ME AND IDOL Pt 2

ME AND IDOL Pt 2
16.모임_meet



Esok kembali kini arra dan jihyun sedan menyantap sarapannya dengan roti bertopingkan selai coklat


Dan yang pasti sudah siap dengan hari ini yang akan pergi kebusan mengunjungi pemakaman sang mertua.


"Apakah ada barang yang ketinggalan?" tanya arra


"Ani..noona.semua sudah siap" ucap jihyun


"Baiklah..ayo berangkat..takut nanti jalanan macet" ucap jihyun


"Apa kita akan naik angkutan umum?" tanya jihyun


"Ani..aju sudah menghubungi supirku untuk mengantarkan kita, dan sekrang mungkin sudah menunggu" timpal arra


"Eoh..baiklah"


07:30


Arra dan jihyun pun berangkat dari apartemnnya.


Perjalanan begitu hening arra sibuk dengan handphonenya begitu pun jihyun


Arra pun memutuskan untuk membuka app twitternya.


Baru saja menyalakan mobile data nya,.arra mendapati notif pesan.


Dan karnya ia terkejut


Bagaimana tidak!!? Mantan suaminya mendirect messege dirinya setelah sekian lama


@parkjimin


"Dimana kau sekarang,, aku ingin bertemu"


Tulis jimin pada pesan itu..


Entah..arra harus menjawab apa yang pasti saat ini arra mengabaikannya..


"Untuk apa kau ingin bertemu dengan ku?" batin arra


Arra memijat pelipisnya dengan sebelah tangan, memikirkan jimin membuatnya pusing untuk mencari tahu apa yang di inginkan pria itu


"Noona..kau tak apa?" tanya jihyun saat menyadari ekspresi wajah noona nya yang tak karuan


"Nee.gweanchanha" ucap arra


"Ouh..baiklah....lebih baik kau tidur karna perjalanan masih panjang" ucap jihnlyun tersenyum


"Nee.kau benar.." timpal arra..


Dan setelah itu arra pun melakukan apa yang di ucap jihyun dan mengambil posisi nyaman untuk tidur.


09:00 KST


Arra dan jihyun sudah sampai di gedung penyimpan Abu oarang tuannya


Arra pun keluar bersamaan dengan jihyun, lalu segera menuju lokasi.


Orang orang berlalu lalang mencari lokasi keluarganya..begitupilun arra dan jihyun


Setelah di dapat ia pun melakukan pemanjatan doa untuk sang appa dan eommanya.


Lima belas menit selesai...


Arra dan jihyun berbalik badan melihat dua orang di hadapannya


"Jihyun.."


"Arra?"


Jihyun dan arra sang bertatapan..meminta pendapat bagaimana caranya mrnghadapi dua orang di depannya


"Ah..hyung" ucap jihyun tersenyum sambil menggaruk tengkuknya


Ya didepan mereka terdapat pasangan, yang tak lain hyung dan noona dari jihyun siapa lagi kalau bukan jimin


"Bagaimana bisa kau ada disini ," ucap lelaki itu


"Kau membohongi aku" lanjutnya


Arra pun menatap jihyun memberi kode. Dan mendapat anggukan dari jihyun


"Ah.


Mianhae..aku harus pergi" ucap arra menyelonong pergi dengan berlari kecil


"Arra-ah..tunggu" ucapan itu terdengar di telinga arra namun ia tetap berlari untuk menghindari jimin


Arra tak bisa mengubah janjinya untuk tak menampakan dirinya di hadapan jimin.ucapan adalah ucapan apalagi janji yang tak boleh di ingkari


Arra diam di tempat tanpa membalikan badannya kala sampai di parkiran.


Jika jimin ingin bertemu denganku kenapa ia tak mengejarku?- pikir arra


Dan dengan cepat arra pun manaiki mobilnya dan menitah supir untuk berjalan pulang.


_____//_____///______/


Sampai di daegu tepatnya dia apartemen , jisso terhenti saat berjalan menuju dalam ruangan ..


Itu karna


Handophoneya yang bergetar terus menurus..arra pun mengambil handohone di tasnya lalu melihat siapa yang melakukan panggilan..


"Noona"


"Yee jihyun?" tanya arra kala ia menempelkan benda pipih itu di telinga


"Apa kau baik baik saja"


"Nee..nan gwaenchanhan, waenayoe?"


"Sekarang kau dimana?"


"Aku sudah tiba di daegu?, apa kau sudah pulang dengan hyung mu?"


"Ani..aku sekarang sedang baerada di rumah sakit karna noona seulgi melahirkan"


"Benarkah..semoga saja di beri kelancaran"


"Nee..noona..."


"Kau harus tetap disana..jangan beritahu tentang ku pada hyung mu aku mohon."


"Baiklah...kalau begitu aku tutup"


"Nee jihyun.."


Sambungan teeoutus arra kembali melanjutkan langkahnya ke dalam apartemen,


Ia pun pergi menuju dapur ditaruh tas selempang yang ia pakai dimeja,dan mengambil gelas lalu berjalan menuju lemari es berniat mengambil air minum,


Setidaknya setelah minum arra merasa tenang.


Sungguh hari yang melelahkan..sampai ia harus lari padahal kondisinya sedang hamil


"Mianhae...kau tak apa kan?" pekik arra pada kandungannya..


Drrrrrrrrtttt...drrrrrttt..dddrrrrt.


Untuk yang kedua kalinya arra mendengar suara getara di tas nya yang pasti panggilan masuk..ia oun kembali melangkahkan kakinya untuk mrngambilnya.


Dilihat nama lelaki yang kini menjadi kekasihnya


"Yee..oppa?" tanya arra mengangkat panggilan


"Kau dimana..apa kau baik baik saja"


"Aku Di apartemen..dan aku baik baik saja..ada apa?"


"Di apart? Bagaimana bisa sedangkan aku lima menit yang lalu dari apartemen mu , tapi tidak ada?"


"Ah., mungkin kau datang saat aku pergi ke mini market" ucap arra.


"Eoh..begitu, mianhae aku tak bisa mengujungi mu lagi hari ini karna appa ku menitahku untuk menemuinya"


"Nee..gwaenchanha"


"Arra-ah..kapan kau bertemu dengan orang tuaku, "


Arra diam


"Ah...maksudku aku ingin memperkenalkannya dengan Mu,dan membicarakan hal yang serius"


"Sebentar lagi ,,"


"Eoh baiklah...kalau begitu aku harus menutup panggilannya karna aku sudah sampai di kediaman orang tua ku"


"Baiklah..." ucap arra


Setelah panggilan terputus arra pun langsung pergi kekamar untuk mandi dan beristirahat.


MAAF LOH KALAU ADA TYPO


**VOTE like dan komen READERS😢


TERIMA KRITIK DAN SARAN!! ko🙏


DAN MAKASIH BUAT PEMBACA YANG SETIA NUNGGU UP.


kasih semangat buat authornya dong!


SALAM


ARMY💜**