
Jovian dan Maura turun dari lantai atas menuju lantai bawa, terlihat mami Ranti sudah menunggu meraka di ruang tamu, Jovian dan sang istri mendekati mami Ranti.
"Mi, sudah siap?" tanya Jovian.
"Sudah sayang ayo kita pergi" ajak mami Ranti.
Jovian, mami Ranti dan Maura keluar dari rumah, terlihat mobil sudah siap di halaman depan.
"Sayang istri kamu duduk sama mama ya di kursi belakang" ucap mami Ranti melihat sang putra.
"Turus aku yang nyetir sendiri mi?" tanya Jovian.
"Iya lah nak" ucap mami Ranti tersenyum.
"Ayo sayang kita masuk" ajak mami Ranti.
Maura dan mami Ranti pun masuk ke dalam mobil, begitu pun dengan Jovian masuk ke dalam kursi kemudi.
Setelah melihat sang istri dan sang mami sudah siap, Jovian pun menjalankan mobilnya keluar dari gerbang rumah mereka.
"Sayang kita mau jalan-jalan ke mana" tanya mami Ranti.
"Ke mall mi" ucap Maura.
Sedangkan di kursi kemudi Jovian hanya fokus menyetir, membiarkan sang istri dan sang mami yang sedang asik mengobrol.
"Sayang kita jalan-jalan ya" ucap mami Ranti mengelus perut sang menantu dengan lembut.
Membuat Jovian dan Maura melihat itu tersenyum, mami Ranti suka banget mengajak cucunya mengobrol.
Tak lama kemudian mobil yang di kendarai oleh Jovian memasuki parkiran salah satu mall, Jovian melihat sang istri yang duduk di kursi belakang.
"Sayang ayo turun" ajak Jovian.
Mami Ranti dan Maura pun turun dari mobil, Jovian langsung mengandeng tangan sang istri masuk ke dalam mall, bersama mami Ranti.
"Sayang pengen ke mana?" tanya Jovian.
"Ke lantai 5 mas, aku pengen liat baju" ucap Maura.
Jovian, Maura dan mami Ranti naik ke lantai 5 sesuai permintaan Maura, dari jarak tak terlalu jauh Maura sudah melihat toko baja yang ia liat di IG kemarin.
"Itu mas tokonya" tunjuk Maura.
Mami Ranti dan Jovian melihat ke arah yang di tunjuk sang istri, lalu Jovian melihat Maura.
"Itu kan toko perlengkapan bayi sayang" ucap Jovian.
"Iya mas, aku pengen belanja keperluan dedek bayi" ucap Maura.
"Bagus itu sayang ayo kita ke sana" ucap mami Ranti mengajak sang menantu.
Jovian pun hanya mengikuti kedua wanita itu, Maura dan mami Ranti masuk kedalam tokoh perlengkapan bayi-bayi yang sangat terlihat lucu dan mengemaskan.
"Mi coba liat deh, lucu-lucu ya" ucap Maura memegang selimut beby.
"Iya sayang, bagus-bagus kain nya juga halus banget" ucap mami Ranti.
"Selamat siang bu, ada yang bisa kami bantu" sapa seorang karyawan.
"Mbak ini gak ada warnah hijau muda" tanya Maura menunjuk selimut beby.
"Ada bu, sebentar saya ambilkan ya" ucap karyawan toko.
Mami Ranti dan Maura menunggu sambil melihat-lihat perlengkapan yang lain, sedangkan Jovian mengikuti kemanapun mami Ranti dan sang istri melangkah.
"Ini mbak warnah yang mbak mau" ucap karyawan toko.
Maura dan mami Ranti melihat warnah yang di berikan karyawan toko itu, warna yang sangat cocok dan lucu buat bayi laki-laki maupun bayi yang perempuan.
"Mas ini bagus kan" tanya Maura memperlihatkan ke pada sang suami.
"Bagus sayang, warnanya mas suka" ucap Jovian.
"Iya sayang bagus" ucap mami Ranti.
"Mbak saya mau ini ya" ucap Maura.
"Baik mbak" ucap karyawan toko.
Maura dan mimi Ranti pun kembali melihat-lihat perlengkapan yang lain, dan pandangan Jovian jatuh pada tempat tidur bayi yang sangat lucu.
Jovian pun mendekat ke arah tempat tidur bayi itu, lalu Jovian memanggil sang istri dan sang mami.
"Bagus banget sayang" ucap mami Ranti.
"Kamu suka gak sayang" tanya Jovian melihat sang istri.
"Suka mas" ucap Maura.
Jovian pun meminta karyawan toko untuk mengemas tempat tidur bayi itu, karena terlalu besar Jovian meminta pihak toko yang mengantar ke alamat mereka.
Setelah melihat perlengkapan bayi, Jovian, Maura dan mami Ranti mencari makan, mereka masuk ke salah satu restoran yang ada di dalam mall itu.
"Sayang kamu gak capek" tanya Jivian pada sang istri.
"Gak papa kok mas" ucap Maura.
Mereka masuk ke dalam restoran, dan mencari meja yang masi kosong.
"Duduk di situ aja yuk" ajak Jovian ke salah satu meja kosong.
Jovian menarik kursi untuk sang istri, lalu Jovian memanggil pelayan untuk memesan menu makan siang mereka.
"Silahkan mas ini buku menunya" ucap pelayan dengan rama.
"Makasih ya" ucap Jovian.
Jo pun melihat semua menu yang ada di buku yang di berikan oleh pelayan itu, Jovian lalu melihat sang istri dan sang mami.
"Sayang mau pesan apa" tanya Jovain.
"Samain aja mas, kalau mami mau pesan apa?" tanya Maura.
"Mami pesan seafood sama minumnya air putih saja" ucap mami Ranti.
Jovian pun menyebutkan pesanan mereka pada pelayan itu, setelah mencatat semua pesanan mereka, pelayan itu kembali ke belakang.
Jovian melihat sang istri yang duduk di dekatnya, Jovian menyelipkan anak rambut sang istri ke belakang telinga nya.
"Benar gak capek?" tanya Jovian lagi.
"Benar kok mas" jawab Maura.
Jovian mencium kening sang istri, lalu membawa Maura ke dalam pelukannya, hal itu tak luput dari pandangan sang mimi.
"Kak" panggil seseorang.
Jovian, Maura dan mami Ranti melihat ke asal suara, terlihat Marvel berjalan ke arah mereka dengan seorang gadis cantik.
"Dek kamu kok di sini sih" tanya Maura.
"Iya kak mau makan siang" ucap Marvel tersenyum.
"Ooh iya kenalin ini Adelia kak" ucap Marvel.
"Hay kak nama aku Adel" ucap Adel dengan sopan.
"Adel kenalin yang cantik ini kaka aku, dan ini kaka ipar aku dan ini mami mertua kaka aku" ucap Marvel memperkenalkan pada Adel.
Jovian melihat wajah adel yang sangat mirip seseorang, tapi Jovian menepisnya mungkin hanya sama saja.
"Kalau gitu gabung sama kita aja Vel" ucap Jovian.
Marvel mendekati kaka ipar dan berbisik dengan pelan, dan hanya mereka yang tau.
"Aku ke sini tuh sekalian mau kencan kak, kalau gabung sama kalian aku gak bisa ngobrol berdua dong sama gadis aku" ucap Marvel dengan pelan.
Dan Jovian hanya mengangguk kepalanya, sedangkan Maura mami Ranti dan Adel melihat interaksi adik dan kaka ipar itu yang saling berbisik entah membisikkan apa.
"Gak usah kak kita cari meja lain aja, gak papa kan kak" tanya Marvel.
"Iya gak papa kok" ucap Jovian.
"Ya udah kita duduk di sana dulu ya kak, kaka ipar, tante Ranti" ucap Marvel pamit.
"Iya" ucap mami Ranti, Maura dan Jovian.
Marvel dan Adelin pun duduk di salah satu meja yang ada di dekat mereka, Marvel terlihat memperlakukan Adel dengan sangat baik di mata Jovian dan Maura.
Next....
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys...