
Kamu punya hutang sama paman Damian?
Di salam restoran yang super mewah itu. Disana sudah ada Zeky, sekertaris Mark, Guzel, Damian, dan sekertaris Damian yang pernah bertemu Guzel di Hotel De Amor.
Guzel menatap merasa bersalah dengan ayahnya. Guzel menatap seakan ia berkata ‘Sorry’ pada sang ayah.
“Paman, itu kau?” tanya Zeky tidak percaya. Bagaimana bisa Guzel mengenal paman damian?
“Iya, ini aku. Apa yang terjadi disini?” ucap Damian di sertai helaan nafas lega. Saat tau yang menculik Guzel adalah Zeky. Ia percaya lelaki ini tidak akan macam – macam pada Guzel.
“Paman, apa benar gadis bar bar ini beruhatng 500 juta pada mu?” tanya Zeky meyakinkah, ia syok dengan apa yang terjadi.
“Iya.” Ucap Damian, walau ia sedikit bingung. Kenapa misi itu menjadi hutang? Apa itu adalah bagian dari rencana anaknya.
“Kalau begitu, aku yang akan membayarkan semua hutang nya.” Ucap Zeky mantap.
“Tuan, anda kalau mau jadi gila jangan begini, nanti harta orang tua anda akan cepat habis kalau begini. Kenapa anda tidak membiarkan saya bekerja saja.” Ucap Guzel menahan geram. Ia tidak menyangka Zeky akan tetap pada keputusan awal saat tau yang Guzel utangi adalah teman ayah Zeky.
“Tidak bisa. Kau menjadi anak buah ku sekarang. Apa kau sudah lupa dengan tugas mu?” tanya Zeky seakan mengatakan pada Guzel, kalau Guzel harus merawat Zeky dengan benar sebelum bukti tidak mengarah padanya.
Guzel hanya bisa terdiam tanpa bisa menjawab. Sedangkan ayah Guzel menjadi sangat bingung. Ada apa dengan mereka berdua?
“Tuan Muda, apa yang membuat anda mau melunasi semua hutang gadis malang ini?” tanya ayah Guzel. Sepertinya ia sedikit faham dengan keadaan ini.
“Dia melakukan kejahatan pada ku. Dan karna masih menjadi tersangka, ia harus tetap tinggal bersama ku.”
“Apa? tinggal bersama?”
“Ya.”
“Apa kalian tinggal satu rumah?”
“Iya, paman. Kenapa paman sangat ingin tau dengan hal itu?”
“Tidak. Hanya saja kau adalah orang yang sangat anti dengan wanita. Kenapa kau mau terus bersama nona ini?” Damian ikut ackting.
“Entahlah. Aku juga tidak tau.”
“Bisa kita bicara berdua, Tuan Muda.”
“tentu saja paman. Kai, pergilah dan bawa gadis itu. Kalian tunggu di mobil. Aku akan segera kembali.” Perintah Zeky.
“Baik, Tuan.” Sekertaris Kai menurut dan membawa Gzuel pergi.
Guzel sanagt penasaran dengan apa yang akan mereka bicarakan, oleh karena itu Guzel sedikit menolak dan memberontak. Saat tau kalau putrinya sedikit tidak mau pergi, Damian pun berkata.
“Hey, gadis kecil. Kemarilah.” Ucap Damian.
Guzel langsung mendekati ayahnya.
“Kemari, peluk paman. Kau tidak merindukan paman? Sudah lama kita tidak bertemu.” Ucap Damian lagi.
Guzel yang mendengar itu tidak bisa menahan air matanya lagi. Ia berlari kearah sang ayah dengan berlinang air mata. Ia memeluk erat sang ayah, mengatakan kalau ia juga sangat rindu dengan ayahnya. Damian juga tidak bisa menahan rasa rindunya lagi.
“Hidup lah dengan baik. Daddy kenal betul bagaimana Zeky. Dia adalah anak yang baik. Kau hidup lah dengan baik. Makan yang banyak, tidur yang nyenyak. Sejak orang yang mengikuti mu mengatakan kalau kamu menghilang dari kos, Daddy sangat khawatir. Dan mencari mu kemana – mana. Tau taunya kamu malah di curi sama si tengil itu. Mommy mu selalu menangis setiap malam. Tidak pernah tertidur kecuali kalau sudah ketiduran. Saat bangun lagi, Mommy mu akan menangis lagi saat mengingat kalau putri tercinta nya belum di temukan.saran Daddy, jangan buat Zeky marah. Karna itu akan membuat nya menghukum mu. Ia tidak pernah melepaskan siapapun dari hukuman. Oleh karna itu berhati – hatilah. Daddy tidak tau apa yang membuat mu harus terjerat dengan dia. Tapi daddy harap, masalah mu segera selesai dan kembali lah kerumah.” Bisik Damian sangat pelan. Hingga hanya mereka berdua yang mendengar itu.
“Gadis yang malang. Apa kau bisa berjuang sendiri? Pergi lah. Jadi lah gadis yang penurut, maka tidak akan ada yang emosi.” Ucap Damian. Guzel tertawa mendengar itu, karna tau kalau Guzel membangkang, maka Zeky akan emosi.
“Iya, Tuan. Terima kasih sarannya.” Ucap Guzel masih dengan tawanya. Ia sedikit lega, karna rasa rindu nya sedikit terobati. Mengingat Guzel adalah anak Mommy. Karna ia sama sekali tidak pernah jauh dari kedua orang tuannya.
Setelah kepergian semua orang, kini hanya tinggal Damian dan Zeky yang berada di ruangan mewah itu.
“Paman, kau terdengar sangat menyayangi anak itu.” Ucap Zeky.
“Ya, kau benar. Aku adalah tipe pria penyayang, asal kau tau.” Jawab Damian sambil menyeruput latte kesukaannya.
“Sejak kapan paman mengenalnya?”
“Guzel?”
“Ya.”
“Em, sejak kecil dia sudah aku kenal. Kenapa, kau sangat ingin tau tentang nya?”
Zeky gelagapan mendengar pertanyan itu. Pasalnya ia sendiri juga tidak tau, kenapa ia seperti ini.
“Di.. Dia kan salah satu anak buah ku. Jadi aku harus tau semua tentangnnya. Agar dia tidak terus membantah semua perkataan ku.” Ucap Zeky dengan kesal.
Damian tertawa mendengar itu. Jadi selama ini Guzel selalu membuat Zeky emosi.
“Paman, kenapa kau menertawakan ku.” Pekik Zeky tidak percaya.
“Maaf, maafkan paman. Hanya saja paman tidak menyangka hal seperti ini terjadi.”
“Hal apa paman?”
“Sudah lah, lupakan. Ku beri tau satu hal tentang gadis tadi. ia adalah anak yang tidak suka di kekang, di suruh, atau pun di atur. Buat dia senang dulu. Contoh belikan es krim atau makanan kesukaannya. Baru nanti kau bilang apa yang kau suruh. Maka ia akan patuh dengan sepenuh hati tanpa membantah.” Ucap Damian yang sudah sangat tau dengan sifat dasar anaknya.
“Benarkah, paman? Bagaimana bisa paman tau tentang hal itu?” tanya Zeky penasaran.
“Paman sudah mengenalnya sejak kecil. Dan paman tau semua tentang nya. Kalau tidak seperti itu, paman tidak akan meminjamkan uang 500 juta dolar untuknya.” Ucap Damian mlancarkan kebohongannya lagi.
......................................
Di dalam mobil, Damian masih tidak habis fikir dengan semua yang terjadi.
“Ada apa dengan mereka berdua? Kemarin Zeky meminta untuk melamar putri ku. Dan mereka malah sudah bertemu. Dan sekarang jadi sedekat itu. Aku penasaran, apakah gadis kecil ku bisa memikat bocah sombong itu?” Damian masih tidak percaya.
“Mungkin mereka jodoh Tuan.” Ucap si sekertaris di depan.
“Istri ku akan sangat senang ketika mendengar kabar ini. Percuma semua kekhawatiran kita. Ternyata Zeky lah pelakunya.”
“Tuan. Anda bilang akan membenggal kepala orang yang sudah mencuri nona Guzel.”
“Maka perang dunia ketiga akan terjadi, kalau aku melakukannya. Daddy nya Zeky tidak akan tinggal diam kalau hal itu terjadi.”
Mereka kemudian tertawa bersama. Perang dunia ketiga? Lelucon macam apa itu?
Bersambung....