Jovian & Maura

Jovian & Maura
Mangga Mudah



Jovian melihat sang istri yang sedang berada di balkon kamar mereka, wanita yang sedang hamil itu melihat hamparan bunga-bunga yang ada di taman belakang dari atas balkon.


Langkah kaki Jovian berjalan ke arah balkon dimana sang istri berada, wanita yang sedang mengenakan daster bunga-bunga itu kaget dengan kedatangan sang suami.


"Udah selesai kerjanya?" tanya Maura.


"Udah sayang" ucap Jovian.


"Sayang bunganya indah ya" ucap Maura masih melihat bunga-bunga itu.


"Iya cantik, secantik istri ku" ucap Jovian.


"Masuk yuk udah sore" ucap Jovian.


Jovian pun mengajak sang istri masuk ke dalam, karena hari sudah mulai sore gak bagus buat wanita hamil berada di luar rumah.


"Sayang aku pengen makan buah mangga" ucap Maura tiba-tiba.


"Mangga, sekarang sayang?" tanya Jovian.


"Iya sekarang" ucap Maura dengan wajah penuh permohonan.


"Ya sudah aku cariin ya" ucap Jovian.


"Aku maunya kamu yang metik sayang" ucap Maura.


"Tapi aku kan gak bisa manjat sayang, mana bisa metik sendiri" ucap Jovian duduk di dekat sang istri.


"Tapi aku maunya kamu yang metik" ucap Maura.


Melihat wajah memohon sang istri membuat Jo tak bisa menolak, dengan berat hati Jovian mengiyakan permintaan sang istri, karena ia sudah berjanji pada sang mami akan memenuhi semua ngidam sang istri.


"Ya sudah aku cariin mangga nya" ucap Jovian.


"Iya sayang jangan lama-lama ya" ucap Maura.


"Iya sayang" ucap Jovian.


Jovian keluar dari dalam kamar, lalu turun ke lantai bawa mencari keberadaan art.


"Bi, bibi liat di sekitar sini di mana ya ada mangga muda" tanya Jovian.


"Di rumah tetangga sebelah ada pak, saya sering liat kalau lagi bersihin kolam" ucap bibi.


"Ya sudah temanin saya ke sana bi" ajak Jovian.


"Baik pak Jo, mari" ajak bibi juga.


Jovian dan bibi pergi ke tetangga sebelah, dan benar saja Jo melihat buah mangga yang begitu banyak di halaman belakang rumah tetangganya itu, tapi sayang pohon mangga nya sangat tinggi.


Bibi dan Jo melewati pintu belakang untuk sampai ke rumah tetangga sebelah, bibi melihat si pemilik rumah baru saja tiba dan turun dari mobil.


"Permisi, pak, bu" sapa bibi.


"Iya, ada apa ya" tanya seorang wanita yang sedang hamil besar.


"Bu, pak saya Jovian tetangga sebelah bapak sama ibu, maaf kalau kedatangan kami kemari menganggu waktu ibu sama bapak, istri saya sedang hamil muda dan ngidam kepengen mangga mudah, saya ingin membeli beberapa pak buat istri saya" ucap Jovian panjang lebar.


"Ooh, silahkan pak Jo, sudah ambil aja buat pak Jo gratis" ucap pria paru baya itu.


"Wah terimakasih banyak ya pak" ucap Jovian.


"Sama-sama pak Jo, apa mau saya panggilkan tukang kebun buat manjat?" tanya pria paru baya itu.


"Tidak usah pak, istri saya mau saya sendiri yang metik" ucap Jovian tersenyum.


"Apa pak Jo bisa manjat" tanya pria paru baya itu.


"Sebernaya saya gak bisa manjat pak, tapi gak papa buat istri saya dan anak saya akan saya coba" ucap Jovian.


"Itu ada tangga kok pak Jo, bisa pake tangga aja" ucap pemilik mangga.


Jovian pun memanjat pohon mangga mengunakan tangga, di bawa sana bibi sedang menunggu Jo yang sedang memanjat mangga.


"Bi tangkap ya" ucap Jovian.


Jo memetik 10 biji buah mangga, setelah di rasa cukup, Jovian pun kembali turun dan meletakan tangga di tempat semula.


Setelah mengucapkan terimakasih pada pemilik pohon mangga, Jovian dan bibi kembali ke rumah lewat gerbang samping lagi sambil membawa mangga muda.


Jo meletakan buah mangga nya di agas meja makan, lalu ia memanggil sang istri di kamar.


Ccleekk...


"Sayang" panggil Jo.


"Ayo aku udah metik mangga mudah buat kamu" ucap Jovian.


"Benar sayang, ayo aku gak sabar pengen makan" ucap Maura dan langsung menarik tangan sang suami.


"Auhh.." aduh Jovian.


"Tangan kamu kenapa" tanya Maura melihat garis merah di lengan sang suami.


"Gak papa kok, cuma luka dikit tadi manjat pohon mangga sayang" ucap Jovian.


"Maaf ya gara-gara aku kamu jadi luka gini" ucap Maura sedih.


"Hey, kok sedih sih aku gak papa ko, aku akan lakuin apa aja buat kalian" ucap Jovian.


"Makasih ya sayang" ucap Maura.


"Ayo, aku kupasin mangga nya, kamu duduk sini ya" ucap Jovian setelah mereka tiba di lantai bawa.


"Nak liat papa kamu sayang banget sama kita" ucap Maura mengusap perutnya yang rata.


Jovian hanya tersenyum senang melihat sang istri, lalu Jovian memotong kecil-kecil mangga yang ia kupas tadi.


"Ini sayang" ucap Jo.


"Uummm, enak banget, kaka gak mau nyoba" tawar Maura.


"Gak sayang, aku gak suka makan asem" ucap Jovian.


"Ini gak asem kok sayang, ini enak banget dan manis" ucap Maura.


Sedangkan Jo hanya tersenyum, mana ada mangga muda manis, di mana-mana mangga mudah itu asem kali, ya namanya juga leher ibu hamil ya.


Maura menghabiskan 2 buah mangga yang di kupas Jovian, dan sekarang ia benar-benar puas karena keinginan nya sudah terpenuhi.


"Sudah" tanya Jovian.


"Udah, ayo kita ruang depan aku mau nunjukin sesuatu buat kaka" ucap Maura.


Jovian pun mengajak sang istri ke ruang tengah, Maura mengambil ponsel dari saki daster yang ia kenakan.


"Sayang liat deh, tadi aku liat-liat perlengkapan bayi dan semuanya tuh lucu-lucu banget" ucap Maura membuka galeri ponselnya.


"Ooh ya, mana coba aku mau liat" ucap Jovian, saat ini ia memeluk sang istri duduk di sofa dengan kepala sang istri bersandar di dada bidang nya.


"Ini lucu-lucu kan" ucap Maura memperlihatkan pernak-pernik bayi cewek.


"Iya sayang lucu, tapi kita kan belum tau jenis kelamin bayi kita sayang" tanya Jovian.


"Aku ngerasa beby kita tuh cewek sayang, soalnya aku suka banget sama boneka sekarang" ucap Maura.


"Pantes aja kamu kalau mau tidur gak melik aku lagi, tapi meluk boneka" ucap Jovian mencubit pelan hidung sang istri.


"Itu buka aku sayang, tapi anak kita yang gak mau aku peluk papa nya kalau tidur" ucap Maura sambil tertawa.


"Sayang jangan gitu dong, masa gak ijinin mama peluk papa tidur sih" ucap Jovian berbicara di dekat perut sang istri.


"Iya nanti entar malam aku peluk papa deh" ucap Maura meniru suara anak kecil.


Jovian tertawa melihat wajah bahagia istrinya, Jo sangat bersyukur karena keluarga kecil mereka bahagia.


Next....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....