
Jimin seperti biasa nya ia bertugas di kantor.
Ia melangkahkan kakinya menuju ruangan khususnya.
Para karyawan tak bosan bosan membungkukan badan saat jimin lewat
Sampai di depan ruangan sang skretaris berdiri seperti yang lainnya dengan senyuman
"Maaf pak...sekarang anda ada pertemuan dengan pengusaha dari indonesia" ucap skretaris
"Oh..nee,dimana tempatnya"
"Di hotel bintang lima gangnam city , pertemuannya akan di lakukan satu jam lagi " ucap skretaris
"Kau sudah atur semuanya?" tanya jimin
"Nee..aku sudah atur semuannya"
"Baguslah..setelah itu?" ucap jimin
"Kau harus menandatangani pengiriman barang ke luar negri, berkas berkasnya sudah di simpan di meja"
"Ouh...baiklah...kalau begitu berikan profil pengusaha dari indonesia itu" ucap jimin lalu pergi keruangannya
"Nee..agesemnida" ucap skretaris
*******
Jimin duduk di kursi miliknya itu, ruangan kerjanya berada di lantai atas dengan jendela transparant yang menyuguhkan pemandangan Yang indah.
Jimin sengaja, karna saat ia lelah ataupun strees jimin bisa menghilangkannya dengan memandang pemandangan itu.
Mata jimin terus membaca berkas pe'eksporan barangnya ke luar negri, lalu menandatangainnya ketika ia merasa setuju dengan isi dan ketentuannya.
Jimin membulak balik kertas yang berada di map itu. Sampai akhirnya tiga berkas sudah di tanda tangani, yang isinya mulai dari peeksporan ke amerika, paris, dan thailand
Suara pintu terketuk menyadarkan konsentrasi jimin dari membacanya, jimin melirik kaca dindinga nya yang transparan , Dapat di lihat skretaris yang berdiri di belakang pintu ruangannya.
"Masuk" ucap jimin
Tak lama pintu terhuka berasamaan dengan skreataris yang masuk
"Saesangnim , ini berkas yang di minta"
"Simpan saja" ucap jimin tanpa melirik wajah sekertaris itu
"Nee..agesemnida..Pertemuan dua puluh menit lagi, saya harap bapak sudah siap" ucap skretaris
"Yee" ucap jimin yang masih sibuk membaca berkasnya yang hanya tinggal satu halaman lagi
"Baiklah, kalau begitu saya keluar" ucap skretaris
Jimin mengangguk, ia pun mggerakan tangannya untuk menanda tangani berkas persetujuan itu. Lalu
Tangan jimin kini beralih Mengambil map yang beberapa menit lalu di simpan sang skretaris
Jimin membukannya lalu mendapati profil pengusaha dari indonesia yang ingin bekerja sama dengan perusahaannya..disana sincantumkan tujuannya untuk mensuplay barang barang elektronik kebutuhan rumah tangga di indonesia.
Dan hal yang mengejutkan adalah pemilik perusahan itu perempuan bernama Arvia, umurnya 23 tahun lebih muda dua tahun darinya atau bisa di bilang diatas umur arra tiga tahun.
Jimin mengambilnya dan menempelkan Di telinga
"Ya?"
"Pak pihak dari indonesia sudah datang di hotel gangnam city, kau harus segera kesana"
"Baiklah,, aku akan segera kesana, beritahu dia sepuluh menit pasti sampai" ucap jimin
"Nee..agesemnida" ucap skretaris dalam sambungan
Jimin pun berdiri dari duduknya ia merapihkan jas, karna penampilan akan menunjang keberhasilan.
Ia melangkahkan kakinya menuju luar ruangan untuk menuju tempat yang di tentukan
______________
"Kau sudah sampai?"
"Sudah."
"Kau sudah ke tempat yang ku katakan?"
"Tentu.aku sedang menunggunya sekarang"
"Ku harap kau berhasil"
"Ya semoga saja"
"Aku berharap padamu, jangan kecewakan aku my Sister"
"Not ever"
"I hope"
"But, why you make it??"
"This is to make me happy"
"Isn't true that already happy?"
"Mm..ya..but he is not original make me happy"
"Why?"
"I do not know ... Kapan Dia datang?"
"Entah..tapi katannya sepuluh menit lagi"
"Baiklah..hubungi aku jika dia sudah datang"
"Nee..Agesemnida"
***MAAF KALAU ADA TYPO YAH...MOHON MAKLUM... AUTHOR SEKALI LAGI MINTA DOANYA BUAT KESEMBUHAN KAKEK AUTHOR.. dan maaf juga jarang up..terus kalau up up nya satu chapter , authornya lagi banyak tugas seoklah..terus sering sakit jadi gx fokus, sekali lagi maaf
JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK , LIKENYA JUGA...JANGAN LUPA KASIH SEMANGAT BUAT AUTHOR tetep stan yah sama me and idol
I PURPLE*** U