Kepentok Cinta Abang Duda

Kepentok Cinta Abang Duda
Episode 59



Zara mengajak Aven duduk berdua di taman. Dia menyodorkan amplop coklat yang tadi diterimanya dari anonim pengirim. Aven langsung membuka isi amplop tersebut.


Aven tahu sudah siapa yang gila mengirimkan foto-foto mesranya bersama Jessica. Siapa lagi jika bukan Jessica pelakunya. Dasar wanita gila dia bahkan tidak punya urat malu lagi sekarang. Semakin menunjukkan betapa rendah harga dirinya sebagai wanita. Kenapa foto intim saat mereka masih bersama dia sebar seperti ini. Tujuan dia pasti ingin membuat hubungan antara Zara dan Aven menjadi renggang.


"Siapa yang mengirimkannya sayang?" tanya Aven lembut. Dia terus menatap ke arah Zara yang sedari tadi menghindari tatapannya terus.


"Aku tidak tahu karena nama pengirimnya tidak ada bang," jawab Zara.


Aven memegang tangan Zara dan menggenggamnya erat. Sebelum bercerita dia menarik napasnya panjang. Dia harus bercerita apa adanya kepada Zara sekarang. Tentang hubungan dia dan sang mantan dahulu.


"Ya itu memang foto-foto Abang. Abang akui itu memang asli dan bukan editan," jawaban Aven sukses membuat Zara menatap Aven seolah mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Aven itu tidak benar adanya.


Aven tersenyum melihat keresahan diwajah Zara. Dia menepuk tangan Zara perlahan lalu melanjutkan penjelasannya.


"Tapi itu dulu Zara. Saat Abang masih menjadi suaminya. Dan wanita dalam foto tersebut adalah mantan istri Abang. Bukannya Abang berzina dengan cewek lain sayang, bukan. Wanita itu adalah mantan istri Abang. Dan hubungan itu saat kami masih menjalin status sebagai suami istri. Hanya saja Abang tidak tahu kenapa bisa dia mempunyai foto-foto saat kami melakukan hubungan intim. Mungkin diam-diam dia mengambil foto dan video tersebut. Percayalah Zara, hatiku dan pikiranku hanya untuk kamu seorang dan selamanya hanya untuk kamu. Abang benar-benar berkata jujur," kata Aven dengan sorot mata tanpa kepalsuan.


Zara mencoba mendalami tatapan mata Aven kepadanya. Dan dia juga tidak menemukan tanda kebohongan dari sang tunangan. Zara menghela napasnya panjang. Dia memegang tangan Aven kembali.


"Jujur aku syok melihat foto-foto Abang seperti itu. Abang tahu sendiri kan kalau aku juga pernah dikhianati oleh mantan kekasihku yang berkhianat dengan mantan sahabatku sendiri. Jadi maaf ketika aku melihat foto tersebut rasa takut itu kembali muncul. Dan aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri bang," ucap Zara.


Aven langsung memeluk tubuh Zara dan mendekapnya dengan erat penuh kasih sayang. Dia membelai punggung Zara dengan penuh kelembutan.


"Maaf sayang, Abang tidak bermaksud membuatmu kembali takut akan masa lalumu. Tapi Abang bisa pastikan jika tidak ada lagi hubungan apa-apa antara Abang dengan mantan Abang tersebut. Kami sudah berpisah dan Abang sudah tidak lagi memperdulikan dirinya. Bahkan kalaupun wanita yang tertinggal didunia ini hanya dia maka Abang tidak akan pernah mau bersamanya. Abang sudah yakin dan mantap untuk menjalin hubungan rumah tangga denganmu sayang. Tidak ada nama wanita lain yang ada dihati Abang kecuali mama Alin," jawab Aven menenangkan sang tunangan.


"Lalu apakah selama ini dia ada menemui Abang?" tanya zara mengurai pelukan keduanya.


Aven pun menganggukkan kepala. Dia tidak mau membohongi kenyataannya memang Jessica pernah menemuinya dan bahkan meminta balikan kepadanya. Namun Aven menolaknya dengan tegas. Bahkan sampai mengusirnya dari perusahaan MH.


"Kenapa Abang menolaknya?" tanya Zara penasaran.


"Untuk apa Abang kembali dengan orang yang tidak setia. Dia hanya tergiur oleh harta. Disaat Abang jatuh miskin dia meninggalkan Abang dengan selingkuhannya. Dan setelah Abang menjadi pimpinan MH terus dia mau kembali. Maaf sayang, tapi Abang lebih memilih membuka lembaran baru daripada kembali pada lembaran lama yang sudah usang dan cacat. Luka dihati akibat pengkhianatan yang dilakukan olehnya akan terus membekas dan tak bisa diobati," jawab Aven.


❤️❤️❤️


TBC