
Ehemm
Seketika Zara melepaskan pelukan Aven yang mendekapnya erat sedari tadi.
"Astaga ini anak perawan dan duda bucin, ditungguin dari tadi malah asyik pelukan di sini. Mama sudah nungguin sama papa di teras lho," tegur mama Zara membuat kedua insan yang sedang dimabuk asmara itu hanya bisa tersenyum kikuk.
"Ma, bisa nggak zara berangkatnya ke Surabaya barengan sama kita aja. Daripada dia pulang sendirian ma," ujar Aven mencoba merayu sang mama. Karena dia tahu mama Alin begitu mencintai Zara yang sudah seperti calon menantu rasa anak tersebut.
Mama Alin mendengus kesal mendengar ucapan putranya itu.
"Kamu mau nantinya pernikahanmu dibatalkan sama ayahnya Zara gegara kamu nggak urut sama permintaan calon mertuamu, hemmm," mama Alin menatap tajam ke arah putra tunggalnya itu.
"Ya enggaklah ma," jawab Aven cepat.
Enak aja main dibatalin gitu aja. Dia sudah menunggu sejak lama. Bisa ngereog nantinya jika sampai orang tua Zara melakukan hal itu. Rencana penculikan Zara dan hidup berdua di sebuah pulau terpencil akan benar-benar dia wujudkan nanti.
"Ya sudah kalau nggak mau. Kamu bawa keluar koper Zara. Ayo sayang, jangan mau didekepin terus sama itu duda. Belum sah juga main asal peluk anak gadis orang aja," ajak mama Alin menjauh dari sang putra.
Zara hanya tersenyum mendengar ledekan dari mama Alin. Dia mengikuti langkah mama Alin berjalan lebih dulu meninggalkan Aven yang sibuk membawa koper miliknya.
"Awas aja ya ma, kalau sudah sah menjadi istri. Zara bakalan aku dominasi untukku seorang," balas Aven tentunya dalam hati.
Pagi itu keluarga Maheswara mengantarkan Zara ke bandara untuk penerbangan ke Surabaya. Zara ditemani oleh mika dan beberapa bodyguard dari Pak Tomo. Setelah kejadian teror kemarin. Pak Tomo tentunya tidak ingin kecolongan. Sedangkan mika, dia memang sengaja ikut dengan Zara Karena merasa semakin gerah dengan tingkah asisten Dion yang semakin dekat dan lengket dengan Monika.
Untuk menenangkan hatinya, dia memutuskan untuk ikut Zara ke rumahnya. Dan setelah pernikahan om durennya dengan Zara maka dia akan kembali lagi ke London. Mika akan menyelesaikan kuliahnya lalu menjadi wanita yang sukses. Dia akan membalas sakit hatinya kepada asisten Dion yang sudah berani menolak cinta darinya. Suara saat nanti mika akan membuat asisten Dion jatuh ke dalam pesonanya.
......................
"Apa-apaan ini? Lepaskan aku! Lepaskan aku!hmmmmmppphh!"
Jessica meronta sekuat tenaganya saat beberapa orang bertubuh kekar membawa dirinya ke dalam sebuah mobil. Dia tidak pernah mengenal mereka. Akan tetapi sikap pemaksa mereka membuat Jessica trauma akan kejadian yang pernah dia alami di kamar hotel waktu itu.
Dia yang menjadi korban pelecehan dari dua bodyguard wanita gendut waktu itu. Akankah dia mengalami hal yang serupa? Karena itulah Jessica berusaha melepaskan diri dari cengkeraman beberapa pria tersebut. Akan tetapi sebuah bekapan di mulutnya membuat Jessica mendadak jadi mengantuk.
Drrttt
Drrttt
"Halo bos."
"Bagaimana?"
"Kami sudah menangkapnya bos?"
"Bagus, lakukan sesuai rencana."
"Baik bos."
Klik
"Cepat menuju ke markas," perintah lelaki dengan tubuh kekas dan tato ular yang ada lengan sebelah kanannya.
"Apakah dia ini benar-benar Jessica yang model ternama itu bos?" tanya salah satu anak buahnya yang sudah tergiur dengan body Jessica yang sempurna menurutnya.
"Ya, simpan wajah me-summu itu Jarot. Dia jatahku yang pertama. Setelah aku puas dengannya. Maka kalian bisa memakainya sesuka hati, hahahaha....."
Gelak tawa terdengar di mobil hitam yang membawa tubuh Jessica ke sebuah markas di pinggiran kota. Di sanalah mereka akan membuat seorang model ternama menjadi wanita ja-lang untuk para lelaki bertubuh kekar tersebut. Mereka sudah tidak sabar untuk berpesta dengan seorang model ternama dengan body seksi dan wajahnya yang cantik jelita.
"Beli minuman yang banyak. Kita berpesta malam ini."
❤️❤️❤️
TBC