Jovian & Maura

Jovian & Maura
Obrolan Gilang & Jovian



Saat ini Jovian sedang ngomong serius dengan Gilang di ruangan milik Gilang tepatnya, tadi setelah mengantarkan sang istri ke kediaman Wiratmaja setelah melihat hunian baru mereka, Jovian langsung pamit pada sang istri kalau ingin menemui sang sahabat yaitu Gilang. Dan di sini lah saat ini Jovian berbincang dengan serius dengan sang sahabat.


"Dari bukti yang di dapat orang suruhan gue pria yang bernama Martin itu menggangu gadis itu lagi karena harta" ucap Gilang.


"Harta?" ucap Jovian.


"Iya, harta warisan peninggalan orang tua gadis itu dan pria yang bernama Martin ingin mengambil ahli semua harta itu" ucap Gilang lagi.


"Dari berita yang aku dapatkan juga katanya kedua orang tua gadis itu mengalami kecelakaan dan langsung tewas di tempat, tapi kok gak ada makam nya di cari di mana-mana" ucap Jovian.


"Kemungkinan mereka di bunuh dengan sengaja" ucap Gilang membuat Jovian mengangguk kepala.


"Gue tau pasti gadis itu tau sesuatu sampai bikin dia drepesi gitu" ucap Jovian.


"Kita harus segera bawa dia ke dokter biar kita tau semuanya dari gadis itu" ucap Gilang.


"Loh benar juga" ucap Jovian.


"Gue juga udah nemuin dokter nya dia adalah teman om Vero sepupu dari mertua gue" ucap Gilang.


"Oke nanti kita atur semuanya" ucap Jovian.


Setelah ngomongin tentang gadis itu, Gilang dan Jovian berbincang-bincang tentang bisnis dan juga Jovian tidak lupa memberitahu sang sahabat kalau ia dan sang istri akan tinggal di rumah yang tak jauh dari kediaman Gilang.


☘☘☘☘


Setelah kejadian waktu itu tentang Martin yang akan membawa paksa gadis itu, saat ini gadis itu menjadi sering murung suka meraung-raung dan semakin iba melihatnya, sampai Bi Yati terkadang merasa kasian melihat gadis itu.


"Mereka jahat, mereka sudah membunuh papa sama mama hiks..." ucap gadis itu dari dalam kamarnya.


Ccllekk...


Bi Yati membuka pintu dan masuk membawa nampang berisi makanan buat gadis itu, tapi gadis itu sama sekali tidak menghiraukan kedatangan bi Yati.


"Neng, makan yuk" aja bi Yati, tapi yang di ajak hanya diam saja.


"Neng" panggil bi Yati lagi.


Tiba-tiba gadis itu melihat bi Yati dengan deraian air mata mengalir.


"Mereka sudah membunuh papa sama mama" ucap gadis itu sambil melihat bi Yati.


"Mereka siapa" tanya bi Yati.


"Mereka pria tidak tau berterima kasih itu, mereka ingin mengambil semua harta papa hikz,,, mereka membunuh papa sama mama" ucap gadis itu lagi sambil menangis.


"Neng yang sabar ya, pak Jo dan pak Gilang sedang menyelidiki semuanya dan akan membantu neng" ucap Bi Yati mengusap lengan gadis itu.


"Sekarang neng makan ya, neng harus sehat biar bisa mengambil hak nya neng" ucap Bi Yati.


Gadis itu menganggu dan menghapus kasar air matanya, lalu melihat menu makanan yang di bawa oleh bi Yati.


Bi Yati meletakan nampang berisi makanan di depan gadis itu, lalu ia makan sendiri dengan pikiran tertuju pada kedua orang tuannya dan juga sekelebat ingatan tentang bocah kecil yang sering ia berikan roti.


"Kaka" ucap gadis itu tiba-tiba.


"Iya nanti pak Jo akan datang kemari melihat neng" ucap bi Yati yang mengiri gadis itu menanyakan pak Jo.


☘☘☘☘


Di sebuah desa tepatnya di sebuah gubuk kecil yang tak layak huni, terlihat sepasang suami istri yang sedang berbagi sebungkus makanan untuk mereka, sang suami baru saja pulang habis kerja kuli di pasar agar bisa membeli sesuap nasi untuk ia dan sang istri.


"Ini buat mama saja, papa gak papa hanya makan nasi sama sayur" ucap sang suami memberikan sepenggal ayam yang tadi sudah di bagi dua oleh sang istri.


"Kok papa gitu sih, kan udah mama bagi dua mama gak mau papa cuma makan nasi sama sayur" ucap sang istri.


"Kok papa ketawa" tanya sang istri.


"Habis mama cerewet seperti Kitty" ucap sang suami, membuat sang istri murung.


Sang suami tau apa yang membuat sang istri murung, karena saat ini iya pun juga merasakan hal yang sama ya itu merindukan putri mereka satu-satunya entah bagaimana keadaannya sekarang.


"Udah jangan sedih, kita berdoa semoga Kitty baik-baik saja ya" ucap sang suami menenangkan sang istri.


"Tapi mama kangen sama Kitty pa" ucap sang istri.


"Iya papa ngerti kok, udah di makan lagi nasinya nanti keburu di di makan lalat lagi" ucap sang suami.


"Ya Allah, lindungilah putri kami di manapun ia berada, pertemukan kami kembali ya Allah" ucap pria itu dalam hati sambil menguyah makannya.


☘☘☘☘


Mami Ranti melihat sang menantu yang sedang bersantai dengan menonton tv acara gosip di ruang tv.


"Sayang suami kamu belum balik ya" tanya mami Ranti mendekati sang menantu.


"Belum mi, katanya kak Jo mau ke kantor kak Gilang" ucap Maura.


"Anak itu benar-benar kalau udah ketemu teman jadi sering lupa diri" ucap mami Ranti.


Maura tersenyum mendengar omelan mama nantinya, tapi Maura gak keberatan karena sang suami sedang bertemu sang sahabat bukan orang lain.


"Gak papa mi, mungkin saja ada yang mau mereka omongin" ucap Maura.


"Ooh iya sayang, kapan kalian pindah ke rumah baru" tanya mami Ranti.


"Katanya kak Jo sih lusa mi" ucap Maura.


"Besok kita shoping yuk sayang, kan besok juga kan suami kamu udah mulai masuk kantor lagi" ucap mami Ranti.


"Boleh mi, nanti Maura ijin kak Jo ya" ucap Maura.


"Iya sayang" ucap mami Ranti.


Mami Ranti dan sang menantu menonton acara gosip bersama, sampai jam sudah menunjukan pukul 4 sore, Maura pun pamit pada sang mami untuk pergi ke kamar karena sebentar lagi suaminya pasti pulang.


"Mi, Maura ke kamar dulu ya" ucap Maura.


"Iya sayang" jawab mami Ranti.


Maura menaiki tangga menuju lantai atas di mana kamar ia dan suami berada, tiba di kamar Maura mengambil ponsel miliknya di atas meja nakas dan mencoba menghubungi sang suami, tapi baru saja menekan panggil tiba-tiba pintu kamar mereka terbuka. Jovian masuk dan langsung mendekati sang istri.


"Sayang" panggil Jovian.


"Aku baru aja mau nelpon kamu" ucap Maura.


"Kenapa udah kangen ya hheemm" ucap Jovian memeluk sang istri.


"Gak" ucap Maura tersenyum.


"Boong, pasti udah kangen" ucap Jovian mencubit gemes hidung mancung sang istri.


Maura di buat tertawa oleh ulah sang suami dan Jovian terus mengusili sang istri.


Next...


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys...