Kepentok Cinta Abang Duda

Kepentok Cinta Abang Duda
Episode 56



Flashback on


Jessica melihat handphone milik sang adik. Dia mengecek dan mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dia melihat beberapa foto yang diambil dari sebuah video. Ada Azka di sana sedang bersujud di hadapan seorang cewek.


Jessica mencari video tersebut di media sosial dengan logo warna merah tersebut. Muncullah beberapa berita dari lambe-lambe. Dari situlah Jessica mengetahui kalau ada kemungkinan bahwa kematian Widia merasa sudah tidak berguna karena Azka lebih memilih kembali kepada mantan kekasihnya.


Namun, mata Jessica kembali terbelalak setelah dia melihat satu sosok pria yang dia kenal betul. Lelaki tersebut adalah mantan suamianya. Dan di video tersebut disebutkan bahwa si cewek diperebutkan oleh dua pengusaha muda dan mapan.


Gila!


Sok cantik bener dia???


Hahahaha


Jessica tertawa merasa dirinya jauh lebih cantik daripada cewek sok kecentilan itu. Bisa-bisanya dia membuat dua pria sibuk memperebutkan dirinya. Padahal penampilannya biasa saja. Masih juga seksi seorang Jessica. Pastinya lebih berpengalaman Jessica.


Jessica tidak bisa membiarkan hal ini begitu saja. Misinya untuk bisa kembali kepada Aven. Dan juga membalaskan sakit hati adiknya kepada azka harus terlaksana. Dia akan mencari tahu lebih banyak tentang cewek yang menjadi perebutan kedua lelaki tersebut.


"Aku akan membuat dia merasa rendah diri dan mundur dari misinya mendekati Aven. Karena selamanya Aven Maheswara hanya akan menjadi milik Jessica Putri. Kalau memang cara baik-baik tidak mampu membuat Aven kembali padaku. Aku harus buat dia tidur denganku dulu. Seperti waktu itu," Jessica tersenyum smirk dengan rencana yang sudah dia susun kali ini.


Flashback off


✨✨


Seorang perawat memasuki ruangan Azka Ramadhan. Dia melihat pasien sedang tertidur pulas. Perawat itu melakukan beberapa pengecekan kepada sang pasien. Kemudian memberikan suntikan di selang infus sang pasien.


Setelah selesai memberikan suntikan dia tersenyum kecil dan bergegas meninggalkan ruangan Azka di rawat.


Drrttt


Drrttt


"Bagaimana?" tanya sebuah suara di seberang sana.


"Sudah saya lakukan nona sesuai dengan dosis yang nona inginkan."


"Bagus, aku transfer sekarang uangnya ke rekening kamu. Pastikan setiap hari dia konsumsi obat tersebut selama di rumah sakit."


"Baik, non."


Klik


Jessica tertawa puas mendengar apa yang dikatakan oleh perawat yang dia bayar mahal untuk menyuntikkan obat yang membuat seorang pria menjadi mandul. Jessica ingin nantinya Azka Ramadhan menjadi gila karena tidak bisa memiliki keturunan. Maka garis keturunan keluarga Ramadhan akan habis karena Azka sudah tidak mampu lagi melanjutkan memberikan keturunan untuk keluarganya.


Itulah yang diinginkan Jessica membuat Azka menderita seumur hidupnya. Sebagai ganti rugi atas kematian sang adik yang membuat dia kehilangan Widia dan juga calon keponakannya.


"Selamat menikmati penderitaanmu Azka Ramadhan. Kalau membuatmu mati terlalu cepat itu akan membuatmu merasa enak. Tetapi jika nantinya kau tahu dirimu mandul. Maka penderitaan itu akan terasa begitu lama, hahahaha," Jessica tertawa puas akan rencananya kali ini.


Kemudian dia menatap foto-foto yang sudah dia siapkan untuk dikirimkan kepada gadis bernama Zara.


"Sekarang giliran kamu gadis biasa. Kamu akan melihat bagaimana dulu Aven begitu memuja kepadaku. Apakah kamu juga begitu dipuja olehnya? Apakah kamu pernah merasakan sebelumnya betapa perkasanya dia diranjang? Atau hanya denganku saja dia seperti itu? Hahahaha.... aku yakin kamu pasti akan panas melihat semua ini. Dan ini baru awal sayang, kamu akan lihat yang lebih membuatmu semakin panas nantinya," Jessica lagi-lagi tertawa membayangkan kemarahan gadis yang didekati oleh mantan suaminya tersebut. Tampaknya dia gadis polos dan itu adalah sasaran empuk buat Jessica.


❤️❤️❤️


TBC