Jovian & Maura

Jovian & Maura
7 Bulanan



7 Bulan Kemudian....


Kediaman rumah Jovian dan Maura saat ini sedang ramai dengan sanak saudara yang hadir di acara 7 bulanan.


Hari ini usia kehamilan Maura genap 7 bulan, dan pasangan suami dan istri itu mengadakan syukuran doa bersama.


Keluarga kecil Gilang dan Ambar sudah datang bersama si kembar juga kedua sahabatnya yang tak pernah ketinggalan.


Terlihat Eyang buyut Tania dan kakek Buyut Erlangga juga datang, berserta keluarga besar yang lain.


Maura berjalan menghampiri Ambar dengan memeluk perut buncitnya, begitu pun dengan Ambar yang juga memeluk perutnya.


"Ra" panggil Ambar.


"Gak lama lagi ya beby udah mau lahir" ucap Ambar memeluk sang sepupu.


"Iya Mbar, kamu gimana ada yang berbeda gak hamil kembar kedua" tanya Maura.


"Alhamdulillah gak Ra, lebih repot hamil si kembar dulu, banyak maunya" ucap Ambar.


Maura dan Jovian sudah mengetahui jenis kelamin anak pertama mereka ya itu perempuan, Jovian dan Maura sangat senang mendengar hal itu.


"Sayang" panggil mommy Nara.


"Mom" panggil Maura juga.


"Sayang cucu mommy sehat-sehat kan" tanya mommy Nara.


"Alhamdulillah mom, sehat kok" ucap Maura tersenyum.


"Sayang si kembar juga sehat-sehat kan" tanya mommy Nara pada Ambar.


"Alhamdulillah aunty, sehat kok" ucap Ambar.


Tak lam kemudian terlihat mommy Nisa dan daddy Nicko datang, bersama dengan sang putra Brian dan juga sang kekasih Sheila.


"Akek, eyan(kakek, eyang)" panggil si kembar.


"Hey cucu-cucu ganteng eyang, kalian udah di sini ya" tanya mom Nisa.


"Ia don eyan(iya dong eyang)" ucap si kembar.


Kakek Nicko mengusap kepala Iqbal dan Kifli yang berdiri di dekat si kembar, lalu si kembar melihat ke arah wanita cantik yang sedang mengandeng sang uncle.


"Tata ela(kakak Sheila)" panggil si kembar.


"Hay sayang, kalian apa kabar?" tanya Sheila pada keempat bocah kecil itu.


"Abal ita air tot tat(kabar kita baik kok kak)" ucap keempat bocah kecil itu bersama.


"Uncle sama kak Sheila ke sana dulu ya" ucap uncle Brian.


"Ia ucel(iya uncle)" ucap si kembar dan kedua sahabatnya.


Keempat bocah kecil itu kembali duduk di salah satu sofa sambil memakan kue, sedangkan uncle Brian dan kak Sheila bergabung dengan mom Nisa dan daddy Nicko bersama mom Nara juga Maura dan Ambar.


"Kak perut kalian udah makin besar ya?" tanya Brian melihat kedua wanita hamil itu.


"Iya lah, dek" ucap Ambar.


Brian mengedarkan pandangannya mencari seseorang, tapi tak terlihat batang hidungnya.


"Kamu kenapa boy?" tanya daddy Nicko.


"Marvel kok gak keliatan sih dad, aunty Marvel ke mana?" tanya Brian pada mom Nara.


"Sohib kamu itu lagi jemput gadisnya" ucap mom Nara.


Tak lama kemudian Tio dan Laura juga datang, saat ini usia kandungan Laura juga sudah dua bulan, Jovian menyambut Laura dan Tio dengan ramah.


"Hay bro" panggil Brian pada Tio.


"Sayang duduk di sana yuk" ajak Tio, Laura pun hanya mengikuti sang suami.


Masi Raffa, Rasya dan Ilham yang belum datang, Marvel sengaja mengundang para sahabat di hari 7 bulanan ini, dan Maura dan Jovian tak keberatan akan hal itu.


Jovian terlihat sedang mengobrol bersama sang sahabat Gilang, sesekali kedua sahabat itu tertawa, entah apa yang mereka tertawa kan.


Mommy Sinta dan daddy Reza juga datang, kedatangan mommy Sinta di sambut hangat oleh mami Ranti dan papi Joshua.


"Alhamdulillah baik Ran, kamu apa kabar udah lama gak ketemu" ucap mommy Sinta.


"Iya habis gak ada waktu si buat kita ngumpul-ngumpul" ucap mami Ranti.


"Kapan-kapan kita ngumpul bareng ya" ucap mommy Sinta.


"Iya Sin atur aja" ucap mami Ranti.


"Ayo duduk" ajak mami Ranti.


Mommy Sinta dan daddy Reza bergabung dengan yang lain yang sudah tiba terlebih dahulu, lalu mommy Sinta melambai ke arah cucu kembarnya yang sedang asik makan kue.


"Eyan ita agi atan ue(eyang kita lagi makan kue)" ucap Galih dengan mulut penuh kue.


"Iya sayang" ucap mommy Sinta.


Tak lama kemudian Raffa datang bersama dengan Melodi, membuat keempat bocah kecil itu melihat ke arah om Raffa.


"Iat de om Laffa ama ante adut(liat deh om Raffa sama tante badut)" ucap Galih.


"Ia atu ga uka(iya aku gak suka)" ucap Galah juga.


Lalu Marvel datang dengan Adelia, gadis cantik berwajah bule itu sedang berjalan beriringan dengan Marvel, membuat semau yang ada di sana melihat ke arah keduanya.


"Wa antit anet ya tat tu(wah cantik banget ya kaka itu)" tunjuk Galah.


"Ia antit(iya cantik)" ucap Iqbal juga.


"Bis tu ita enalan ya(habis itu kita kenalan ya)" ucap Galih.


"Ia" ucap ketiga sohibnya.


"Mom, dad" panggil Marvel mendekati kedua orang guanya.


"Tante, om" sapa Adelia dengan sopan.


"Sayang kamu cantik benget" ucap mommy Nara.


"Makasih tan" ucap Adelia.


Marvel membawa Adelia bergabung dengan Brian dan Raffa, di sana juga ada Sheila dan Melodi.


Baru saja duduk tiba-tiba geng para bocil datang, membuat semua yang ada di situ menatap heran pada mereka berempat.


"Allo tata antit, ole enalan ga(hallo kaka cantik boleh kenalan gak)" tanya Galih.


Membuat Marvel, Brian dan Raffa saling pandang, lalu kembali melihat kempat bocah kecil itu.


"Boleh dong, nama kaka Adelia" ucap Adelia dengan senang.


"Atu Alih Adinata(aku Galih Hadinata)" ucap Galih membalas uluran tangan Adelia.


"Atu Alah Adinata(aku Galah Hadinata)" ucap Galah.


"Atu Ibl tat(aku Iqbal kak)" ucap Iqbal.


"Alo atu Ipli tat(kalau aku Kifli kak)" ucap Kifli.


"Aduh kalian ini lucu-lucu banget sih, kaka jadi gemes deh sama kalian" ucap Adelia langsung akrap dengan keempat bocah kecil itu.


"Ia don tat itu ni ucu, ga aya ucel Blian ama ucel Alvel(iya dong kak kita ini lucu, gak kaya uncel Brian dan uncle Marvel)" ucap Galih.


Membuat Brian dan Marvel saling pandang mendengar perkataan kedua ponakan nakalnya itu.


"Gitu ya sayang" tanya kak Adelia.


"Ia lah tat(iya lah kak)" ucap si kembar lagi.


Membuat Raffa yang duduk di dekat Marvel dan Brian menahan tawanya melihat ekspresi wajah kedua sahabatnya itu, kalau sudah bertemu si kembar mereka memang selalu di buli.


Begitu pun dengan kak Sheila yang juga menahan tawanya sedari tadi mendengar celotehan si kembar, hanya Melodi yang di situ diam saja karena ia serius dengan ponsel miliknya.


Next...


***Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....


Guys mampir di cerita baru aku ya Judul nya CINTA SEJATI ABDI NEGARA, bisa langsung liat di profil aku ya.🙏***