
Di depan sebuah kamar hotel mewah tampak seorang wanita dengan tubuh tambun dan dandanannya yang serba menor. Lipstik merah yang menyala terang membuat penampilannya terkesan berani tersebut. Dia tampak menggeram penuh amarah saat menunggu pintu kamar itu terbuka.
"Dobrak saja!" perintahnya kepada dua bodyguard yang dia punya.
"Baik, nyonya."
Brak!!!
Braak!!
Braakk!!!
Setelah tiga kali percobaan akhirnya pintu pun terbuka. Wanita itu masuk dengan raut wajah merah padam. Apalagi saat mendengarkan suara-suara manja yang sayangnya terdengar cukup lucknat di telinganya. Inilah bukti perselingkuhan yang dia ingin dapatkan. Setelah suaminya selalu saja pandai membuat alasan. Kini ketahuan sudah.
"Papiii!!!" teriakan yang dikenalinya membuat lelaki yang sedang menggagahi wanita dibawahnya itu segera beringsut dan melepaskan kenikmatannya yang sempat dia rengguk barusan.
Bahkan lelaki itu langsung bersujud di depan sang istri yang sudah memergokinya selingkuh.
"Mami...hiks...hiks..hiks..maafkan papi, mi. Papai khilaf mi. Papi nggak akan mengulangi hal yang sama kembali mi," ujar pria tambun itu dihadapan istrinya yang masih menatap tajam ke arah wanita simpanan suaminya.
Jessica mengeratkan pegangannya di selimut tebal yang dia gunakan saat ini. Dirinya tidak menyangka akan terjadi peristiwa begini. Salahkan pria tua gendut itu. Padahal Jessica sudah mengatakan untuk menunggu dirinya saja. Tetapi nafsu pria itu sudah diubun-ubun Karena begitu merindukan kehangatan tubuh Jessica.
"Jadi dia yang selama ini menjadi simpanan papi, hemmm!" geram si istri sahnya.
"Seret dia, bawa kemari!" teriak si wanita sambil menunjuk penuh amarah ke arah wanita penggoda suaminya itu.
Pastinya dia artis yang hanya ingin mendapatkan keuntungan untuk karirnya. Sehingga mau disentuh pria jelek tersebut. Suaminya adalah lelaki jelek yang beruntung saja bisa menikahinya dan mendapatkan harta yang tidak seberapa itu.
"Lepaskan aku!" ronta Jessica yang sibuk memegangi selimut tebalnya untuk menutupi tubuhnya yang masih polos tanpa balutan apapun lagi. Seberapa kuatnya dia melawan tetap saja dirinya tidak mampu menandingi kekuatan dua pria kekar yang memegangi masing-masing tangannya.
Plak!
Plak!
Plak!
Tiga kali tamparan dilayangkan si wanita tambun berlipstik merah menor itu ke wajah mulus seorang Jessica. Seketika membuat wajah Jessica terdapat stempel tangan si wanita. Sedangkan lelaki yang tadi dengan buas mengga-gahhinya hanya diam tak berkutik di depan sang istri. Dia takut membela simpanannya di depan istri sahnya.
Jessica meringis kesakitan akibat perbuatan yang dilakukan oleh istri pria yang merupakan produser filmnya selama ini. Bahkan Jessica tidak mampu melawan karena pegangan di kedua tangannya yang dilakukan oleh para bodyguard.
Tidak cukup sampai disitu saja. Si wanita juga menjambak dan menampar beberapa kali wajah Jessica hingga kedua pipinya memerah akibat perlakuannya. Dia tidak peduli karena rasa amarah yang sudah mendominasi dirinya.
"Aakkhhh," Jessica memekik tertahan saat wajahnya dihempaskan begitu saja oleh wanita tambun itu. Dia tersenyum sinis menatap jijik ke arah Jessica. Wanita yang baru saja ditiduri oleh suaminya.
Mendadak sebuah ide muncul di benak si wanita. Dia menatap kedua bodyguard nya dengan senyum menyeringai sadis.
"Malam ini kalian bisa bersenang-senang dengan wanita pe-lac-cur ini. Hajar dia sampai pagi dan...." wanita tambun itu sengaja menjeda ucapannya. Dia menatap Jessica dengan seringai di sudut bibirnya. Mendekatkan wajahnya hingga Jessica mendengar dengan jelas akhir kalimatnya.
"Sampai kalian puas atas tubuhnya."
Jessica seketika melototkan kedua matanya mendengar apa yang wanita itu katakan barusan.
Tidak!
Tidak!
Dirinya tidak mau menjadi piala bergilir buat dia lelaki rendahan macam mereka. Jessica tidak mau tubuhnya disentuh sembarangan oleh pria yang tidak berduit sama sekali. Apalagi memberikan tubuhnya cuma-cuma hanya untuk dinikmati secara gratis.
"Tidak!"
"Tidaaaaaakkkkk!"
"Jangan! jangan sentuh aku!!!"
Hahahaha
Wanita itu tertawa melihat ketakutan Jessica yang saat ini mulai dipermainkan oleh dua lelaki kekar tersebut. Si wanita bahkan menjanjikan kedua anak buahnya uang yang banyak jika mampu membuat video terpanas dengan Jessica. Kedua lelaki kekar itu tentu tidak akan menyia-nyiakan apa yang ditawarkan oleh sang majikan. Selain dia bisa menikmati indahnya tubuh si artis. Mereka juga mendapatkan bonus uang dari sang majikan.
Bukankah ini pekerjaan yang menyenangkan.
"Aaarrrkkkh!!!? Sakit! Breng....seeekkkkk!" erang Jessica yang merasakan sakit karena ada yang memasuki bagian inti tubuhnya dengan sangat kasar.
Jessica bahkan sampai meneteskan air matanya. Dia merasa tubuhnya sangat kotor saat ini. Sangat menjijikkan.
❤️❤️❤️
TBC