
Jimin kini telah selesai dengan mandinya dan seperti biasa ia menggunakan boxer dengan kaos hitam bertuliskan Lovemyself.
Ia keluar dari kamar itu lalu melangkahkan kakinya untuk ke dapur karna perutnya minta di diisi.
Ya awalnya jimin niatan untuk menelan hapis pengharum kamar mandi itu. Namun sayang kalau bukan karna jihyun adiknya mungkin sekarang jimin sudah mati terkapar akibat keracunan. Dan seulgi tak perlu repot repot untuk mengotori tangannya.
"Ajhuma kau sudah hangatkan makanannya?" tanya jimin yang tiba di dapur itu
"Nee.tuan...kau sakit kenapa kau terlihat muram?" tanya sang jhuma yang mendapati jimin duduk di meja makan.
"Ah..ani..aku hanya sedikit pusing menghadapi semua ini" ucap jimin
"Kau tak usah memikir hal yang mambuatmu sakit, lepaskan semuannya, jika dia meninggalkan mu kau bisa mencari yang lrbih baik darinya" jelas ajhuma
"Ah...mianhae..karna aku melewati batasan untuk ikut campur tentang mu" ucap ajhuma tertunggkul saat menyadari ucapan nya itu salah.
"Gwaenchanha..aku terima saran mu, lagi pula kau sudah ku anggap sebagai ibuku sendiri," ucap jimin tersenyum
Sedangkan si ajhuma tetap diam
"Kau benar,, aku harus segera mencari lain tapi sayang hati ku masih untuk nya" ucap jimin kembali
"Tuan...bukannya aku lancang, tapi untuk apa kau mencintai wanita itu yang tak menghargai suaminya?" ucap ajhuma
"Bukan dia..tapi mantan istriku. Yang dulu aku ceraikan dan sekarang penyesalan telah ku kantongi" ucap jin
"Sungguh..aku baru tau kau punya mantan istri, aku kira kau tipikal orang yang setia, terlebih pemberitqqn kau Menikah hanya denganย seulgi saja" ucap ajhum
"Ya memang pernikahan ku yang pertama tidak mengikut sertakan awak media untuk meliput, hanya orang orang terdejat dari kalangan perusaahaan saja, itupun di beri aturan untuk tidak membocorkan kejadian itu karna saat itu masih menjadi seorang idol yang takutnya fans ku merasa terkhiananti atulau tersakiti, karna kalau bukan karna fans ku aku bukan siapa siapa bahkan mungkin aku sama seperti anak remaja lain?"
"Pernikahan ku di dasari perjodohan..tak ada cinta untuknya saat itu..tapi baginya dia mencintai ku ,, sangat sangat mencintaiku,ย dan kebetulan ia seorang army, aku tau karna aku diam diam membuka handphonenya saat di tidur, di dapati foto ke 7 member BTS di screen lock nya,termasuk aku yang menjadiย wallpaper utama layar handphonenya..dia mungkin beruntung mendapatkan ku karna tak semua fans sepertinya, dia begitu mencintai ku sampai apa yang aku lakukan padanya ia terima, ia begitu sabar bahkan saat aku membawa seulgi dan menginap di apartement ini, masih sabar "
Jelas jimin
"Ah...mianhae...aku malah bercerita tentang masalalu ku" ucap jimin tersenyum
"Ah..gwaenchanha..aku mengerti keadaan mu" balas ajhuma
"ah...tuan ayo silahkan dimakan" ucap ajhuma
"Nee...gomawo." ucap jimin
Jimin pun memakan makanan yang di sediakan ajhuma.
Tak lama kemudian suara derap kaki terdengar di telinga jimin ,
"Nee..." ucap jimin mengangguk
"Aku cari kau kemana mana ternyata kau disini" ucqo seulgi
"Lalu?" tanya jimin acuh lebih memilih makannya ketibang melirik sang istri
"Ani..aku hanya khawatir dengan semuanya, kau baik baik saja kan?" ucap seulgi
"Nee.." balas jimin dalam kunyahannya
"Kau bohong bukan...aku tau kau sedang bermaslah, sampai kau membatalkan rencana semalam" ucap seulgi
"Lalu?" ucap jimin melirik sekilas
"Ceritalah..padaku...aku ini istrimu" ucap seulgi duduk di samping Meja makan Jimin
"Apa peduli mu tentang ku" jawab jimin
"Ada dengan mu, sehari ini kau berbeda pada ku? " tanya seulgi
"Tak ada yang beda di hariku, sekuanjya sama siang bekerja malam tidur..itu yang biasa ku lakukan tak ada yang berubah bukan" ucap jimin
"Bukan itu jimin...tapi sikap mu!" sanggah seulgi
"Apa yang salah dengan sikap Ku begini, tak ada yang berbeda aku sama yang dulu seperti dirikku pada arrA?"
"Eh..tunggu kenapa kau membawa arra dalam permasalahan ini?" tanya seulgi aneh
Jimin tersenyum miring
"Karna kau tak sesempurna arra"ย ucap jimin seketika ia bangun dari duduknya..lalu meninggalkan seulgi sendiri di ruangan itu.
"Aneh...ada apa dengan jimin..dia begitu acuh padaku, sejak kemarin, sungguh aku tak menyangka dengan semua ini..tapi walaupun begitu aku senang karna ini akan mempermudah jalan ku untuk keluar dari rumah tangga ini" batin seulgi.
Jimin pun melangkahkan kainya untuk menggapai kamarnya..ia memutuskan untuk beristirahat untuk melepaskan pikiran yang membuatnya frustasi.
Tapi jimin melangkahkan kaki menuju kamar arra yang dulu di tempatinya..sungguh jimin sangat senang merasa ketika merasa sendiri.
**MAAF KALAU ADA TYPO YAH...MOHON MAKLUM... AUTHOR SEKALI LAGI MINTA DOANYA BUAT KESEMBUHAN KAKEK AUTHOR.. dan maaf juga jarang up..terus kalau up up nya satu chapter , authornya lagi banyak tugas seoklah..terus sering sakit jadi gx fokus, sekali lagi maaf
JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK , LIKENYA JUGA...JANGAN LUPA KASIH SEMANGAT BUAT AUTHOR tetep stan yah sama me and idol
I PURPLE U๐****