ME AND IDOL Pt 2

ME AND IDOL Pt 2
38 Arraseoh



**Ini bukan orang yang kau maksud selingkuhan dari seulgi?" ucap jimin menyodorkan foto di handphone nya..


Sang ajhuma pun menatap lekat lekat pria itu sebelum menjawab apa benar lelaki itu yang bernama park chanyeol**!!


"Ani tuan..dia bukan orangnya.. Bentuk wajahnya sama seperti teman mu jungkook, tidak bulat seperti ini" ucap sang ajhuma.


"Eoh...arraseoh..gomawo" ucap jimin


'"Nee..tuan.." balsa ajhuma lalu pergi kemabali ke aktivitasnya.


"Oh..ajhuma..tolong bereskan makanan ini, aku ingin beristirahat" ucap jimin kembali.


"Nee..agesemnida" angguk sang ajhuma.


Jimin kini melangkahkan kaki menju lantai dua..tangga yang beberapa jm lalu ia turuni kini ia naikan kembali kakinya untuk menggapai kamar yang ternyata menjadi tempat bercumbu orang istrinya dengan selingkuhannnya.


"Sayang..Kau tau,, ternyata jimin sudah di tiba di rumah"


Jimin yang tiba di depan kamar itu pun menghentikan niatannya untuk membuka pintu itu..ia lebih memilih mendengarkan percakapan itu Dengan harapan ia mengeluarkan rencana nya lagi.


"......"


"Ya, aku bersyukur karna jimin tak masuk kamar sebelum kau keluar"


"....."


"Nee...aku pun berfikir seperti itu bagaimana bisa jimin sebodoh itu seharusnya ia mencium bau parfum yang menempel di bantal bekas mu"


"....."


"Nee..., aku tak sabar menantikan hari bersama mu"


"...."


"Yee...arraseoh..sarranghae" ucap wanita itu


Setelah itu jimin tak mendengar percakapan yang di lakukan oleh seulgi...


Ia pun langsung masuk kedalam tanpa aba aba


"Eoh..jimin" pekik seulgi


Dari raut wajah seulgi..jimin melihat keterkejutan dan ketakutan yang melanda hati nya.


"Nee..ada apa" ucap jimin menatap seulgi sinis


"Eoh..ani...aku hanya terkejut" balas seulgi kikuk


"Lalu, apa aku harus mengetuk pintu saat kau berada di dalam, ini kan kamar ku sesuka hati aku untuk keluar masuk , lagi pun bukan urusan mu dan aku tak perlu meminta ijin mu bukan?" ucap jimin panjang lebar


"Eoh..nee..kau benar" balas seulgi tersenyum kikuk sekaligus hwran karna jimin tak buasanya begini


"Kau sudah makananya?" tanya seulgi kembali


"Sudah..." ucap jimin


"Eoh...kenapa cepat sekali." tanya seulgi yang kini menudukan bokongnya di tepi ranjang


"Entah..tiba tiba aku tak nafsu makan" ucap jimin acuk yang kini melangkahkan kakinya ke lemari pakaiannya.


"Kau sakit" tanya seulgi


"Ani..nan gwaenchanha" timpal jimin sembari mengambil pakaian yang ia kenakan untuk tidur..cukup kaos oblong, dengn boxer dan dalaman yang jiminΒ  ambil. Ia pun menutup pintu lemari itu lalu mengambil Handuk untuk pergi mandi


"Kau mau kemana" tanya seulgi yang melihat jimin membawa anduk yang arah tujuannya bukan ke kemar mandi ruangan itu melainkan keluar ruangan.


"Aku ingin mandi kamar sebelah" balas jimin sambil berjalan


"Kenapa...bukannya di kamar mandi sini tidak ada yang rusak" tanya seulgi


"Ani..aku hnaya bosan berada di kamar mandi itu, aku hutuh suasana baru" ucap jimin beralasan,


Sungguh..padahal sebenarnya jimin bukan menginginkan suasana baru , ia bohong karna ia muak melihat wanita picik itu.


"Eoh..baiklah.... Jangan lupa kemari aku rindu pelukan mu" ucap seulgi


Sedangkan jimin terus berjalan keluar sampai tubuhnya terhalang pintu oleh penglihatan seulgi.


Kini jimin berada di bath-up yang dulu di tempati arra saat mandi.


Ia merendam badannya dengan air hangat karna seharian ia lelah mengurusi pikiranya mengetahui hal hal yang mengejutkan..


Ia termenung tanpa sadar lgi lagi dan lagi air matanya menetes. Suara germicik air dari shower menambah suasana pili jimin di keheningan.


Jimin kim merasa sendiri..orang yang dianggapnya akan bersamanya terus , kini akan pergi meninggalkanya.


"Arra...ku mohon kembali, aku mencintai mu" teriak jimin


20 menit kemudian jimin kini selesai dengan mandinya, otot otot yang tegangpun kini melemas kembali..setidaknya beremdam di air hangat menghilangkan stres di pikirannya.


Jimin kini kembali ke kamar nya di dapati seulgi yang tengah berkutik dengan handphonenya,


Dilihat ia memberi senyuman pada jimin.namun jimin masih Acuh, ia melangkahkan kakinya menuju meja lalu menyimpan handuk bekasnya mandi


"Kemarilah...aku ingin memelukmu" ucap seulgi setelah jimin menanggalkan handuk di meja


Jimin pun berjalan menuju ranjang, dengan senyaman seulgi pun menyambutnya.


Namun bukannya mendekati seulgi jimin malah tidur di sisi ranjang lalu membalikan badannya memunggungi seulgi.


Seulgi tak sakit hati ia pikir, suaminya begitu karna ia lelah..seulgipun mendekati jimin lalu memeluknya dari belakang punggung jimin


"Kau lelah,"tanya seulgi


"Sudah..biarkan aku tidur" ucap jimin


"Baiklah..aku akan membiarkan mu tidur..tapi tangan ku tetap berada diΒ  pinggangmu" ucap jimin


"Lepas...aku kegerahan" timpal jimin beralasan


Seketika mendengar ucapan itu seulgi pun menarik tangannya dari pinggang jimin, sedangkan jimin menutup kelopak matannya, untuk mencoba tidur karna lelahnya pikiran


SEULGI_ merasa aneh..karna tak biasanya semua nya begini..


"Arra...!"


Telinga seulgi seketika mendengar suara yang memanggil nama mantan suaminya, ia melirik kearah suara itu di dapati jimin yang merancau .


Ia menatap wajah jimin yang sedang tidur, yang berarti jimin menginggau


"Kau mulai mengingat wanita itu lagi sayang?" pekik seulgi mengelus wajah jimin dalam tidurnya


Seketika selgi tersenyum miring


"Kau mencintai dia, aku tau itu,, tapi maaf gara gar aku kau haris kehilangan wanit yang mencintai mu" ucap seulgi kembali


"Dan kini aku minta maaf karna aku tak dapat menemanimu sepanjang waktu...aku akan pergi dengan jihoon, dan kau akan sendiri..."


Seulgi terus merancau dalam tidur jimin ,, ya karna dilihat mata jimin sudah tertutup rapat dengan deru nafas yang terdengar begitu memburu, dengan itu dapat di pastikan jimin sudah lelap dalam Tidur yang otomatis jimin tak dqpa mendengar rancauan seulgi.


"Aku tak menyangka..bagaimana kau sebodoh itu, saat aku mempermainian mu, saat kau mau saja percaya pada ku tanpa mendengar pnjelasan daro orang orang terdekatmu"..


"Tapi sebelumnya aku berterimakasih, karna mu aku tak harus menanggung malu, dengan melahirkan anak dengan bapak yang memiliki kekayaan yang melimpah, aku bertwrimakasih pula kau mau menganggap jihoo anak mu, dan memberikan nama yang bagus untuk anak ku"


"Intinya..aku berterimakasih banyak , untuk semua yang kau lakukan untukku, maun sayang aku tak dapat membalas semua yang kau lakukan"


"Dan kini tinggal menunggu waktu kau dan aku akan berpisah di waktu yang salah, dengan scenario yang aku buat"


"Selamat tidur, doa ku memyertaimu " ucap seulgi lalu seketika mencium kening jimin


JIMIN.. Sendari tadi hanya bisa menahan amarah yang meluat di dadanya,Β  sunghuh ia ingin membaku hantam seulgi..namun sayang niatannya harus gugur karna seulgi seorang wanita.


Tap walaupun jimin haris tetap diam untuk mengecoh seulgi yang piCik, sungguh dari tadi ia hanya memikirkan siapa lelaki yang menjadi selingkuhan seulgi kalau bukan park chanyeol


**MAAF KALAU ADA TYPO YAH...MOHON MAKLUM... AUTHOR SEKALI LAGI MINTA DOANYA BUAT KESEMBUHAN KAKEK AUTHOR..


JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK , LIKENYA JUGA...JANGAN LUPA KASIH SEMANGAT BUAT AUTHOR,


dan maaf loh sekarang UP-nya SEKALI SEHARI SOALNYA AUTHOR LAGI SIBUK BIKIN NASKAH BUAT TERATER , PRAKTEK DI SEKOLAH..SEKALIAN SAMA BELAJAR LAGI TREEOUT


SELAKALI LAGI MIANHAE READERS...TETEP STAN YAH...


I PURPLE U ARMYπŸ’œ**