Hotel De Amor

Hotel De Amor
terungkap



Kedua insan itu sedang tidur berdua. Ya. Memenag mereka tidur bersama malam itu. Saat Guzel menolak karna mereka bukan suami istri, Zeky selalu saja menang dengan berbagai alasan yang di ungkapkannya.


“Selamat pagi.” Sapa Guzel saat ia melihat Zeky sudah membuka matanya.


Zeky sangat senang. “Pagi, sayang ku.” Zeky menyapa balik sambil mencium – cium pelan pipi Guzel. Ia sangat menikmati momen bersejarah ini. Ia tidak akan melupakan rasa yang sudah terjadi.


Keduanya saling melempar senyum. Guzel menyadari, setelah kejadian naas yang harus merebut kehormatanya. Ia memikirkan kejadian itu hampir setiap saat. Apa karna ia sudah tau rasanya, ia jadi seperti itu?


“Hm, kau mau sarapan apa, pagi ini?” tawar Guzel. Ya. Semakin hari Guzel memnag semakin pandai memasak.


Zeky tersenyum senang. “Apa pun yang kau masak, aku pasti akan menghabiskannya.”


“Bohong. Lalu, kenapa kemarin kau suka pilih – pilih makanan? Bahkan kau memarahi ku setiap hari.” Kesal Guzel, tapi tangannya masih mengelus pipi Zeky yang ada di depan wajahnya.


“Aku hanya menggoda mu. Dan kau sangat menggemaskan saat merajuk seperti itu.” Zeky berkata sambil mencubit gemas pipi Guzel.


‘Aduh, sakit tau. Lepaskan.” Pinta Guzel karna ia tidak suka ada yang memperlakukannya seperti itu.


“Oke.”


Setelah Zeky melepaskannya, Guzel segera turun dan mulai bertempur di dapur. Sedangkan Zeky sudah bersiap untuk kembali bekerja. Ia sangat bersemangat.


Ddrrtt... Drrt...


Ponsel Zeky berdering dan ia langsung menjawab karna itu sekertaris kai. “Ck, kenapa kau mengganggu hari ku, di pagi begini? Aku akan membunuh mu kalau informasi ini tidak penting.”


“Tuan, ini sangat penting. Ternyata Michelle adalah dalang di balik semuanya.” Ucap sekertaris Kai di ujung sana.


“Apa?”


Zeky segera bersiap dan menyambar tas kerjanya. Tak lupa ia mampir ke dapur dan mencium sang pujaan hati disana. Ciuman itu hanya singkat.


‘Aku harus berangkat sekarang.” Pamit Zeky.


“Kenapa kau terburu – buru? Apa ada sesuatu terjadi?” tanya Guzel penasaran.


“Ya. Maaf ya.”


“Lalu bagaimana ini, aku masak banyak.” Seru Guzel dengan sedih.


“Kau bisa membawanya keperusahaan.”


“Benarkah?” pekik Guzel senang.


“ya, aku menunggu mu di sana.”


“Baiklah. Aku akan datang.


Setelah berpamitan, Zeky segera pergi kekantor. Ia sudah di tunggu oleh sekertaris Kai.


“Anda tau Tuan. Hacker kemarin sangat hebat. Saat aku memerintahkan ini dan itu kepadanya, ia langsung bertindak cepat. Kau harus menjadikan dia anak buah dan berada di pihak kita.” Tutur sekertaris Kai mengagumi kemampuan Hacker yang sudah ia temukan.


“Ck. Jangan bertindak bodoh. Berikan padaku apa saja yang sudah kau temukan.” Teriak Zeky membuyarkan lamunan sekertaris Kai tentang si Hacker.


“Seseorang bernama Hendri adalah dalang nya. Dan Michelle adalah anaknya.” Sekertaris Kai mulai menjelaskan.


“Jadi Hendri bekerja di balik layar. Mich di jadikan budak yang bertindak.”


“Tapi apa tujuan mereka? kenapa mereka ingin mengganggu ku?” tanya Zeky heran.


“Itu lah yang saya maksud Tuan. Lihat gambar ini.” Sekertaris Kai menunjukkan sebuah foto.


“Sepertinya aku pernah melihat wajah ini.” Ucap Zeky yang tidak asing dengan foto yang di tunjukkan sekertaris Kai.


“Tentu saja tidak asing. Ini adalah pak Haris. Pak Haris adalah kerabat Hendri.” Sekertaris Kai menjelaskan.


“Wow. Lalu apa hubungannya?”


“Hendri mengira kesuksesan Tuan Levent itu milik pak Haris. Hendri mengira perusahaan ini di bangun mereka berdua. Tapi hanya Tua Levent yang menikmati hasil dari usaha pak Haris dan Tuan Levent. Mereka mengira, Tuan Levent sengaja membunuh pak Haris untuk menikmati untung sendiri.”


“Bagimana bisa seperti itu?” teriak Zeky tidak terima bahkan sampai berdiri.


“Kau tenang saja. Aku sudah mengetahui kebenaran tuduhan itu. Hendri sengaja memanipulasi semuanya. Dan semua bukti ngga jelas itu hanyalah palsu. Tuan levent dan pak Haris hanyalah teman. Karna kemurahan hari Tuan Levent, pak Haris di jadikan sekertaris, walau pendidikan pak Haris tidak bagus.”


“Ku dengar dari Daddy kalau sekertarisnya dulu sangat lah kompeten. Beliau sangat rajin dan juga cepat dalam bekerja.” Ucap Zeky. Ia merasa kalau ayhnya tidak salah memilih sekertaris.


“Tuan. Anda akan semakin terkejut.” Ucap sekertaris Kai.


“Kenapa? Kau mendapatkan sesuatu yang lain?”


“Ya.”


“Apa itu?” tanya Zeky penasaran. Tentang apa itu?


“Laura. Orang yang selama ini anda cari. Ternyata adalah ibu dari Michelle. Dan Hendri adalah suaminya.” Ucap sekertaris Kai. Ia mendapatkan infosrmasi itu dari sang Hacker.


Zeky sangat murka mendengar kabar itu. Jadi semua ini sudah di persiap kan sejak lama? Bahkan Laura juga terlibat. Ia tidak akan mengampuni mereka semua.


“Kau tau dimana rumah mereka?” tanya Zeky dengan marah.


“Hacker yang sedang kita sewa masih mencari hal itu.” Ucap sekertaris Kai.


“Pastikan kau membayar mahal Hacker itu. Buat ia berada di pihak kita.” Perintah Zeky. Ia tidak mau ada kesalahan sedikitpun.


“Siap Tuan.” Sekertaris Kai mematuhi dan langsung pergi.


Bersambung......