sangat menghargai persaan jihyun." batin jin


Jin melirik jam dinakasnya, dilihat pukul 20:00 , jin pun berdiri lalu memutuskan untuk mandi .karna rasa gerah nya sangat menganggu.


____///


Dengan perlahan arra membuka kelopak matanya, di lihat sekeliling tak ada orang..jika itu ajhuma in-gil mana berani ia masuk.


Karna sejauh ini ajhuma in-gil sangatlah baik dalam perilakunya.


Namun kini pandangannya menangkap jas serta tas yang tergeletak di sofa dengan asal.


Seketika pendengarannya menangkap suara shower yang mengalirkan air.


"Jin?" pikir arra


Arra pun melangkah kan kakinya untuk mendekatkan tubuhnya pada pintu kamar mandi.


Dengan langkah yang perlahan ia menempelkan telinganya memastikan kalau itu suaminya bukan maling yang ikut mandi.


Di rasa sudah puas arra pun melangkahkan kakinya menuju lemari, berniat mengganti baju kimononya.


Ya arra , tertudur karna lelahnya perjalanan..sampai ia tak sanggup memakaikan pakaian pada tubuhnya sendiri.


Arra pun membuka lemarinya dam  mengambil piyamanya yang berwarna pink, lalu menanggalkan kimononya dan memakainya piyamanya.


Namun satta hendak memakai pakaian arra terkejut, karna mendapat pelukan dari belakanganya, arra merasakan basah di punghungnya, karna mungkin sang suami baru saja mandi.


"Kau sudah bangun sayang?" tanya sang suami yang masih memeluknya dari belakang


"Nee..kapan kau pulang?/ sudah dari tadi?" tanya arra membalikan tubuhnya menghadapa jin


Lagi.lagi terkejut bukan main kala arra melihat jin bertelanjang dada dengan handuk yang menutupi kemaluannya!


Sontak arra pun langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya..membiarkan jin melihat lekut tubuh arra yang hanya mengenakan kaos putih tipis dan celana pendek di atas lutut.


"Hey .. Ada apa dengan mu syang?" tanya jin tersenyum


"Aku kira kau sudah memakai baju..tapi ternyata kau belum memakai sehelai benang pun"


"Hey...kau ini kenapa?,, aku suami mu, jadi apa yang perlu di di tutupi?" ucap jin


Seketika tangan jin, manarik tangan arra yang. Menempel pada wajahnya, membiarkan arra melihat tubuh seokjin , karna memang seminggu setelah pernikahan keduannya belum melihat "milik" pribadinya, terlebih arra hanya melakukan ciuman dengan jin untuk menghilangkan nafsu birahi keduanya terkhusus jin.


Jin pun melumat bibir arra ketika arra sedang menatap wajah sang suami, seketika tangan arra pun yang diam beralih untuk memeluk sang suami..tak perduli kaos putihnya basah karna butiran air di tubuh jin yang penting jin terpenuhi nafsunya.


"Sudah....kau cepat pakai baju.." ucap arra


"Nee...kau tunggu diaini kita makan bersama karna tadi sudah ku suruh ajhuma in-gil untuk menghangatkan makannya kembali."


"Nee..baiklah , tapi kau harus cepat karna bayiku membutuhkan asupan" ucap arra


"Jangan bilang itu bayimu saja..itu juga bayiku" ucap jin


"Baiklah..ini bayi kita" ucap arra tersenyum..sedangkan jin mengambil kaos dan boxer di lemari untuk Menutupi tubuhnya.


MAAF KALAU ADA TYPO...


DAN MAAF UNTUK SEKARANG UP NYA SATU CHAPTER KARNA YANG SEMALAM DI BUAT KE HAPUS.., PADAHAL UDAH NYAMPE 1500 KATA.. SEKALI LAGI MINTA MAAF YAH..BESOK DEH DI GANTI.


JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMENNNYA READERS...!!