
65 pesta 2
“Lepaskan, aku akan memberinya pelajaran.”
“Jangan mengotori kedua tangan mu yang mahal untuk menyentuh wanita yang tidak tau malu ini, sayang.” Ucap Guzel mengejek sambil menekan kan kata ‘sayang’ agar Anna mendengarnya.
“Kau wanita bermuka dua. Bagaimana bisa kau menghina ku seperti itu. Bukan aku, tapi kamu lah yang tidak tau malu.” Teriak Anna tidak terima.
“Ayo lah. Tidak perlu marah kalau kau tidak merasa seperti itu. Kenapa juga kau harus repot – repot mengelak jika kau bukan wanita seperti itu. Karna kau mengelak, apa memang kau adalah wanita yang seperti itu?” ucap Guzel dengan sengaja.
Anna di buat bungkam dengan ucapan Guzel. Sekarang ia tidak bisa berbuat apa – apa lagi. Ia sangat ingin mempermalukan Guzel.
“Jangan menuduh ku seperti itu. Apa kau iri dengan semua kebehasilan ku selama ini? Itulah kenapa kau berkata kasar padaku?” ucap Anna dengan sinis.
“Ayolah. Buat apa aku iri dengan mu. Aku juga bisa sukses. Namun kesuksesan kita berada di bidang yang berbeda.”
“Ck. Usaha kecil mu tidak lah seberapa dengan yang sudah ku raih selama ini.” Ucap Anna masih menyombongkan dirinya. Ia tidak tau kalau omset yang Guzel dapatkan setiap bulannya sangat lah banyak.
‘Terserah apa yang sudah kau katakan. Aku tidak perduli dan sangat tidak berpengaruh padaku. Tapi asal kau tau. Sekali lagi kau memfitnah aku. Aku akan menghancurkan mu sampai ke akarnya.” Guzel mengancam dengan serius. Bahkan Anna sampai gemetar melihat amarah Guzel.
“Kau hanya anak orang miskin. Aku yakin kau hanya mengemis harta pada Tuan Zeky. Itu lah kenapa kau bisa dengannya sekarang. Kau merayunya kan. Tidak mungkin anak seorang milyader seperti Tuan Zeky mau dengan bocah miskin seperti kamu. Kau pasti sudah merayunya. Iya, kan?” sentak Anna.
Seluruh tamu undangan yang datang, berbisik buruk tentang Guzel. Mereka semua yang ada di sana adalah dari kalangan atas. Jadi mereka semua sangat meremehkan Guzel.
“Siapa takut.” Anna menantang.
Guzel kemudian menelfon teman baiknya Raisa. Dan meminta Raisa untuk membawakan laptop miliknya. Dan juga beberapa File yang sudah Guzel simpan dengan rapi. Selama ia tidak tinggal di mansion sang ayah, ia mencari banyak data tentang Michelle yang berhasil mengelabuhinya dan membuat ia harus di depak dari perusahaan sang ayah.
Setelah Raisa datang, Guzel langsung menyalakan proyektor dan terpampang dengan jelas, isi dari laptop milik Guzel.
Anna hanya menatap heran, apa yang akan Guzel lakukan di panggung mewah itu? Entah mengapa sampai sini Anna menjadi sedikit was-was. Apa yang akan di lakukan oleh Guzel di atas sana?
“Perhatian semuanya. Perkenalkan, nama saya Guzel.” Ucap Guzel membuka percakapan.
Semua orang yang ada di sana menatap bingung kearah Guzel. Apa yang akan dia lakukan di atas sana setelah perdebatan sengit itu?
Mereka semua masih menerka, lalu Guzel melanjutkan perkataannya.
“Maaf atas semua keributan tadi. pasti sangat mengganggu, bukan. Saya hanya meminta waktu kalian selama 30 menit. Saya harap kalian tidak keberatan dengan ini.”
Semua orang terdiam.
Bersambung...