Jovian & Maura

Jovian & Maura
Kabar Gembira Untuk Semuanya



"Kak, kaka beneran hamil lagi?" tanya Brian masi kaget mendengar kabar gembira tentang kehamilan sang kaka.


"Iya dek, kaka hamil" ucap Ambar tersenyum.


"Ami amil adit ita(mami hamil adik kita)" ucap si kembar.


"Iya tau, ponakan uncle juga" ucap uncle Brian.


"Anti ita ilan ama adit anan eman ama ucel(nanti kita bilang sama adik jangan teman sama uncle)" ucap Galih.


"Memangnya kenapa" tanya uncle Brian.


"Ucel uka ijam obil ita (uncle suka pinjam mobil kita)" ucap Galih.


"Dulu sekarang udah gak kali" ucap uncle Brian.


Perdebatan si kembar dan sang uncle terhenti saat semuanya mulai makan malam, karena semua menu makan malam sudah tertata dengan rapi di meja.


"Ayo semuanya kita langsung ke ruang makan" ajak papi Joshua.


"Oleh ahil ya atan uga(hore akhirnya makan juga)" ucap Galah.


Membuat daddy Nicko mengusap kepala kedua cucunya dengan sayang, sebentar lagi ia akan punya cucu lagi karena saat ini sang putri lagi mengandung.


Semuanya duduk di kursi yang sudah di siapkan, si kembar pun tak mengijinkan kak Sheila duduk di dekat uncle Brian, si kembar meminta kak Sheila duduk di kursi dekat mereka.


Si kembar memang suka deh bikin uncle Brian kesal tingkat dewa guys...


Mami Ambar mengambil makan malam si kembar, sedangkan papi Gilang mengambil makanannya sendiri, begitu pun dengan yang lain.


"Ucel anan upa eldoa alo au atan(uncle jangan lupa berdoa kalau mau makan)" ucap Galih.


Berhasil membuat pergerakan mengunyah uncle Brian terhenti, dan melihat kedua ponakan kembarnya.


"Uncle selalu berdoa kalau mau makan" ucap uncle Brian.


Di makan malam kali ini tampa sosok Marvel karena masi berada di jerman, untuk urusan kampus seminggu lagi Marvel akan wisuda dan mom Nara juga daddy Erik anak terbang ke jerman untuk menemani sang putra saat wisuda nanti.


"Ga elu ya ga ada ucel Alvel(gak seruh ya gak ada uncle Marvel)" ucap Galah.


"Iya ga elu(iya gak seru" ucap Galih juga.


"Kan udah ada uncle Brian" ucap uncle Jo.


"Ita ga emanan ama ucel Blian(mita gak temanan sama uncle Brian)" ucap Galih.


Lagi-lagi semua yang ada di sana tersenyum mendengar celotehan si kembar, yang tak henti-hentinya membuat sang uncle kesal.


Selesai makan malam, semuanya kembali ke ruang keluarga, ruang keluarga penuh setelah semua keluarga berkumpul di sana, celotehan si kembar membuat hiburan buat semua yang ada di sana.


Setelah mengobrol cukup lama, Tio dan Laura ijin pamit pada semua yang ada di sana, karena Tio harus segera mengantar sang gadis seperti janjinya tadi sama pak Faisal.


"Bro gue duluan ya," ucap Tio pada Brian.


"Iya hati-hati ya" ucap Brian.


Laura memeluk dan memberi selamat pada Muara dan juga Jovian, pria yang sudah menganggap Laura seperti adiknya sendiri, Laura juga memberi selamat pada mami Ambar yang juga sedang mengandung adik buat si kembar.


Setelah itu Tio dan Laura keluar dari kediaman rumah Maura dan Jovian, Tio membukakan pintu untuk sang gadis.


"Kak kita mampir ke supermarket bentar ya, beli titipan mama" ucap Laura.


"Iya" ucap Tio tersenyum pada sang gadis.


Mobil Tio pun keluar dari gerbang rumah Jo dan Maura, seperti permintaan Laura Tio pun membelokkan mobilnya ke arah supermarket.


Tio dan Laura berkeliling mengambil barang-barang yang mereka ambil dan taruh di troli, tiba-tiba seseorang memanggil Laura.


"Laura..." panggil seseorang.


Tio dan Laura melihat ke asal suara, seorang wanita cantik berjalan ke arah mereka dengan gaya anggunnya.


"Ya ampun udah lama ya kita gak ketemu, kamu apa kabar?" tanya wanita itu yang tak lain adalah Mita sahabat Laura waktu TK dulu, dan Tio juga mengenali Mita.


"Baik kok, iya kenalin ini kak Tio" ucap Laura.


"Tio, Tio yang dulu" ucapan Mita terhenti karena tak enak.


"Iya, Tio yang dulu suka di buli" ucap Tio sambil tersenyum.


"Kalian pacaran" tanya Mita mengalihkan pembicaraan.


"Gak, kita udah tunangan" ucap Tio.


Membuat Mita sedikit kecewa, karena ia seperti menaruh hati pada Tio, anak laki-laki yang di sekolah TK dulu sering mereka buli, sekarang Tio sudah berubah menjadi pria tampan dan keren, siapa yang tidak suka.


Tapi sayang Tio ternyata sudah memiliki tambatan hati, membuat Mita kecewa.


"Kalau gitu gue duluan ya Ra, Tio" ucap Mita berlalu dari hadapan Laura dan Tio.


"Masih ada lagi yang mau di beli" tanya Tio.


"Udah gak ada kak, semuanya udah ada di troli" ucap Laura.


"Ya udah ayo kita ke kasir" ajak Tio.


Tio mendorong troli ke arah kasir, di ikuti oleh Laura yang ada di samping.


Selesai membayar semua belanjaan mereka, Tio dan Laura keluar dari supermarket itu, dengan Tio yang membawa semua barang belanjaan mereka.


Tio memasukan semua barang ke kursi belakang mobil, lalu Tio Kamba membukakan pintu untuk Laura. Tio lalu memutari mobil dan masuk duduk di kursi kemudi.


Mobil pun meninggalkan area parkir supermarket itu, Tio langsung mengantarkan Laura pulang ke rumah, karena ia sudah berjanji pada pak Faisal akan memulangkan Laura tepat jam 9 malam.


Tepat pukul 8:58 malam mobil Tio tiba di depan rumah Laura, Tio membukakan pintu untuk Laura, lalu mengambil semua belanja yang ada di kursi belakang.


"Kak yang ini biar aku yang bawa" ucap Laura.


Keduanya masuk ke dalam rumah dan melihat mama Ayu dan papa Faisal sedang menonton acara TV, melihat kedatangan Tio dan sang putri langsung keduanya menyambut mereka.


"Sayang udah pulang" tanya mama Ayu.


"Assalamualaikum,," ucap Tio dan Laura.


"Waalayikumsalam,," jawab mama Ayu dan papa Faisal.


Laura dan Tio menyerahkan semua belanjaan pada bi Yati, dan di bawa ke dapur oleh bi Yati, sedangkan Laura dan Tio duduk di sana ikut bergabung dengan mama Ayu dan papa Faisal.


"Sayang gimana acara makan malam nya" tanya mama Ayu.


"Lancar ma, ternyata kaka Maura dan Kak Jo mau kasih tau kabar gembira mereka, kalau kak Maura lagi hamil" ucap Laura.


"Wah, Alhamdulilah,, mama senang dengarnya" ucap mama Ayu.


Tio, Laura, Mama Ayu dan papa Faisal mengobrol cukup lama, setelah waktu sudah menunjukan pukul 10 malam, Tio pun pamit pulang karena malam sudah semakin larut, ia tak mau kedua orang tuanya kuatir.


Next....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....