
Kini arra melangkahkan kakinya ke jajaran makanan, ia mengambil beberapa roti tawar dan roti yang berasa, tak ayal juga ia mengambil jelly, karna entah kenapa akhir akhir ini arra sangat suka dengan jelly kering.
"Kau mau ini?" Tanya arra menunjukan snack yang seingatnya jimin menyukainya
"Boleh.." ucap jimin
Arra pun memasukan jajanan itu kedalam troli yang di dorong jimin
"Kau lelah?" tanya arra pada jimin
"Ani..apa lagi yang kau butuhkan?" tanya jimin
"Sayuran dan buah..." ucap arra
"Baiklah..ayo kita kebelakang," balas jimin .
Dan keduannya pun pergi melangkahkan kakinya menuju jejeran sayuran, dan buah huahan
Setibanya disana arra mengambil sayuran yang di perlukan seperti sawi, brokoli, buncis, wortel ataupun uang lainnya, dan untuk buah buahannya, arra mengambil pisang, apel, anggur merah, dan pir.
"Sudah" pekik arra dan jimin oun mengangguk,
"Ayo kita bayar ini" ucao jimin
Arra mngangguk lalu berjalan maju menuju luar rauangan karna tempat pembayaran berada disana
Arra mengeluarkan belanjaannya dari troli, dan mendaoat bantuan dari jimin
"Aku yang bayar, " ucap jimin
"Ani..aku saja" ucap arra
"Tidak, biar aku saja" ucap jimin
"Jangan..aku saja ini belanjaan ku" ucap arra tegas
"Tapi aku ingin membayarkannya untuk mu" ucap jimin
"Tidak boleh " ucap arra
Tanpa di sadari sang penjaga kasir pun tersenyim melihat keduanya yang bertengkar
"Sungguh pasangan, yang lucu dan romantis yang pernah ku temui" pekiknya
Arra menatap wanita itu tak percaya, begitu pun jimin
Lantas keduanya diam setelah mendengarnya,
Dan pada akhirnya arra yang membayar belanjaan ,
"Ini" ucap arra membelika sekantong pelastik
"Apa ini, bukannya kau hanya membelikan ku snack, kenapa sekarang isinya banyak sekali" tanya jimin yang setelag melihat isi kantong pelastiknya.
"Snacknya untukmu, dan itu peralatan bayi untuk anak mu" ucap arra
"Ah...gomawo" ucap jimin
"Nee..ayo pergi" ucap arra menarik lengan jimin.
Jimin pun terksiap, dan terkejut dengan perlakuan arra yang tiba tiba
"Eoh...mianhae..aku refleks" ucap arra sesampainya di parkiran kala menyadari tangannya bertautan dengan jimin
"Nee..gwaenchanha" ucap jimin
Arra diam, sunggub di rasa malu kali ini
"Ayo masuk" ucap jimin membukan pintu mobilnya
Setelah jimin masuk ke dalan mobil, mereka pun mengarungi jalanan yang penuh dengan kendaraan yang berlalu lalang
Arra belum , ia masih membuka sabuk pengamannya.
"Arra-ah" pekik jimin?
"Ye...kenapa?" tanya arra menatap jimin
"Boleh..aku memegang perut mu" ucap jimin ragu
Arra diam, namun seketika jimin
Berkata " jika tak boleh tak apa!" ucapnya.
"Ani...silahkan kau pegang" ucap arra menatap jimin
Jimin ragu untuk melakukannya..ia pun perlahan memajukan tangan pada perut arra
Arra yang gemas dengan tingkah jimin pun langsung menarik tangan jimin ke atas perutnya
"Bagaimana?" tanya arra
Jimin tersenyum, saat tangannya mengelus ngelus perut arra dengan bahagia.
"Baik baik sayang di dalam perut eomma mu, jika kau sudah besar jangan jadilah anak yang baik dan jangan membebankan dia" ucap jimin
Arra menatapnya dengan haru, dan dari situ arra tau kalau jimin benar menyesali apa yang terjadi beberapa bulan yang lalu.
"Baik baik dengan eomma mu sayang appa selalu menyertaimu" ucap jimin tersenyum dan seketika ia menciun perut arra dengan sayang
"Terimakasih" ucap jimin menatap arra
"Nee.."
"Jaga kesehatan mu, jangan terlalu lelah" ucap jimin
"Nee.gomawo, aku harus kelyar tak enak jika ada orang yang melihat kita berdua" ucap arra
"Nee..aku pun akan segera pergi, sekali lagi terimakasih" ucap jimin
Arra mengangguk dan keluar dari mobil milik jimin,
Sebelum arra pergi masuk ia menatap jimin dengan senyuman dan berkata " hati hati di jalan"
Dan mendapatkan anghukan dari jimin dengan senyuman lalu mengklasok mobilnya yang tanya ia akan pergi .
____//___//
Arra masuk, di dapati sang ajhuma yang kini sedang membersihkan debu di ruangan TV
"Ah...nyonya sudah pulang" ucap ajhuma in-gil
"Nee..Ini...aku membelikn roti untuk mu" ucap arra menyodorkan sebungkus pelastik,
"Ah...gomawo.nyonya,," ucap ahjhuma in-gil
"Nee..dan tolong bereskan sayuran dan buah buahan ini" ucap arra
"Nee..agesemnida" balas ajhuma in-gil
"Baiklah..aku akan beristirahat, jika suami ku sudah oulang katakakan aku di kamar" ucap arra
"Nee..agesemnida" ucap nya lagi
Setelah mendapat jawaban dari sang ajhuma arra pun melangkahkan kakinya ke lantai atas dimana kamarnya berada.
Tiga menit arra sampai di kamarnay, ia pun menaruh kantong yang berisikan kebutuhannya,memutuskan untuk mandi sebelum ia larut dalam mimpinya entah itu baik ataupun buruk.
VOTE..LIKE DAN KOMEN READERS...YUK SEKALIAN BACA novel bangtan story yang lainnya...