
Satu jam berlalu
Jin sendari tadi hanya uring uringan mengkhawatirkan ke adaan istri dan anak nya, dalam hatinya ia berdoa semoga semuanya baik baik saja..
Ya setelah satu jam yang lalu jin melihat arra terkapar di lantai dengan darah, jin dan kedua orang tuanya langsung membawa arra kerumah sakit terdekat..dan untungnya tak butuh waktu lima menit mereka sampai di rumah sakit dan arra langsung di bawa ke ruang uni gawat darurat.
Namun sampai saat ini pula sang dokter yang menangangi arra belum KeluAr memberi tahu kondisi arra saat ini.
Lelah berjalan mondar mandir. Jin pun memutuskan untuk duduk di kursi yang sudah di sediakan.
Ia tertungkul sembari berdoa setelah apa yang terjadi, mungkin beberapa jam yang lalu jin sendiri tak ingin melihat waja arra..tapi kali ini jin tak munafik ia sangat sekali ingin membelai wajah arra..
Suara pintu terbuka mengalihkan pandangan ketiga orang Itu
Bersamaan dengan itu seorang yang berbaju putih, keluar dari dalan ruangan
Jin langsung mendirikan badannya untuk menyambut sang dokter seraya berakata
"Dok bagaimana keadaan istri saya?" tanya jin
" syukurnya istri anda langsung dibawa kemari di beri pertolongan sehingga istri anda baik baik saja" ucap sang dokter
Jin tersenyum
"Ah..begitu, lalu bagaimana dengan kandungannya?" ucap jin kemudian
"Sekarang Kondisi kandungannya lemah, karna pendarahan ringan dan sedikit terbentur,nanti nanti pastikan kondisi perut istri tidak terbentur apa pun lagi, jika terjadi maka akan berakibat fatal, karna rahimnya terluka maka istri anda tidak akan memiliki keturunan lagi"
"Baik..dok, tapi boleh saya menemuinya sekarang" ucap jin
"Tentu,tapi kondisi belum sadar" ucap sang dokter
"Tak apa.." - jin
"Ya..silahkan. Kalau begitu , saya permisi"
Jin pun mengangguk
"Ya..terimakasih dok" ucap nya
Begitupun sang dokter yang berjalan menuju lorong untuk keluar.
jin berserta orang tuanya pun langsung membuka pintu ruangan dan di dapati arra yang sedang terkapar lemas dengan wajah pucat.
Jin duduk di kursi yang sudah Deni sediakan , lalilu ia menggenggam tangan sang istrinya itu.
Sunghuh hatinya sangat terluka melihat semua ini, walau hatinya sakit karna alasan lain jin tak bisa egois, kan bisa jadi arra seperti ini karna dirinya.
"Sayang...ayo bangun aku disini!" pekik jin sambil mengusap pucuk kepalanya arra
"Sudahlah.. Jin ini adalah musibah, lagi pun semua baik baiknya, kau harus bersyukur " ucap tuan kim
"Ya..appa mu benar, kau harus bersyukur karna tuhan memberi kebaikan untuk arra, banyak wanita yang sudah terjatuh malah mengalami keguguran" ucap nyonya arru
Jin mengangguk mengitakan ucapan sang mertua,
Sampai ketika suara dering handphone mengalihkan pandangan mereka , dilihat arahnya dari saku milik ayah mertua, dan benar saja ternyata tuan kim mendapati panggilan
Tuan kim pun segera menjauh untuk mengangkat panggilan,
"Ya...hallo?"
_______
"Ah sepertinya appa Sedang ada panggilan pekerjaan " pekik nyonya arru
Jin pun mengangguk sambil tersenyum. Lalu nyonya arru pun berjalan keluar mengikuti suaminya
Ia kembali menatap arra yang terbaring lemas, tak hentinya ia menciumi tangan sang istri
"Sayang..ayo cepat bangun," ucap jin
"Maafkan aku jika semua ini salahku" ucap jin
"Jin...appa dan eomma harus pergi, ada keperluan yang harus kami selesaikan" ucap nyonya arru
Jin menatap kedua irang tua itu
"Nee..gwaenchana..eomma aku akan menjaga nya "
"Ya..jika ada sesuatu atau jeperluan yang lainnya tolong hubungi kami" ucap tuan kim
"Nee..apa"
"Ya sudah..kami pergi," ucap tuan kim lagi
Dan mendapat anggukan dari sang menantu, setelah itu mereka pergi meninggalkan jin.
*****hi readers..makasih udah baca.sampai sejauh ini ..kasih kritik dan saran, biar karya ku lebih baik lagi..jngan sungkan.,jika ada yng tidak di mengerti silahkan berkomentar dan sisipkan bagian nya..insyallah author benerin ..
MAAF KALAU ADA TYPO YAH...MOHON MAKLUM... AUTHOR SEKALI LAGI MINTA DOANYA BUAT KESEMBUHAN KAKEK AUTHOR.. dan maaf juga jarang up..terus kalau up up nya satu chapter , authornya lagi banyak tugas seoklah.. sekali lagi maaf
JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK , LIKENYA JUGA...JANGAN LUPA KASIH SEMANGAT BUAT AUTHOR tetep stan yah sama me and idol
I PURPLE U*