KING MAFIA IS MY HUSBAND

KING MAFIA IS MY HUSBAND
AWAL DARI SEGALANYA



Keringat dingin keluar dipelipisnya ia tidak habis pikir kenapa bisa seperti ini? Semuanya tampak sangat kacau.


"Bagaimana bisa Fhai?." Tanya Zerlyn menatap pria tampan disampingnya meski hanya menggunakan stelan santai, tidak mengurangi segi ketamapananya.


"Sepertinya ada yang ingin berniat membalas dendam dengan menghancurkan nama serta identitas anda Nona, dan ini adalah awal pertamanya." Jawab Fhai dengan seraya menebak layar laptop miliknya.


"Akh, apa mereka berniat membalaskannya Fhai? Tapi kenapa? Toh, orangnya juga masih hidup dari sekarang." Ujar Zerlyn.


"Itu sebabnya, apalagi dia adalah generasi penerus. Mendengar putranya masuk rumah sakit dan mengalami luka cukup patal apalagi dibagian wajahnya mengalami keretakan tulang. Membuatnya sangat marah berkali kali mulutnya mengumpat disertai sumpah serapah." Jelas Fhai dengan menunjukan video cctv dirumah sakit.


Zerlyn menatap Video itu dengan serius dan teliti kemudian kepalanya menggeleng pelan "Tebakanku benar, dia adalah orangnya."


Fhai mengangguk membenarkan "Sudah jelas Nona, coba cek email anda apakah benar soal meminta bantuan itu?."


Zerlyn menurut kemudian mengecek emailnya, matanya melotot tajam menatap layar ponsel dengan ribuan email yang masuk. Sejenak ia memijat kepalanya terasa pening seketika.


"Ada apa Nona?." Tanya Fhai kebingungan.


"Aku sudah beberapa hari ini tidak mengecek emailku Fhai, dan sekarang kau lihat sendiri aku bahkan sangat pusing melihatnya." Jawab Zerlyn tangannya mengarahkan ponsel kepada Fhai.


Fhai sedikit menggeser duduknya, kemudian segera melihat apa yang diucapkan oleh Zerlyn. Jarak keduanya yang begitu dekat sampai tidak disadari mereka.


"Pindahkan datanya Nona, biar saya yang bantu memeriksanya." Tawar Fhai.


Zerlyn segera mengotak atik ponselnya mengerti dengan ucapan Fhai, ia sendiri tidak mungkin meriksa email itu satu persatu.


"Fhai, apa jika mereka melakukannya keluarga Varessham akan terancam? Aku takut Fhai, takut jika seandainya itu benar terjadi mereka menyalahkanku dan menuduhku kalau aku mata mata."


"Jangan terburu buru Nona, bermainlah sedikit. Lindungi keluarga Varessham serta perusahaan besarnya, saya disini akan membantu dari jarak jauh jika ada yang berani membocorkan apapun tentang anda ke media sebelum mereka menyerang lebih jauh."


"Melindungi? Melindungi bagaimana? Dengan cara apa Fhai?."


"Nona, tanpa perlu saya mengatakannya Nona sudah tau sendiri siapa anda? Selain anda memiliki berbagai dari A-Z anda juga termasuk salah satu orang terhebat dan terkenal bahkan seluruh dunia membutuhkan anda. Hanya saja, mereka belum tau mengenai siapa orang itu bukan?."


"Maksudmu, apa hal penting itu masih aman Fhai?." Tebak Zerlyn.


"Anda benar, saya, Frans, Bik May akan melindungi indentitas anda agar tetap aman kedepannya. Untuk memalisinasir supaya musuh terkuat dinegara A tidak secepatnya menyerang, jika hal itu terjadi bersiaplah mereka pasti akan merebut dengan otaknya yang licik."


"Lalu, sekarang harus bagaimana Fhai?."


"Bermainlah sesuai apa yang Nona inginkan, asalkan jangan ceroboh dan DeathBlood sendiri tau."


"DeathBlood? Apa itu?."


"Itu adalah nama mafia suami anda Nona, mafia yang paling ditakuti, seluruhnya sudah tau nama mafia itu beserta kekejamannya. Membunuh hal sudah biasa bahkan secara terang terangan."


"Aku merasa tidak asing dengan nama itu Fhai, sepertinya aku pernah mendengarnya." Ucap Zerlyn dengan berpikir sejenak.


"Dimana?." Tanya Fhai sedetik kemudian segera menggeser duduknya, Fhai sendiri baru menyadari hal itu hingga membuatnya sedikit canggung dan gugup


"Akh ya, aku pernah masuk kedalam markasnya." Jawab Zerlyn yang teringat waktu ia membebaskan Pak Syam dari hukuman Edgar.


Fhai terkejut mendengar ucapan Zerlyn, yang setau Fhai markas itu adalah pribadi milik DeathBlood. Tidak sembarangan untuk bisa masuk kedalam, jika sampai berani maka hukumannya tidak main main.


"Hmmm.. Apa Nona saat itu baik baik saja?."


"Ya, hanya dapat hukuman menggosok kamar mandi." Cerita Zerlyn.


"Anda masih beruntung Nona."


"Huhh?? Maksudmu?."


"Kalau itu bukan Anda, melainkan oranglain maka hukumannya mendapat cambukan, selebihnya seperti psycho." Fhai tidak menjelaskannya secara detail, ia tau sendiri siapa Zerlyn. Dan Fhai berpikir, Zerlyn tidak kalah sadisnya dengan Edgar.


Mendengar kata Psycho, membuat Zerlyn dengan semangat menjawabnya "Bermain, berlari, tertawa, sambil menyiksa."


"Ya, seperti itulah gambaran suami anda." Ujar Fhai tau jika membahas seperti ini mood Zerlyn berubah drastis.


"Kau tau darimana Fhai? Sedangkan aku sendiri tidak tau siapa Edgar sebenarnya?."


"Nona tidak tau Edgar?." Ulang Fhai.


Zerlyn menggeleng pelan.


Fhai berpikir sejenak, bagaimana bisa Zerlyn yang setiap harinya selalu berdektan dengan Edgar sampai tidak mengetahui jati aslinya?.


"Edgar adalah manusia berbahaya, memiliki banyak perusahaan terutama di negara A yang bersaing dengan ZN GROUP. Serta Edgar adalah ketua mafia dari DEATHBLOOD (Darah kematian) banyak yang memujanya bahkan sampai rela memberikan tubuh mereka secara gratis, tetapi Edgar selalu menembak langsung ditempat jika moodnya sedang kacau."


"Hahh?? Apa betul sifatnya seperti itu?."


"Hmmm.. Suami anda sangat terkenal Nona, apalagi saat orang lain sudah tau jika Edgar adalah raja mafia. Membuat pesonanya semakin bertambah, wanita berlomba ingin mendapatkannya..--


"Termasuk Arlyn?." Potong Zerlyn dengan menebaknya.


Fhai sekilas menatap Zerlyn kemudian pandangannya menatap lurus kedepan "Ya, anda benar. Arlyn saat itu berhasil menggoda Edgar namun akhirnya Arlyn jugalah yang menbuat Edgar marah dan kecewa. Edgar ingin membunuhnya, namun sayang Arlyn lebih dulu kabur entah kemana keberadaannya sampai sekarang masih menjadi misteri."


"Perusahaan baru yang dibangun oleh GRAYSON dengan mencuri dan mengambil saham dari perusahaan DXA group hingga membuatnya bangkrut sampai sekarang."


"Grayson? Pria tua breng@ Arlyn?."


Fhai tersenyum samar, ia tau jika menceritakan sedikit membahas masa lalu Zerlyn membuat Fhai merasa iba.


"Benar Nona."


"Siapa pemilik perusahaan DXA GROUP Fhai? Kenapa aku baru mendengar namanya?."


"Saya tidak tau persis seperti apa, sebab saat saya ingin mencari tau tentang informasi itu, saya tidak menemukan apapun Nona. Setelah mencari lebih jauh tenyata data informasi perusahaannya sudah ada yang menutupnya secara rapat. Dan belum genap satu hari, kabar DXA sudah menghilang."


Zerlyn manggut manggut mengerti "Lalu, bagimana kabarnya Bik May Fhai?."


"Baik Nona, kemungkinan nanti akan kembali keindonesia."


"Kenapa? Lalu bagaimana di negara A?."


"Untuk sementara waktu Jasper saya alihkan bersama Julian untuk mengurusnya hanya kurun waktu 1 mingggu saja Nona."


Fhai tau meski Jasper dan Julian adalah bodyguard paling penting dalam anggota ThrityBlood, namun kecerdasan dan kepintaran otaknya sama seperti Frans bisa memahami inti permasalahan urusan perusahaan.


Memiliki sifat ganda dan mampu menyesuaikan sesuai dengan tempatnya.


"Kenapa dengan mereka? Bagaimana jika seandainya penyerangan itu datang tiba tiba?."


"Kita serang Balik." Jawab Fhai santai.


"Ratusan Vs 4 orang?." Balas Zerlyn tersenyum kecut.


Fhai tidak menyahuti ucapan Zerlyn meski dalam hati membenarkan adanya, Fhai sendiri bingung tidak tau harus berbuat apa?.


Anggota ThristyBlood tidaklah banyak seperti yang lain mencapai ratusan bahkan ribuan. Fhai mengerti alasan Zerlyn tidak ingin sampai memiliki anggota terlalu banyak, selain Zerlyn yang notabenya sering malas mengurus apalagi mengatur.


Untuk sekedar mengurus perusahaan saja Zerlyn selalu ogah ogahan lebih baik memberikannya kepada oranglain asalakan itu bisa Zerlyn percayai termasuk Fhai. Fhai pun tau meski anggotanya sedikit namun seluruhnya bisa ia banggakan, memiliki sifat cepat tanggap, tegas, dibekali otak genius.


Tidak ada yang tau persis ThristyBlood seperti apa, hanya segelintir saja yang mengetahuinya. Berbeda dengan ZN2 GROUP diwakili oleh Fhai, pria tampan memiliki karakter tegas dan judes hingga membuat Della sekertarisnya menyukai dirinya.


Meski Della sendiri tau akan sifat Fhai, namun Della berusaha menyusun strategi untuk segera mendapatkannya. Fhai yang tau akan hal itu sedikit geram Della selalu saja menggodanya. Apalagi saat Della dengan sengaja memakai gaun ketat menjolkan bukit kembarnya.


Dengan sengaja Fhai menampar pipi mulus Della hingga menyebabkan ujung bibirnya robek dan mengeluarkan darah segar. Fhai tidak peduli dan acuh mendengar tangisan pilu Della.


"Anda harusnya bersyukur saya tidak mngeluarkan anda dari perusahaan ini! Namun rupanya anda masih tidak tahu diri!." Desis Fhai.


___


Fhai segera mengarahkan layar laptop kearahnya. Zerlyn cemberut kemudian gilirannya menggeser duduknya lebih dekat dengan Fhai.


"Kalau terlalu jauh, bagaimana aku bisa melihatnya." Ketus Zerlyn seolah tau jika Fhai sedikit canggung.


"Ini email dari perusahaan HVY gorup serta WLY group dan Varessham yang mengatakan jika meminta bantuan anda untuk memberikan kode data dari perusahaan HVY. Yang tertulis tanggal 33.13.1930."


"Dan ini, dari tanggal 32 sampai sekarang perusahaan HVY meminta kontrak kerjasama dengan anda. Namun, anda sampai saat ini belum mengambil keputusan apapun Nona."


"Meminta bantuan soal apa mereka?." Tanya Zerlyn kebingungan apalagi saat mendengar kata Varessham yang Fhai lontarkan.


"HVY meminta kontrak kerjasama dengan ZN GROUP. WLY meminta kode rahasia perusahaan HVY serta Varessham meminta mencarikan data atas nama ZERLYN ANNABETH." Jelas Fhai.


"Huhh?? Kenapa ada namaku?."


"Sepertinya mereka begitu penasaran dengan anda Nona apalagi mengenai identitas anda yang sangat sulit untuk dilacak mengingat keamanannya sampai berlapis lapis."


"Ya, aku sendiri yang membuatnya kaupun juga sama Fhai. Sampai saat ini orang diluaran sana, penasaran dengan sosok seorang FHAI CONNOR PRESTON yang mereka anggap monster diperusahaan ZN2 GROUP mendengar namanya membuat mereka bergidik."


Fhai tersenyum samar dengan ocehan tidak penting dari Zerlyn kemudian dengan gerakan cepat Fhai menyampingkan tubuhnya menatap Zerlyn disamping, Zerlyn sempat kikuk dengan jarak mereka.


"Berhentilah mengucapkan nama kepanjangan saya Nona."


Zerlyn menelan slavinanya saat bisikan Fhai terngiang ditelinganya. Apalagi tangan Fhai menahan tubuhnya hingga posisi Zerlyn seperti dipeluk oleh Fhai.


Fhai berdehem dengan situasi tersebut kemudian berdiri dari duduknya "Mau melihat orangnya Nona?."


Zerlyn yang tengah terbengong untuk menetralkan degub jantungnya seketika terkejut kemudian mendongkak menatap Fhai.


"Ekh!! Kemana Fhai?."


"Markas ThristyBlood Nona, jika anda penasaran dengan orang tersebut."


"Hmm.. Baik Fhai."


Zerlyn membereskan ponsel serta memasukannya kedalam saku jaket lalu keluar dari apartemen Fhai menuju markas mereka.


🌿🌿🌿🌿🌿