Jovian & Maura

Jovian & Maura
Curhatan Tio



Ambar, Maura, mommy Nisa dan mommy Sinta sedang menunggu kedatangan si kembar dan para suami, semua hidangan sudah tertata rapi di atas meja.


"Assalamualaikum.." ucap para suami.


"Waalaikumsalam" ucap para istri.


"Amiii(mami)" panggil si kembar dari ruang depan.


"Sayang" ucap Ambar memeluk kedua putra kembar nya, lalu bergantian memeluk Iqbal dan Kifli.


"Kalian gak di apa-apain kan sama penculik itu sayang" tanya mami Ambar.


"Ga to mi, ita uma di tulun di amal oson ia tan ais(gak kok mi, kita cuma di kurung di kamar kosong iya kan guys)" ucap Galah.


"Ia mi, ia ante(iya mi, iya tante)" ucap Galih, Iqbal dan Kifli.


"Alhamdulillah syukur lah kalau mereka gak macem-macem sama kalian" ucap mom Nisa.


"Eyan, eyan is ama eyan inta di ini uga(eyang, eyang Nisa sama eyang Sinta di sini juga)" ucap Galih.


"Iya sayang, eyang kan mencemaskan kalian" ucap eyang Sinta sambil tersenyum mengusap kepala keempat bocah kecil itu.


"Ita ga apa to eyan(kita gak papa kok eyang)" ucap Galih.


"Udah ngobrolnya ayo kita makan dulu, makannya udah siap loh nanti keburu dingin" ucap Maura.


Semuanya pun pergi ke ruang makan, semua menu sudah tertata rapi di atas meja, si kembar bersorak ria duduk di kursi berdekatan dengan kedua sohibnya.


"Wah atanan ya enat anet, ga aya di asi om tentulit adi(wah makanan nya enak banget, gak kaya di kasih om penculik tadi)" ucap Galih.


"Memangnya penculik ngasi kalian makanan" tanya Maura.


"Ia oty, ita di asi atan asi ama ahu ama empe ia tan ais(ia aunty, kita di kasih makan nasi sama tahu sama tempe iya kan guys)" ucap Galih.


"Ia enat si ahu ya, api ga ada ayam dolen ya(iya enak sih tahu nya, tapi gak ada ayam goreng nya)" ucap Galah.


"Sekarang kalian makan yang banyak ya" ucap Maura.


"Ia oty(iya aunty)" ucap keempat bocah kecil itu.


Ambar menyiapkan makanan di piring keempat bocah kecil itu, dari lauk ayam kecam dan juga sayur cap cai yang ia buat dan Maura tadi.


"Mi atu au ayam dolen ya ua ya(mi aku mau ayam goreng nya dua ya)" ucap Galih.


"Boleh sayang" ucap Ambar kembali menaruh sepotong ayam goreng di piring sang putra.


Semuanya mulai makan, hanya suara dentingan sendok yang terdengar, biasanya ada celotehan si kembar yang menemani tapi kali ini keempat bocah kecil itu makan dengan diam, mungkin karena kelaparan.


☘☘☘☘


Saat ini Brian dan Tio baru saja selesai meeting, kedua pria tampan itu masuk ke dalam riang Brian.


"Yo ko gue kaya pernah ngeliat tuh cewek yang di tolong sama kak Jo deh, tapi gue lupa di mana" ucap Brian.


"Gadis yang di apartemen tadi maksud kamu" tanya Tio melihat Brian.


"Iya" ucap Brian.


Tio hanya diam karena ia juga tidak sempat melihat wajah gadis itu tadi, Tio jadi ingat dengan gadis kecilnya.


Padahal dari informasi yang di dapatkan orang suruhannya, kalau mereka sudah kembali ke Indonesia beberapa tahun yang lalu.


"Kamu di mana sih" tanya Tio dalam hati.


"Kok loh bengong sih" tanya Brian.


Tio menatap sang sahabat dengan serius, membuat Brian mengernyit keningnya heran.


"Kenapa loh liatin gue gitu" tanya Brian.


"Loh masi ingat gak, gadis kecil yang suka kasih gue roti di tk duku" tanya Tio pada Brian.


"Si Laura?" tanya Brian.


"Memangnya kenapa sama dia" tanya Brian.


"Apa jangan-jangan loh suka sama dia ya" tanya Brian lagi.


Dari melihat diam nya Tio, Brian sudah bisa menebak kalau sahabatnya itu menyukai gadis teman kecilnya itu.


"Gue gak tau sekarang dia ada di mana" ucap Tio.


Brian mengernyit keningnya heran mendengar apa yang di katakan oleh sahabatnya itu.


"Gue udah minta seseorang buat cari tau keberadaan dia, tapi gak ketemu sampai sekarang" ucap Tio lagi.


"Kok bisa" tanya Brian.


"Sejak kecil dulu dia ikut kedua orang tuanya ke Singapura, dan kata orang suruhan gue katanya mereka sudah kembali beberapa tahun lalu tapi gak tau di mana sekarang keberadaan nya" ucap Tio.


"Loh tenang aja, nanti gue bantu loh buat nyari Laura" ucap Brian menepuk pundak sang sahabat.


"Makasih ya" ucap Tio.


"Iya sama-sama" ucap Brian.


Keduanya kembali mengobrol soal pekerjaan yang tadi di bahas pada meeting berlangsung, wajah kedua pria tampan itu terlihat sangat serius membahas tentang pekerjaan.


☘☘☘☘


Sore harinya di kediaman Maura dan Jovian, ponsel Jo yang ada di atas ranjang tiba-tiba bergetar pertanda kalau sebuah pesan masuk.


Maura yang sedang menyiapkan pakaian sang suami pun menghentikan pergerakan tangannya, Maura melihat pesan yang tertera di layar ponsel sang suami.


Maura mengambil ponsel itu dan melihat isi pesan di atas layar, lalu membacanya.


"*Pak Jo, maaf saya menganggu, saya hanya ingin memberi tau pak Jo kalau preman-preman kemarin sekarang kembali lagi dan memata-matai" isi pesan itu.


"Bi Yati? siap bi Yati dan kenapa dia mengirim pesan ke nomor kaka Jo" ucap Maura dalam hati*.


"Sayang" panggil Jovian dari dalam kamat mandi, membuat lamunan Maura buyar.


"Iya sayang" ucap Maura kembali meletakan ponsel sang suami di atas ranjang.


"Tolong ambilkan handuk dong, aku lupa bawa handuk" ucap Jovian.


Maura mengambil handuk untuk di berikan pada sang suami, tapi pikirannya masi menerka-nerka soal isi pesan itu.


"Makasih sayang" ucap Jovian.


Tak lama kemudian Jovian keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggang, Jo melihat kalau sang istri sudah menyiapkan pakaian ganti untuknya.


"Sayang aku sudah siapkan pakaian ganti kamu" ucap Maura.


"Iya sayang makasih ya" ucap Jovian.


Jovian melihat sang istri yang seperti memikirkan sesuatu, selesai memakaikan pakaian nya, Jovian mendekati sang istri dan memeluk nya.


"Apa heemm" tanya Jovian.


Maura melihat sang suami lalu tersenyum, meskipun dalam hatinya banyak sekali pertanyaan tentang isi pesan tadi yang masuk di ponsel sang suami.


"Gak papa kok, ayo kita turun ke bawa" ajak Maura.


"Ayo" ajak Jovian juga.


Pasangan suami, istri itu turun ke lantai bawa, sambil menunggu menu makan malam masak mereka duduk di ruang TV menonton filem kesukaan Maura ya itu drama korea.


Jo menyalakan TV dan langsung mencari siaran yang menayangkan filem kesukaan istrinya itu, setelah mendapat siaran yang di cari, keduanya lalu nonton bersama.


Next....


Jangan lupa guys, Like, Komen sama Vote ya...