Jovian & Maura

Jovian & Maura
Kembali Bekerja



Jovian sedang bersiap-siap pergi ke kantor, karena hari ini ada rapat penting yang harus ia pimpin, terlebih sekarang sang istri sudah tak apa-apa bilah di tinggal di rumah, Jovian meminta sang mami untuk datang menemani sang istri agar tak kesepian.


"Mas pakai jas ini ya" ucap Maura.


"Iya istri ku" ucap Jovian yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Sini mas biar aku aja yang keringin rambut mas" ucap Maura.


"Iya sayang" ucap Jovian.


Maura pun mengeringkan rambut sang suami mengunakan handuk kecil, sesekali Maura menjahili sang suami dengan cara menarik sebelah kuping Jovian.


"Sayang, awah ya" ucap Jovian.


Selesai mengeringkan rambut sang suami, Maura pun mengambil jas yang tadi ia ambil dari dalam lemari.


"Ini mas jas kamu" ucap Maura.


Jovian pun langsung memakai kan jas nya, di bantu oleh sang istri. Maura tak lupa memakaikan dasi untuk sang suami juga.


Selesai itu Jovian melihat kembali penampilannya di kaca, di rasa sudah siap Jovian pun mengajak sang istri untuk turun ke lantai bawa.


Tak lama kemudian terdengar suara deru mobil yang baru saja tiba di depan rumah, Jovian dan Maura sudah menduga itu pasti papi Joshua dan mami Ranti.


"Assalamualaikum sayang" mami Ranti memberi salam dari ruang depan.


"Waalaikumsalam mi" jawab Maura dan Jovian.


"Mi, papi mana" tanya Jovian.


"Papi kamu lagi di depan nanti juga nyusul" ucap mami Ranti.


Tak lama kemudian papi Joshua masuk menyusul sang istri, Jo dan Maura menyambut kedatangan papi Joshua juga.


"Semuanya sarapannya sudah siap" ucap seorang art.


"Iya bi terimakasih ya" ucap Maura.


Jo dan Maura pun mengajak mami Ranti dan papi Joshua untuk sarapan bersama, mereka semua pun pergi ke ruang makan.


Tak ada menu ikan di atas meja karena Maura masi suka mual kalau melihat ikan dan mencium bau ikan.


Jovian menarik kursi dan meminta sang istri untuk duduk, Jovian lalu dengan perhatian mengambil menu sarapan sang istri, karena setiap pagi seperti itu, Jovian akan menyiapkan sarapan sang istri.


Sedangkan mami Ranti mengambil nasi goreng untuk sang suami, tak lupa juga telur mata sapi.


"Sayang aku gak suka telur" ucap Maura.


"Mau ayam aja" tanya Jovian.


"Gak, nasi goreng aja" ucap Maura.


"Ini telur nya buat mas ya" ucap Maura mengangkat telur dan menaruh di piring sang suami.


Melihat sang istri hanya makan nasi goreng saja membuat Jovian tak tega melihatnya, Jobian pun kembali meletakan telur mata sapinya di atas miring, membuat Maura, mami Ranti dan papi Joshua saling pandang.


"Mas kok telur nya gak di makan" tanya Maura.


"Mas gak mau cuma mas yang makan telur kamu gak, jadi kita sama-sama gak makan aja ya" ucap Jovian mengusap kepala sang istri.


Maura tersenyum melihat sang suami, lalu Maura menganggu kan kepalanya dan mulai memakan nasi goreng nya, begitu pun dengan Jovian.


Sedangkan mami Ranti dan papi Joshua tersenyum melihat putra dan menantunya, Jovian sama seperti papi Joshua dulu saat sang istri hamil Jovian, papi Joshua juga selalu perhatian pada sang istri yang sedang hamil anak mereka saat itu.


"Mas buatin susu ya" ucap Jovian yang setiap pagi selalu membuatkan susu ibu hamil untuk sang istri.


"Iya mas" ucap Maura.


Jovian pun beranjak dari duduknya, pergi ke dapur untuk membuatkan susu untuk sang istri, selesai membaut susu Jovian kembali lagi ke meja makan dengan segelas susu hangat.


"Makasih ya mas" ucap Maura.


"Iya pelan-pelan minum nya sayang" ucap Jovian.


Maura menghabiskan susu buatan sang suami, Maura tak mau meminum susu buatan orang lain karena rasanya tidak sama seperti yang di buat sang suami.


Selesai sarapan papi Joshua dan Jovian pamit pergi ke kantor, papi Joshua naik mobil bersama sang putra, karena nanti pulang juga papi Joshua akan ke rumah sang putra untuk menjemput sang istri lagi.


☘☘☘☘


Mommy Nara dan daddy Erik baru saja tiba di Jerman, pasangan suami dan istri itu akan menghadiri wisuda sang putra lusa nanti.


Mommy Nara dan daddy Erik keluar dari bandara dan langsung di sambut pelukan oleh putra bungsu mereka.


"Mom, dad" panggil Marvel dan langsung memeluk kedua orang tua nya.


"Sayang, kamu kok kurusan sih" tanya mom Nara melihat sang putra.


"Iya mom, aku kan sering begadang buat tugas akhir" ucap Marvel.


"Benar, gak lagi mikirin cewek kan" tanya mom Nara.


"Gak lah mom," ucap Marvel mengelak padahal salah satunya adalah memikirkan Adel.


Sedangkan daddy Erik hanya tersenyum melihat sang istri dan juga putra bungsu mereka, lalu Marvel mengajak kedua orang tuanya masuk ke dalam mobil.


"Mom, dad gimana kabarnya kaka sama ka Jo" tanya Marvel.


"Baik sayang, calon ponakan kamu juga" ucap mommy Nara.


"Aku akan menjadi uncle" ucap Marvel senang.


"Sayang, si kembar mau punya adik kembar lagi" ucap mom Nara, membuat Marvel menatap sang mommy tak percaya.


"Serius mom, kak Ambar hamil kembar lagi" tanya Marvel lagi.


"Yes boy" ucap daddy Erik.


"Wah si kembar jadi empat dong ya" ucap Marvel.


Mommy Nara menceritakan keseruan si kembar yang akan memiliki adik lagi, apa lagi adik yang kembar mau adalah adik cewek.


Kehamilan Ambar dan Maura hanya berbeda sebulan saja, dan yang paling tua hamil nya adalah Maura.


Tak lama kemudian mobil yang di kendarai oleh Marvel tiba di parkiran apartemen nya, Selama di Jerman Marvel tinggal di apartemen karena sesekali para sahabatnya dari Indonesia berkunjung ke sana.


"Ayo mom, dad" ajak Marvel.


Mom Nara dan daddy Erik juga Marvel pun masuk ke dalam lift uang akan membawa mereka ke lantai atas di mana unit Marvel berada.


Sampai di lantai 13 Marvel membuka pintu apartemen mengunakan sidik jarinya, pintu pun terbuka mommy Nara dan daddy Erik pun masuk kedalam.


Suasana tak ada yang berbeda masi sama seperti dulu, saat mommy Nara dan sang suami datang melihat sang putra satu tahun lalu.


"Mom, dad kamar kalian biasa ya" ucap Marvel.


"Iya boy, ayo mom kita istirahat daddy ngantuk" ucap daddy Erik.


"Daddy duluan aja mommy mau ke dapur dulu" ucap mommy Nara.


Daddy Erik pun langsung masuk ke dalam kamar mereka, sedangkan sang istri pergi ke dapur dan Marvel masuk ke dalam kamarnya dan menghempaskan tubu kekarnya di atas ranjang king size miliknya.


Next....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys...