Jovian & Maura

Jovian & Maura
Acara Akad Nikah Tio & Laura 2



Acara akad nikah pun akan segera di mulai, sang mempelai pria di minta untuk duduk di tempat yang sudah di siapkan, ya itu di depan pak penghulu.


Tak lama kemudian sang calon pengantin wanita menuruni anak tangga dengan di dampingi ke dua orang guanya.


Tio yang melihat Laura dengan tatapan tak berkedip, karena Laura bak boneka hidup berjalan ke arahnya.


Si kembar dan kawannya duduk di kursi paling depan pun langsung berkomentar.


"Wa tat ula antit ya aya elbi(wah kak Laura cantik ya kaya barbie)" ucap Galah.


"Ia antit(iya cantik)" ucap Galih juga.


Laura di persilahkan untuk duduk di dekat sang calon suami, lalu pak penghulu pun mulai acara akad nikahnya.


Yang akan menikahkan pasangan itu adalah pak Faisal, ayah kandung dari mempelai pengantin wanita, semua para tamu yang hadir menyaksikan acara akad nikah itu, bahkan ada yang mengabadikan momen itu melalui ponsel mereka, sampai kata "SAH".


Tio mengucapkan ijab kabulnya dengan lancar tampa hambatan, membuat semua yang ada di sana bertepuk tangan, para sahabat Tio pun ikut senang sekarang sahabatnya itu sudah mempunyai hidup baru bersama keluarga kecilnya.


Selesai pak penghulu membacakan doa, Laura pun di minta untuk mencium punggung tangan sang suami, lalu Tio mencium kening sang istri dengan sayang.


Selesai memasang kan cincin di jari masing-masing, keduanya di minta untuk berdiri dan berfoto, mama Ayu tersenyum haru melihat sang putri yang kini sudah menjadi istri dari Tio.


Sedangkan ibu Tio meneteskan air mata melihat putra sematawayangnya kini sudah resmi menjadi suami dari Laura, wajah bahagian terpancar dari wajah kedua mempelai pengantin itu.


Papa Faisal memeluk putrinya dan juga menantinya, sambil berkata.


"Selamat menempuh hidup baru buat kalian nak, semoga Allah selalu melindunginya kalian" ucap pak Faisal.


"Terimakasih papa" ucap Tio dan Laura.


Mama Ayu pun memeluk putrinya dengan erat, mama Ayu menangis karena bukan sedih melainkan bahagian melihat sang putri kini sudah resmi menjadi seorang istri.


Lalu mama Ayu memeluk sang menantu, mama Ayu menasehati pasangan suami, istri itu cukup lama lalu berganti ke dua orang tua Tio memberi mereka selamat.


"Nak selamat ya, semoga pernikahan kalian Sumawa" ucap papa Tio.


"Amin makasih bapak" ucap Tio dan Laura.


"Nak, selamat ya" ucap Ibu Tio sambil menangis.


Membuat Tio memeluk sang ibu dengan erat, sedangkan Laura tersenyum melihat sang suami dan juga ibu mertuanya.


Suasana haru dan bahagia yang di rasakan oleh Tio dan Laura, tak jauh berbeda dengan kehebohan si kembar dan kedua kawannya.


"Iat de tu ante elut om Laffa elus(liat deh itu tante meluk om Raffa terus)" ucap Galih melihat Melodi dengan kesal.


"Ia ga alu apa di tini tan ayat olan(iya gak malu apa di sini kan banyak orang)" ucap Galah juga.


"Syut iam gu iat atin ya agi anit (syutt diam tuh liat pengantinnya lagi nangis)" ucap Iqbal.


"Tu utan anis ibal tu ama ya el alu(itu bukan nangis Iqbal itu nama nya terharu)" ucap Galih.


Keempat bocah kecil itu lalu berbisik sambil melihat ke arah om Raffa dan Melodi yang duduk berdekatan dengan uncle Brian dan kak Sheila, entah apa yang keempat bocah kecil itu bisikkan.


Kedua pasangan pengantin baru itu lalu duduk di atas pelaminan, terlihat seorang pria tampan yang sedari tadi duduk bersama kedua orang tuanya cukup jauh dari Brian dan kawan-kawan.


Brian dan kawan-kawan nya lalu memberi selamat pada sang sahabat yang sedang duduk di pelaminan.


"Selam ya bro, semoga langgeng sampai kakek, nenek" ucap Raffa.


"Amin makasih Bro" ucap Tio.


Rasya dan Ilham pun juga memberi selamat pada Tio, dan sang istri, begitu pun dengan Sheila dan Melodi.


"Gitu banget ya gak ngajak gue" ucap seseorang dari arah belakang.


Semuanya pun melihat ke arah suara, Marvel berjalan ke arah mereka sambil tersenyum, membuat Tio dan lainnya menatap kaget.


"Selamat bro, doain gue ya biar cepat nikah juga" ucap Marvel memeluk Tio.


"Makasih bro, kapan loh balik kenapa gak bilang sama kita-kita" hanya Tio yang mendapat anggukan dari yang lain.


"Gue mau kasih kejutan buat loh" ucap Marvel pada Tio.


Marvel pun tak lupa memberi selamat pada Laura, istri dari sang sahabat. Lalu mereka semua berfoto bersama mempelai pengantin.


Selesai berfoto dan memberi selamat, Brian dan kawan-kawan kembali duduk di meja mereka, lalu bergantian dengan para tamu yang lain memberi selamat pada pasangan pengantin baru itu.


Marvel ikut bergabung dengan para sahabatnya, sedangkan si kembar dan ke dua sahabatnya sedang sibuk melihat-lihat banyak macam kue yang ada di atas meja.


"Tu aya ya enat de(itu kayak nya enak deh)" ucap Galih.


"Ia ita bil tu aja ya(iya kita ambil itu aja ya)" ucap Galah yang mendapat anggukan kepala dari ketiga sohibnya.


"Atu agil ami ulu ya(aku panggil mami dulu ya)" ucap Galih.


Galih pun memanggil sang mami untuk mengambilkan kue itu untuk mereka berempat, Galih melihat sang mami sedang mengobrol dengan aunty Maura.


"Ami, olon don bil ue uat ita(mami, tolong dong ambil kue buat kita)" ucap Galih.


"Di mana sayang ayo" ajak mami Ambar.


"Itu mi ita au ue tu(itu mi kita mau kue itu)" ucap Galih menunjuk ke arah kue brownies parut keju.


"Bentar mami ambilkan ya" ucap mami Ambar.


Keempat bocah kecil itu pun bersorak senang, karena mereka akan menikmati kue lezat itu, mami Ambar mengambil kue itu dan meletakan di piring lalu mengajak keempat bocah kecil itu duduk di meja dekat uncle Brian dan kawan-kawan.


Selesai mengambil kue, mami Ambar kembali mengobrol dengan aunty Maura, sedangkan kempat bocah kecil itu duduk dengan manis sambil menikmati kue yang di ambil mami Ambar.


"Ucel Alvel(uncle Marvel)" panggil Galih.


Semua yang ada di meja situ melihat ke arah si kembar dan kedua kawannya yang sedang asik menikmati potongan kue di tangan mungil mereka.


"Hay, kalian lagi apa" tanya uncle Marvel mendekati para bocah itu.


"Ita agi atan ue cel(kita lagi makan kue uncle)" ucap Galah.


"Wihh,,, enak ya" ucap uncle Marvel.


"Ucel au(uncle mau)" tawar Galih.


"Gak uncle udah kenyang" ucap uncle Marvel.


Keempat bocah kecil itu pun menyantap potongan kue lagi, karena setelah ini mereka akan mengambil kue yang lainnya lagi, karena mereka melihat masi banyak macam kue di atas meja panjang.


Next....


***Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...


Part berikan nya si kembar dan kedua kawannya ngerjain Melodi***.